Tips Merencanakan Biaya Pendidikan Anak

Biaya pendidikan anak dari tahun ke tahun akan semakin mahal. Jika Anda sebagai orangtua tidak bisa merencanakan keuangan secara benar, maka bukan tidak mungkin putra putri Anda tidak bisa mengenyam pendidikan di jenjang yang paling tinggi. Oleh karena itu, merencanakan  biaya pendidikan anak sangat penting. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk merencanakan biaya pendidikan bagi masa depan anak tercinta:

Biaya Pendidikan Anak

Biaya Pendidikan Anak (sumber gambar: rencanakansegera.com)

Kelola tabungan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan agar biaya untuk pendidikan anak terjamin adalah pengelolaan tabungan. Dalam hal ini, akan lebih bijaksana jika Anda sudah mulai membiasakan anak menabung dengan cara menambahkan uang Anda dalam prosentase tertentu ke tabungan anak. Jika tidak, Anda bisa mencoba memberi uang saku lebih pada anak dan memberi pengertian bahwa anak harus menabung untuk masa depan yang diinginkannya kelak. Namun demikian, untuk tabungan anak Anda tetap harus mengontrol dan menahan keinginan Anda sendiri jika suatu saat terlintas keinginan untuk meminjam dana tabungan anak demi kepentingan pribadi.

Ikut asuransi

Hal lain yang bisa Anda lakukan agar pendidikan anak dimasa depan terjamin adalah mengikuti sebuah program asuransi yang diselenggarakan oleh perusahaan asuransi dalam negeri. Hanya saja banyaknya asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan jasa asuransi perlu membuat Anda berhati-hati dalam pendaftarannya, dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti:

  1. Jumlah nilai asuransi pendidikan yang didapatkan saat jatuh tempo. Dalam hal ini, Anda harus menanyakan pada pihak penyedia jasa potongan apa saja yang mungkin akan terjadi selama proses pendebetan asuransi dan potongan yang mungkin terjadi saat jatuh tempo pengambilan asuransi.
  2. Besaran iuran asuransi pendidikan. Masing-masing perusahaan asuransi, tentu memiliki besaran iuran tersendiri sesuai dengan budget yang dimiliki konsumen. Oleh karena itu, sebelum membayar asuransi dengan nilai tertentu, Anda harus paham betul apa saja keuntungan dan kerugian yang didapat ketika sang buah hati menjadi konsumen suatu produk asuransi.
  3. Sistem pembayaran. Hal lain yang perlu Anda pahami saat mengikuti asuransi seperti asuransi pendidikan adalah sistem pembayaran yang diterapkan, dimana sistem pembayaran asuransi saat ini ada yang dilakukan dengan sistem pembayaran langsung, pendebetan di bank, maupun pendebetan kartu kredit. Masing-masing sistem pembayaran tentu memiliki resiko yang bisa diminimalisir apabila Anda sudah tahu sistem pembayaran yang terbaik sesuai budget Anda.
  4. Sistem klaim. Hal lain yang perlu Anda pelajari tentang asuransi adalah sistem klaim, dimana masing-masing perusahaan jasa tentu memiliki cara klaim yang berbeda. Pengetahuan sistem klaim yang Anda miliki akan menghindarkan Anda dari berbagai masalah yang sering terjadi di dunia asuransi seperti potongan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal, waktu klaim yang cukup lama, dan prosedur yang berbelit-belit.

Pahami pos lain untuk anak

Hal berikutnya yang bisa Anda pikirkan saat ingin mengatur alokasi biaya pendidikan anak adalah memahami jumlah pos lain yang mungkin harus Anda sediakan untuk anak setiap bulan atau setiap tahunnya. Contohnya: selain pendidikan, sang anak juga wajib mendapatkan alokasi dana khusus untuk kesehatan maupun hiburan. Dengan pemahaman total dana yang harus dipersiapkan untuk pemenuhan kebutuhan anak, Anda akan dapat mengkalkulasi prosentasi dana yang bisa ditabung untuk menyekolahkan anak hingga jenjang tertinggi.

Membagi pos pribadi bersama pasangan

Ketika Anda adalah kepala keluarga, Anda harus pintar membagi pos pribadi bersama pasangan yang akan Anda habiskan untuk pemenuhan kebutuhan bersama pasangan. Dengan demikian, biaya pendidikan anak akan terkalkulasi dengan baik dan sempurna.

Demikian uraian singkat seputar tips-tips perencanaan biaya pendidikan anak.