cara menagih hutang agar berhasil

Bagi sebagian orang, hutang merupakan cara yang lazim digunakan sebagai jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan akan dana, baik yang direncanakan maupun mendadak. Berhutang merupakan sebuah solusi yang dianggap praktis dan tepat untuk mendapatkan uang segar dalam waktu singkat. Dengan tawaran nominal uang dalam jumlah besar dan juga melunasi dengan cara mencicil, tentu saja banyak pihak yang mempertimbangkan berhutang agar masalah dananya terpenuhi. Kebanyakan, orang lebih memilih untuk meminjam kepada kenalannya ketimbang datang ke pihak penyedia jasa pinjaman seperti perbankan. Karena meminjam kepada orang dekat, terkadang proses pengemebalian hutang menjadi disepelekan. Kali ini, kita akan membahas tentang tips dan cara menagih hutang agar berhasil sehingga Anda bisa mendapatkan uang yang Anda pinjamkan kepada orang lain.

Terkadang, orang tidak terlalu merasa tertekan untuk segera mengembalikan uang yang ia pinjam dari orang yang ia kenal karena berbagai alasan. Yang paling sering adalah karena faktor kedekatan yang membuat ia berpikir pihak peminjam akan memaklumi keterlambatan ataupun karena menganggap sang pemberi hutang tidak terlalu membutuhkan uang tersebut. Karena itulah, ada cara-cara khusus yang dapat digunakan untuk menagih hutang.

  • Berterus Terang Kepada Sang Peminjam

Berterus terang kepada sang peminjam bahwa uang tersebut sangat kita butuhkan untuk kebutuhan kita sendiri. Ketika kita secara blak-blakan meminta uang pinjaman, sang peminjam tentu akan merasa tidak enak dan segera mengembalikan. Atau, apabila uangnya belum ada, sang peminjam akan berusaha keras mencari uang untuk mengembalikan pinjaman mereka.

Anda disarankan langsung menyebut alasan yang mengharuskan Anda menagih hutang tersebut, misalnya saja sebagai dana modal usaha, mencicil motor, memperbaiki rumah, ataupun membayar uang bulanan sekolah anak Anda. Dengan demikian, sang peminjam juga akan mengerti dan hubungan antara Anda dan mereka akan tetap baik-baik saja.

Baca Juga : Cara Mengatasi Hutang yang Menumpuk

  • Bermain Ego atau Harga Diri Sang Peminjam

Cara ini berhubungan dengan psikologi sang peminjam. Anda bisa membuka percakapan dengan memuji akhlak dari sang peminjam, seperti menyebutnya sebagai seseorang yang adil dan juga berkepribadian jujur. Dengan begitu, sang peminjam akan merasa dikagumi. Setelah itu, Anda bisa langsung menagih hutangnya. Sang peminjam akan merasa takut kehilangan image baiknya bila tidak membayar hutangnya kepada Anda.

  • Libatkan Orang Lain untuk Menagih Hutang

Apabila dua cara di atas tidak berhasil, maka saatnya Anda menggunakan cara yang lebih tegas. Libatkanlah orang lain saat Anda menagih hutang kepada mereka, dimulai dengan cara yang halus terlebih dahulu. Misalnya saja, menyindirnya secara implisit ketika Anda sedang makan siang besamanya dan teman-teman lainnya. Hal ini akan menyinggung gengsi sang peminjam sehingga ia merasa harus cepat-cepat melunasi tagihannya. Apabila si peminjam tak juga menyadari telah disinggung, tagihlah secara langsung di depan teman-teman Anda. Dengan begitu, si peminjam akan benar-benar tersadar ia memiliki kewajiban untuk membayar hutang. Cara ini mungkin terdengar sedikit ekstrim dan memiliki kemungkinan akan merusak pertemanan Anda, namun beberapa orang perlu diperlakukan secara tegas agar mereka membayar hutang-hutangnya.

Ketika Anda memutuskan untuk meminjami uang kepada kerabat atau teman, Anda tentu telah menyadari bahwa Anda akan terus berharap si peminjam akan menepati janji melunasi hutang dengan tepat waktu. Sebelum memberikan hutang, Anda juga harus sadar bahwa menagih hutang bukanlah sesuatu yang nyaman untuk dilakukan. Itulah beberapa cara menagih hutang agar berhasil, semoga membantu Anda.

Optimize your Passion !