Tag

tips-tips menyusun anggaran

Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran
Tips Trik

Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran

Mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Dalam kondisi ini, bisa dipastikan harga tiket transportasi menjelang hari raya akan naik dua kali lipat dari harga normal. Ditambah dengan naiknya harga kebutuhan pokok di bulan puasa, acara buka bersama dengan kolega kerja atau teman serta baju baru untuk dipakai di hari raya membuat masyarakat Indonesia terutama ibu-ibu rumah tangga perlu pandai-pandai mengatur keuangan. Kalau tidak, hampir bisa dipastikan risiko kehabisan uang setelah lebaran menjadi besar. Berikut adalah beberapa tips mengatur keuangan menjelang lebaran:

Bagi anggaran menjadi dua

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membagi anggaran menjadi dua. Pertama untuk anggaran rumah tangga, diambil dari uang gaji bulanan Anda. Anggaran kedua adalah anggaran biaya lebaran, yang bisa Anda ambil dari uang THR atau uang tabungan Anda yang memang sejak awal sudah Anda sisihkan untuk keperluan mudik misalnya. Pastikan juga Anda masih ada dana cadangan untuk digunakan setelah lebaran sebelum Anda mendapat gaji di bulan berikutnya.

Bagi dua anggaran dalam beberapa pos

Kemudian Anda bagi kembali kedua anggaran di atas menjadi beberapa pos. Untuk anggaran rumah tangga Anda bisa membagi menjadi empat pos sebagai berikut:

  1. Pos cicilan dan hutang. Sisihkan sebagian besar uang anggaran untuk membayar tagihan cicilan kartu kredit, rumah, mobil atau hutang Anda pada orang lain. Jangan sampai di hari raya nanti Anda pusing dengan hutang yang membengkak.
  2. Pos tabungan. Setelah cicilan dan hutang dibayar, sekarang sisihkan uang untuk keperluan tabungan jangka panjang atau investasi. Ini demi jaminan kehidupan Anda di masa mendatang.
  3. Pos asuransi. Asuransi sangat berguna sebagai aset di masa depan karena kita tidak akan pernah tahu kapan kecelakaan akan terjadi pada kita. Oleh karena itu sisihkan uang Anda untuk membayar premi asuransi agar Anda mudah mengajukan klaim saat musibah menimpa Anda.
  4. Pos biaya hidup. Pos ini digunakan untuk keperluan biaya makan sehari-hari, membayar tagihan listrik, telepon, uang sekolah anak, uang transportasi ke kantor maupun ke sekolah serta gaji pembantu jika ada. Anda bisa memotong sebagian uang transportasi karena kemungkinan besar sekolah dan kantor mendapat libur panjang saat lebaran.

Bagi anggaran biaya lebaran

Tips mengatur budget lebaran selanjutnya adalah membagi juga anggaran biaya lebaran menjadi beberapa pos.

  1. Pos hadiah lebaran. Anggaran ini digunakan untuk memberi THR pembantu jika ada, membeli parcel lebaran untuk dikirim ke saudara dan kolega atau bingkisan lebaran untuk dibagikan kepada yatim piatu. Tentukan jumlah biaya untuk setiap bingkisan dan jangan membeli bingkisan di luar jumlah tersebut. Bingkisan sederhana pun tidak mengapa, yang penting adalah niat Anda ikhlas saat memberi.
  2. Pos mudik. Jika Anda berencana mudik lebaran ini, buatlah pos mudik dan bagi lagi menjadi beberapa sub-pos untuk transportasi, penginapan, oleh-oleh, jalan-jalan dan buah tangan untuk keluarga di kampung halaman. Belilah tiket beberapa bulan sebelum hari raya agar Anda mendapat tiket promo. Begitu juga dengan penginapan, booking-lah jauh-jauh hari. Walaupun Anda bisa menginap di rumah keluarga atau saudara di kampung halaman namun tidak ada salahnya memiliki cadangan booking penginapan. Siapa tahu banyak kerabat Anda yang juga mudik ke kampung halaman sehingga tidak memungkinkan untuk menginap bersama dalam satu rumah.
  3. Pos buka bersama. Di bulan puasa ini kemungkinan besar Anda akan mendapat banyak undangan buka bersama. Anda bisa menolak undangan tersebut jika memang Anda tidak punya dana lebih untuk ikut buka bersama.
  4. Pos biaya tidak terduga. Siapkan cadangan biaya sebesar minimal 10% dari anggaran mudik untuk biaya tidak terduga saat Anda mudik nanti seperti kerusakan kendaraan, kehabisan uang karena membeli oleh-oleh yang terlalu banyak dan sebagainya.

Semoga tips mengatur budget lebaran ini bisa berguna bagi Anda dalam menjaga kondisi keuangan Anda menjelang lebaran dan sesudah lebaran.

Continue reading