4 Tips Sebelum Tandatangan Kontrak Kerja

Mengetahui isi kontrak kerja penting untuk Anda ketahui karena kontrak kerja ini akan mengikat Anda dengan perusahaan tempat Anda bekerja dan sah secara hukum. Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan sebelum tandatangan kontrak kerja. Kontrak kerja adalah dokumen atau perjanjian yang disepakati antara pemberi kerja dengan pekerja baik secara lisan maupun tulisan. Isi dari kontrak kerja meliputi lama waktu bekerja, syarat-syarat, hak serta kewajiban dari pekerja dan juga perusahaan. Salah satu hal yang mesti diperhatikan adalah apakah Anda akan diangkat menjadi karyawan tetap atau karyawan kontrak sesuai dengan lowongan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Berikut adalah tips-tips penting sebelum tandatangan kontrak kerja:

Kontrak Kerja

Kontrak Kerja (sumber gambar: hgs.ie)

Hak dan kewajiban dalam pekerjaan

Tips yang pertama adalah dengan membaca dan mendiskusikan dengan seksama apa yang menjadi hak dan kewajiban dari kedua belah pihak. Misalnya, untuk kewajiban pegawai Anda harus cermati apa yang menjadi beban dan tanggung jawab pekerjaan, tentu harus sesuai dengan lowongan yang dilamar dan sesuai dengan kapasitas dan pengalaman kerja Anda. Sedangkan yang menjadi hak bagi pegawai adalah mengenai pemberian upah atau gaji apakah bulanan, mingguan, atau berdasarkan komisi sesuai dengan prestasi. Hal-hal lain mengenai hak dan kewajiban yang mesti diperhatikan adalah tunjangan-tunjangan pegawai seperti transportasi, asuransi, fasilitas kredit, dan sebagainya.

Ruang lingkup pekerjaan

Selain memastikan apa yang menjadi tanggung jawab Anda sebagai pegawai di perusahaan tersebut, ada hal yang tidak kalah penting untuk diketahui yaitu: seberapa jauh batasan yang ditentukan oleh perusahaan. Misalnya, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menjalani masa percobaan sebelum akhirnya Anda bisa diangkat menjadi pegawai tetap. Kemudian ada juga perusahaan yang mengijinkan pegawainya untuk memiliki pekerjaan lain asalkan tidak bentrok dengan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jika Anda berniat untuk menambah penghasilan, tentu hal ini juga harus jadi bahan pertimbangan.

Aturan pemutusan hubungan kerja

Bagaimana ketentuan mengenai pemutusan hubungan kerja dan apa kompensasi yang Anda terima dari perusahaan juga harus menjadi bagian dari kontrak. Hal ini bisa diketahui dengan memahami apa yang jadi konsekuensi apabila hubungan kerja diputuskan atau sudah berakhir. Ada beberapa cara sebuah hubungan kerja antara perusahaan dengan pegawainya terjadi. Yang pertama adalah pemecatan yang dilakukan oleh perusahaan karena kinerja pegawai yang tidak memuaskan, pegawai melanggar aturan dan kontrak, atau karena adanya perampingan pegawai.  Yang kedua adalah pegawai yang mengajukan surat pengunduran diri karena alasan tertentu pada masa kontrak kerja sudah mau habis. Dan yang ketiga adalah pemutusan hubungan kerja karena perusahaan yang bangkrut, tutup, atau karena pensiun dan masa kontrak sudah habis.

Siapa atasan langsung

Tips yang terakhir adalah dengan mengetahui siapa atasan langsung Anda. Atasan Anda adalah orang yang bertanggungjawab untuk memantau kinerja Anda dan melaporkannya kepada pejabat perusahaan dan menentukan apakah Anda layak atau tidak untuk diangkat jadi pegawai tetap. Oleh karena itu, dengan mengetahui siapa yang jadi atasan Anda maka Anda bisa melakuka riset kecil-kecilan mengenai etos kerja yang dianut oleh atasan, apa yang membuatnya puas terhadap kinerja pegawai dan lainnya. Dengan begitu Anda bisa memenuhi ekspektasi atasan yang tentunya juga menguntungkan bagi Anda.

Demikian adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan sebelum menandatangani kontrak kerja. Kiranya informasi ini bermanfaat bagi mereka para pencari kerja dan mereka yang akan memulai bekerja di suatu perusahaan.