UangTeman Berita

5 Hal yang Bikin Kamu Keluarin Dana Darurat Dikala Traveling

Momen liburan merupakan saat yang ditunggu-tunggu setiap orang. Banyak dari kita yang telah merencanakan liburan sejak jauh-jauh hari, bahkan berbulan-bulan sebelumnya. Ketika hari keberangkatan semakin mendekat, kita pun berusaha mengecek segala persiapan, memastikan tidak ada satupun keperluan yang tertinggal, agar menjamin keamanan dan kenyamanan kita saat menikmati liburan.

Begitu pula dengan persiapan dana. Semua biaya transportasi, akomodasi, juga biaya lainnya tentu sudah kita perkirakan sebelumnya. Namun ketika sampai ke tempat liburan, ada saja berbagai kebutuhan mendadak yang membuat kita membutuhkan dana darurat. Berikut contohnya!

Tiba-tiba sakit

Persiapan yang matang untuk liburan terkadang juga menguras energi dan membuat kita lupa menjaga kondisi prima tubuh. Apalagi kalau saat liburan kita mengambil cuti beberapa hari dan akibatnya harus menyelesaikan segala pekerjaan sebelum ditinggal. Lembur beberapa hari berturut-turut sebelum cuti memang menjadi hal yang cukup biasa di kalangan pekerja. Sayangnya, hal ini membuat kita rentan berangkat liburan dengan kondisi yang tidak prima lagi, bahkan bisa-bisa jatuh sakit saat liburan.

Ketika hal ini terjadi, tak semua orang memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya pengobatannya saat di tempat liburan, terutama apabila sakitnya membutuhkan perawatan atau obat-obatan khusus. Saat inilah kita butuh dana darurat.

Kehilangan atau Ketinggalan Barang Bawaan

Kehilangan sesuatu yang penting saat di tempat liburan memang sangat menjengkelkan. Tas yang berisi dompet kita tertinggal atau dicuri orang? Barang-barang penting seperti obat-obatan pribadi, perawatan tubuh dan makeup tertinggal atau hilang? Atau menjadi korban pencopetan ponsel? Mau nggak mau kita harus membeli beberapa kebutuhan vital ini agar liburan kita bisa berjalan lancar. Tapi seringkali kebutuhan dana ternyata melebihi kemampuan kita, apalagi kalau yang hilang berupa dompet dan segala isinya. Tapi permasalahan ini bisa kita atasi dengan dana darurat.

Pesawat Delay

Selesai liburan, kantong kosong dan siap pulang ke rumah, tapi ternyata penerbangan kita ditunda cukup lama. Belum lagi ditambah dengan maskapai nggak konsisten dalam pemberian kompensasi makanan. Setelah beberapa jam menunggu, perut yang cuma diganjal roti, snack dan air mineral mulai demonstrasi minta diisi lagi, tapi isi dompet yang tersisa bener-bener nggak cukup buat beli makanan. Isi rekening pun kosong melompong. Makanya, punya dana darurat dong.

Bagasi Overweight Kebanyakan Oleh-oleh

Salah perhitungan dalam menimbang berat bagasi yang kita bawa sewaktu liburan bisa bikin pusing. Koper yang berisi oleh-oleh tiba-tiba ternyata overweight 10 kilogram dan nggak mungkin lolos masuk pesawat tanpa bayar ekstra. Padahal harga kelebihan beban 1 kilogram saja sudah lumayan. Coba ada dana darurat, pasti kita bisa mudah membayarnya.

Gak Sengaja ke Destinasi yang Tak Ada di Rencana

Saat liburan, berkenalan dengan penduduk lokal membuat kita semakin dalam menjelajahi lokasi wisata. Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan penduduk setempat, kita kemudian mendapat ide untuk meneruskan liburan ke tempat lain. Tapi sayangnya akomodasi dan transportasi kita saat liburan sudah cukup menguras kantong.

Gimana caranya supaya kita tetap dapat meneruskan liburan yang menyenangkan? Jangan kuatir, pakai aja dana darurat. Nggak punya dana darurat hasil simpanan sendiri? UangTeman bisa nalangin dulu kok.