Tips Trik

Ramadhan dan keuntungannya ketika berjualan

Bulan Ramadhan selalu identik dengan pasar kaget yang buka di banyak tempat di seluruh Indonesia. Mulai dari jalan raya yang disulap menjadi layaknya pasar tradisional di pinggir jalan, sampai kompleks masjid yang dijadikan tempat untuk berdagang berbagai produk, semuanya menjadi peluang bisnis yang super menguntungkan. Bulan ini benar-benar menjadi berkah bagi semua pihak, tidak terkecuali hanya umat muslim saja.

Tentunya, anda tidak ingin ketinggalan ikut serta menikmati peluang ini bukan? Tetapi tunggu dulu. Tidak semua peluang cocok untuk anda. Perlu dipertimbangkan jika berjualan memang menguntungkan, tetapi tidak semua produk yang ada di pasaran akan cocok untuk dijual di pasar Ramadhan. Beberapa produk tertentu malah tidak akan laku jika anda pasarkan ketika pasar kaget ini digelar.

Untuk itu, anda perlu jeli dengan kondisi pasar beserta permintaannya yang begitu besar. Jangan sampai, anda malah menjual sesuatu yang tidak dibutuhkan orang selama Ramadhan tiba di pasar musiman tersebut. Yang perlu anda pahami adalah, pasar Ramadhan merupakan pasar tumpah dengan banyak sekali pedagang yang ikut serta di dalamnya. Jika anda hanya asal ikut-ikutan saja tanpa mengatur strategi bisnis yang jelas, bisa dipastikan anda akan kalah saing dengan pedangan yang lain. Bisa dibilang, ini adalah pasar persaingan sempurna, dimana yang unggul di pasar adalah para pebisnis yang dapat menerapkan strategi pemasaran dan manajemen produksi dengan baik dan juga maksimal. Selain itu, pasar kaget ini sebenarnya adalah tempat yang baik untuk menguji produk anda dalam skala lebih kecil, sebelum masuk ke pasar nasional yang sesungguhnya.

Ramadhan dan keuntungannya ketika berjualan

Sumber: distromuslimindonesia.wordpress.com

Oleh karenanya, sebelum anda ikut terjun untuk berjualan di pasar tersebut, simak artikel tentang ramadhan dan keuntungannya ketika berjualan yang telah uangteman susun berikut ini. Dengan penerapannya yang maksimal, pundi-pundi rupiah akan segera masuk ke kantong anda.

Pemilihan lokasi yang sesuai

Sebelum memulai berjualan di pasar Ramadhan, yang paling penting untuk anda perhatikan pertama kali adalah lokasi. Saat ini, sudah banyak tempat yang menyediakan pasar kaget ketika Ramadhan tiba, tetapi tidak semuanya sesuai dengan produk yang akan anda jual. Beberapa tempat yang biasanya menjadi pilihan untuk menggelar pasar Ramadhan, seperti pinggir jalan raya, halaman masjid, daerah perumahan padat penduduk, dan juga pusat perbelanjaan modern atau mall.

Anda dituntut jeli melihat konsumen yang terus berlalu lalang di pasar tersebut. Apakah mereka adalah yang termasuk konsumen menengah ke atas, menengah, atau menengah ke bawah? Dengan begitu, anda aka mengetahui lokasi yang paling cocok bagi produk yang akan anda pasarkan nantinya. Ini adalah proses yang paling memakan waktu, karena mencari lokasi untuk berjualan tidak pernah mudah.

Setelah mengetahui klasifikasi konsumen yang menjadi pelanggan rutin di pasar Ramadhan tersebut, langkah selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah menghitung jumlah orang yang berlalu lalang di lokasi tersebut setiap jamnya. Bawalah clicker atau alat penghitung cepat yang dapat anda gunakan selama sejam penuh. Jika selama 1 jam di lokasi tersebut terdapat lebih dari 200 orang atau kendaraan yang berlalu lalang, maka dipastikan tempat tersebut sangat potensial. Langsung tandai tempat tersebut ketika tersedia slot untuk berjualan.

Diversifikasi produk yang unik

Langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah memberikan nilai atau value lebih ke dalam produk anda, yang membedakannya dengan kompetitor dengan produk sejenis. Dengan begitu, konsumen akan langsung melirik barang yang anda jual ketika berbelanja di pasar Ramadhan. Mungkin pada awalnya mereka hanya bertanya-tanya saja. Tetapi, ini sudah menjadi tanda jika produk anda memang menarik dan terlihat unik di mata konsumen. Lambat laun, konsumen anda pastinya akan terbentuk.

Setidaknya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar produk yang anda jual terlihat unik. Yang pertama, anda dapat mengubah kemasannya menjadi berbeda dan mencolok. Bisa dengan menggantinya dengan warna yang ngejreng atau bentuk kemasan yang unik atau aneh ketika dilihat langsung oleh konsumen. Cara ini dapat digunakan jika konsumen yang anda tuju berusia remaja hingga dewasa.

Yang kedua, anda dapat mengubah bentuk produk menjadi lebih cantik atau berbeda. Cara ini dapat anda terapkan dengan merombak barang dagangan anda agar lebih eyecatching. Misalnya, jika biasanya lemper hanya berbentuk silinder, anda bisa membentuknya menjadi kerucut. Sedangkan, jika biasanya yang anda jual adalah produk berupa nasi atau lauk, anda dapat memberikan hiasan atau garnish sehingga terlihat lebih menawan di mata konsumen.

Tetapi ingat, tidak semua produk cocok dijual saat Ramadhan tiba. Produk yang biasanya akan laku di pasar kaget adalah makanan dan minuman berbuka puasa, pakaian baru untuk lebaran, dan juga peralatan ibadah seperti kopiah, sarung, dan juga mukena. Hal ini perlu anda perhatikan, agar produk yang anda jual laku selama bulan Ramadhan.

Ramadhan dan keuntungannya ketika berjualan

Sumber: riausky.com

Target pasar yang jelas

Menentukan target pasar sebenarnya bisa dikategorikan susah-susah gampang. Jika secara teori, anda hanya perlu mengklasifikasikan pasar yang anda tuju menjadi tiga bagian, menengah ke atas, menengah, dan juga menengah ke bawah. Namun seringkali, ketika praktik di lapangan, anda tidak bisa lagi berpatokan kepada 3 jenis konsumen ini, mengingat demografi konsumen Indonesia yang cukup unik dan menyebar begitu banyak.

Untuk itu, selain membuat klasifikasi yang jelas mengenai konsumen yang akan anda tuju, anda pun perlu mempelajari consumer behavior atau perilaku konsumen ketika belanja. Apakah ia adalah tipe yang rela menghambur-hamburkan uang banyak untuk produk dengan kualitas atau prestise yang tinggi, atau tipe yang cermat dan hemat dalam menentukan perilaku belanjanya sehari-hari? Setelah menentukan hal ini, anda dapat membuat bagan konsumen potensial yang dapat anda gunakan sebagai patokan berdagang.

Selain itu, ketika anda berjualan nantinya, anda pun perlu memperhatikan gaya berpakaian, cara berbicara atau menawar, dan juga ponsel yang ia gunakan, sebelum menjajakan dagangan anda. Jangan sampai anda salah target konsumen ketika memasarkan suatu produk. Ketika semua hal berkaitan dengan konsumen telah anda kuasai, anda dapat mulai memikirkan hal lainnya.

Berikan diskon atau penawaran khas Ramadhan

Memberikan penawaran atau diskon khusus selama Ramadhan berlangsung termasuk ke dalam strategi marketing yang cukup jitu, mengingat konsumen yang menginginkan produk yang terlihat lebih murah dari hari biasanya. Strategi ini biasanya diterapkan oleh perusahaan retail besar Indonesia dalam menjaring konsumsi produk yang lebih banyak ketika Ramadhan tiba. Cara ini sebenarnya dapat anda terapkan juga ketika berjualan di pasar kaget Ramadhan yang biasanya didatangi oleh berbagai kalangan.

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. Pertama, buatlah kertas khusus yang memperlihatkan harga coret bagi produk yang anda pasarkan. Misalnya, harga awal dari produk yang anda jual adalah 30 ribu rupiah per buah. Dengan menerapkan metode harga coret, anda dapat mencoret harga 30 ribu rupiah tersebut dan menuliskan harga 25 ribu rupiah di bawahnya. Ini dapat mempengaruhi psikologi dari konsumen sehingga menganggap produk yang anda jual terlihat lebih terjangkau.

Cara yang kedua adalah pemberian produk gratis jika konsumen membeli produk yang anda jual dengan kuantitas tertentu. Misalnya, beli 2 gratis 1 atau beli 5 gratis 2. Cara ini cukup efektif jika produk yang anda jual memungkinkan dibeli dalam kuantitas banyak. Misalnya, makanan dan minuman berbuka puasa, jajanan pasar, dan juga baju lebaran.

Yang ketiga, anda dapat memberikan harga ganjil dengan tanda yang besar untuk produk yang anda jual. Misalnya, jika produk yang anda jual berharga 50 ribu rupiah, anda dapat menuliskan harganya 49.999. Memang ini terlihat lucu dan sederhana sekali. Tetapi, caranya terbukti membuat konsumen berpikir produk anda lebih murah dari yang ada di pasaran. Cara yang lain sebenarnya masih banyak, tetapi sepertinya ketiga cara ini adalah yang paling cocok diterapkan di pasar kaget Ramadhan.

Ramadhan dan keuntungannya ketika berjualan

Booth cantik bisa mendatangkan banyak pembeli. Sumber: deways.wordpress.com

Percantik booth atau stand dagangan anda

Selain membuat produk yang anda jual kelihatan menarik dan juga memberikan diskon tambahan bagi konsumen, cara lain yang dapat anda terapkan agar barang dagangan anda laku adalah dengan membuat booth atau stand anda di pasar Ramadhah terlihat mencolok dan profesional. Jika kompetitor anda hanya membuat bentuk booth yang seadanya, saatnya anda merebut pasarnya dengan booth cantik yang anda miliki.

Tetapi, jangan sampai biaya dekorasi booth malah membengkak dan hasil penjualan anda tidak dapat menutupi biaya tersebut. Untuk itu, beberapa langkah yang perlu anda lakukan adalah sebagai berikut. Yang pertama, usahakan untuk membuat sendiri segala pernak-pernik yang anda butuhkan untuk mendekorasi booth. Dengan begini, anda dapat menghemat banyak, tetapi booth anda terlihat cantik dan niat di mata konsumen.

Yang kedua, usahakan untuk membuat pernak-pernik hiasan booth dengan sistem bongkar pasang. Sehingga, ketika pasar Ramadhan selesai, barang dekorasi tersebut dapat dengan mudah anda bawa pulang dan gunakan kembali di keesokan harinya. Hal ini tentunya untuk meminimalisir biaya, mengingat Ramadhan masih sebulan lamanya. Anda dapat mencari inspirasi mendekorasi booth yang tersebar di Pinterest, yang merupakan situs penyedia berbagai inspirasi hiasan DIY yang dapat anda kerjakan sendiri di rumah.

Perluas koneksi lewat jejaring sosial

Mungkin sekilas anda menganggap social media bukanlah hal yang perlu anda seriusi ketika anda berjualan. Tetapi, perlu anda pahami jika saat ini, konsumen yang anda tuju rata-rata adalah pengguna setia smartphone, yang tiap harinya selalu menatap layar 3 jam lamanya hanya untuk berselancar di jejaring sosial. Untuk itu, demi menangkap atensi mereka, buatlah akun social media khusus produk jualan anda, sehingga orang-orang akan aware ketika anda berjualan di pasar kaget Ramadhan.

Cara ini cukup efektif, mengingat biaya yang dikeluarkan untuk berpromosi lewat Facebook, Path, Instagram, Snapchat, dan aplikasi jejaring sosial lainnya hampir tidak ada. Anda hanya perlu mengisi paket data internet agar terus terhubung dengan konsumen. Yang perlu anda perhatikan ketika mengelola akun jejaring sosial dari brand anda adalah, cepat tanggap dalam menghadapi komentar dari calon konsumen dan juga ramah dalam pelayanan. Jika kedua hal ini dapat anda penuhi, menginformasikan keberadaan anda di pasar Ramadhan tidaklah terlalu sulit.

Jadi, sudah siapkah anda untuk berjualan di pasar kaget Ramadhan? Dengan produk berkualitas dan juga strategi yang matang, uangteman yakin anda akan mendapatkan pundi-pundi rupiah hanya dalam hitungan jam saja. Selamat mencoba.

Continue reading