trik agar gaji awet

Sifat dasar manusia yang tak pernah puas agaknya ikut mengambil peran dalam urusan keuangan, karena berapa pun besaran gaji yang diterima seakan tidak akan pernah cukup. Semakin besar gaji, semakin besar pula pengeluaran. Lantas, bagaimana menyiasati agar gajimu tetap awet sampai 30 hari?

  • Buat rencana belanja bulanan

Memang tidak bisa dipungkiri banyak kebutuhan sehari-hari yang wajib kamu penuhi. Mulai dari urusan makan, transportasi, listrik, pulsa telepon, dan masih banyak lagi. Belum lagi jika kamu punya pinjaman yang mewajibkan untuk membayar angsuran. Agar semua kebutuhan terpenuhi, maka buatlah rencana belanja bulanan. Rencana belanja bulanan ini berfungsi sebagai pengendali pengeluaran untuk hal-hal yang tak terduga dan tak perlu. Misalnya, jika kamu tidak merencanakan untuk membeli baju baru, maka sebisa mungkin kamu harus konsisten pada rencanamu. Kebocoran anggaran belanja umumnya disebabkan oleh pengeluaran dadakan yang tidak direncanakan sebelumnya, lho!

  • Buat pos-pos pengeluaran

Ketika waktu gajian tiba dan rekening di bank sudah terisi kembali, ada baiknya kamu langsung memilah-milah keuanganmu. Artinya, kamu harus bisa memisahkan dan menempatkan uang gaji yang kamu terima untuk dimasukkan ke pos-pos pengeluaran yang pasti. Pisahkan uang makan dan transportasi, dan pembayaran listrik dan rekening telepon. Selain itu segera bayar cicilanmu supaya aman. Jangan lupa juga untuk memisahkan uang tabungan, serta dana cadangan untuk menutupi kebutuhan mendesak kelak.

  • Disiplin dalam menggunakan gaji

Setelah memilah-milah uang gaji ke pos-pos pengeluaran agar jelas pengalokasiannya, langkah selanjutnya tak kalah penting. Yaitu mendisiplinkan diri untuk bisa mematuhinya. Jangan sampai dana yang telah dipisahkan tidak dialokasikan secara tepat. Akibatnya anggaran yang sudah ditentukan pada masing-masing pos amburadul, sehingga kebocoran anggaran tidak bisa dihindari.

  • Cari produk diskon

Produk berkualitas itu tidak harus mahal, lho. Saat membutuhkan suatu produk dan mengetahui ternyata harganya mahal melebihi dana yang direncanakan, kamu bisa mencari produk substitusi yang harganya lebih murah. Tak perlu membeli merek, yang penting memiliki fungsi yang sama dan tentunya bisa memenuhi kebutuhanmu, ya.

Teknologi masa kini erat hubungannya dengan kemudahan dalam berkomunikasi. Ketika kamu butuh internetan atau harus buka email kerjaan, mau tak mau kamu harus beli kuota lagi. Mau sms-an, pulsa habis, terpaksa kamu beli pulsa lagi. Sebaiknya buat target bahwa selama sebulan kamu tidak menghabiskan lebih dari 1 kali pengisian pulsa. Misalnya untuk pulsa 50 ribu dan paket internet 100 ribu sebulan. Jangan membuatnya menjadi dua kali lipat kalau keuangan kamu sedang kritis.

  • Catat pengeluaran

Mencatat pengeluaran adalah salah satu cara untuk menghemat gajimu. Dengan mencatat segala pengelauaranmu, kamu bisa membandingkan dengan pengeluaranmu di bulan-bulan sebelumnya. Ini bisa menjadi tolok ukur supaya kamu bisa lebih berhemat. Plus, kamu bisa mengetahui kemana saja uangmu pergi, bukan?

  • Cari sumber pendapatan lain

Jika kamu merasa telah bekerja bertahun-tahun, lalu masih sayang untuk pindah kantor, kamu bisa cari sumber pendapatan lain untuk memenuhi segala kebutuhanmu. Jika kamu memiliki keahlian tertentu yang bisa kamu kerjakan secara remote atau dari mana saja, mengapa tidak? Tinggal kamu cari saja pekerjaan freelance yang kamu minati, lalu yang juga tidak memberatkan pekerjaan utamamu. Jangan lupa bagi waktu dengan baik, ya!

Ingat, berhemat artinya menggunakan uang sesuai dengan keperluan. Dengan cara ini, gajimu akan bisa awet sampai 30 hari. Bukan cuma awet, tapi kamu juga dapat mengumpulkan dana untuk menabung guna sesuatu yang sangat kamu idamkan. Selamat mencoba!