Tag

kebutuhan lebaran

3 Kebutuhan Penting Menjelang Lebaran
Gaya Hidup

3 Kebutuhan Penting Menjelang Lebaran

Tidak lama lagi umat Muslim akan menyambut hari raya Idul Fitri. Salah satu hari besar umat Islam ini disambut dengan kemeriahan sebagai bentuk kemenangan kita dalam menahan lapar, dahaga serta nafsu kita selama 30 hari. Biasanya ada banyak sekali tradisi-tradisi yang kita lakukan saat lebaran tiba misalnya menyiapkan ketupat, menyediakan kudapan seperti kue serta minuman, membagikan THR kepada keluarga yang lebih muda, mudik atau pulang kampung, berkeliling ke rumah sanak famili atau membeli baju baru. Meskipun tidak ada kewajiban dalam Islam sendiri untuk melakukan tradisi tersebut, tetapi bagi masyarakat Indonesia, tak lengkap rasanya bila lebaran tanpa menjalankan kebiasaan-kebiasaan tersebut.

Seperti kita tahu bahwa kebutuhan menjelang lebaran tidak sedikit, apalagi untuk keluarga besar, banyak sekali hal-hal kecil yang menjadi perhatian ketika lebaran semakin dekat. Oleh sebab itu, ada baiknya kita membuat perencanaan tentang kebutuhan menjelang lebaran secara tepat. Selain lebih efisien, tentunya dengan melakukan pencacatan terlebih dahulu kita akan tahu anggaran yang akan disiapkan sehingga mengurangi resiko pemborosan. Jadi apa saja kebutuhan menjelang lebaran  secara garis besar? Ulasannya akan disajikan secara singkat dibawah ini :

  1. Kebutuhan makanan dan minuman

Makanan dan minuman adalah hal yang wajib anda masukan ketika menulis apa saja kebutuhan menjelang lebaran. Saat lebaran banyak sekali dari kita yang akan mengunjungi atau dikunjungi oleh keluarga, saudara, teman bahkan tetangga. Tak ada salahnya menyuguhkan mereka dengan makanan serta minuman sebagai bentuk terima kasih kita atas kedatangan mereka. Makanan dapat berupa makanan ringan seperti kue kering, kue basah, cokelat, soto ayam bahkan pempek. Sedangkan makanan berat bisa berupa ketupat atau lontong dengan lauk pendamping khas lebaran seperti rendang daging, opor ayam, aneka sambal kentang atau olahan dari ikan. Minuman praktis yang bisa anda pilih mulai dari air mineral, minuman bersoda sampai es buah yang anda racik sendiri di rumah.

  1. Menyiapkan uang THR (Tunjangan Hari Raya)

Menyediakan uang THR juga merupakan kebutuhan menjelang lebaran yang perlu dipersiapkan jika ada anggota keluarga atau tetangga yang masih anak-anak datang ke rumah. Anda bisa memberikannya sebagai bentuk penghargaan karena mereka telah berpuasa. Meskipun tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk membagi-bagikan uang, tetapi tradisi ini sepertinya sudah dilakukan turun-temurun oleh masyarakat Indonesia. Jumlah uang yang diberikan juga tak banyak, biasanya anak-anak akan berkeliling dari satu rumah ke rumah lain untuk meminta uang THR. Uang THR bisa diberikan secara langsung atau dimasukkan terlebih dahulu kedalam amplop kecil dengan gambar-gambar kartun yang lucu.

  1. Kebutuhan untuk mudik

Kebutuhan menjelang lebaran yang satu ini penting jika Anda berencana untuk mudik ke kampung halaman. Jika Anda memiliki kendaraan sendiri, ada baiknya anda mengecek kondisi kendaraan anda tersebut, terlebih jika jarak tempat tinggal saat ini jauh dengan kampung halaman. Anda bisa mengecek keamanan dan kondisi kendaraan Anda seperti rantai, lampu bahkan rem. Tujuannya adalah memberikan kenyamanan yang ekstra dan menjaga keselamatan Anda sendiri ketika berkendara saat mudik. Jika Anda mudik dengan menggunakan kendaraan umum seperti kereta api, bis, bahkan pesawat, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan seperti tiket yang harus dipesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan dan barang bawaan seperlunya sehingga tidak merepotkan ketika di perjalanan.

Demikian 3 kebutuhan menjelang lebaran yang harus Anda persiapkan untuk menyambut hari kemenangan. Semoga Anda bisa mengambil manfaat dari uraian singkat di atas.

Continue reading
Anggaran, Kebutuhan dan Tips-tips Hemat Lebaran
Gaya Hidup

Anggaran, Kebutuhan dan Tips-tips untuk Lebaran Hemat

Lebaran sebentar lagi akan datang, sudahkah Anda mempersiapkan segala sesuatunya, seperti anggaran lebaran? Selain sebagai ajang silaturhami, musim lebaran juga menjadi saat di mana aliran perputaran uang di Indonesia cukup tinggi. Artinya, hampir semua orang yang merayakan hari raya ini akan mengeluarkan banyak uang untuk berbagai keperluan misalnya kebutuhan rumah tangga dan bahan masakan lebaran, mudik, dan juga biaya untuk liburan ke objek wisata favorit. Jika tidak dipersiapkan, bukannya menjadi pengalaman yang menyenangkan bisa jadi Anda justru mengalami krisis keuangan yang berbahaya karena jumlah pengeluaran yang tidak terkendalikan. Berikut adalah tips untuk mengatur anggaran saat hari lebaran agar tidak membakar habis seluruh tabungan Anda:

lebaran

lebaran

  1. Rencana anggaran tertulis

Pengeluaran yang paling besar biasanya justru dari hal-hal yang kecil dan tidak tercatat namun terakumulasi sehingga menjadi jumlah yang besar. Pengeluaran tersebut antara lain: uang untuk bensin, beli makanan saat perjalanan, memberikan salam tempel kepada keponakan, dan sebagainya. Maka dari itu sebelum berangkat mudik, sebaiknya buat apa saja yang menjadi budget untuk lebaran tahun ini. Mulai dari biaya perjalanan, estimasi biaya bensin, dan juga pengeluaran lainnya yang mesti dicatat pada satu buku. Dengan begitu Anda bisa melihat pola pengeluaran dan memilah mana yang bisa dikurangi dan sebagainya.

  1. Membuat prioritas

Tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah perlu membeli pakaian dan sepatu baru saat lebaran nanti? Apakah perlu membeli tiket pesawat yang mahal jika perjalanan yang lebih murah bisa dilakukan dengan mobil sendiri? Agar hemat dan sebagai bentuk pengendalian diri, buatlah susunan prioritas pengeluaran mana yang sifatnya urgent atau utama. Penuhi dulu kebutuhan prioritas tersebut baru jika ada sisa budget lebaran Anda bisa menggunakannya untuk kebutuhan sekunder, tersier, dan seterusnya.

  1. Memangkas anggaran yang tidak perlu

Setelah membuat susunan rencana belanja saat lebaran, saatnya untuk melihat kemampuan Anda untuk memenuhi rencana tersebut. Jumlah pengeluaran yang tertera pada rencana anggaran atau rencana belanja jangan sampai melebihi dari batas kemampuan Anda. Jika memang dirasa tidak mampu, pangkaslah kebutuhan lebaran yang paling tidak penting, sesuai dengan urutan prioritas Anda. Tentu yang mengetahui mengenai tingkat dari urgenitas daftar anggaran adalah Anda dan keluarga Anda sendiri. Oleh karena itu jangan mudah terpengaruh oleh godaan-godaan pihak lain yang mendorong Anda untuk menghabiskan uang di luar batas kemampuan.

  1. Eksekusi anggaran

Nampaknya sangat mudah saat membuat rencana anggaran saat sebelum lebaran, namun tantangan terbesar adalah disiplin dalam melaksanakan rencana tersebut karena pasti akan ada saat-saat di mana godaannya sangat besar untuk keluar dari rencana. Yang paling penting untuk diingat adalah jangan sampai budget untuk prioritas Anda diganggu gugat. Inilah pentingnya untuk mengatur anggaran lebaran bersama dengan anggota keluarga yang lain agar Anda disiplin dan ada yang mengingatkan apabila sudah mulai khilaf.

  1. Jangan habiskan semua budget

Mendapatkan tunjangan dalam jumlah besar tentu menjadi rejeki tersendiri bagi Anda dan keluarga. Hati-hati, jangan tergoda untuk menghabiskan semua uang bonus hanya pada satu kesempatan liburan saja. Masih banyak kebutuhan hidup yang mesti Anda penuhi setelah lebaran usai, misalnya membayar cicilan, biaya pendidikan, biaya bulanan, dan lain sebagainya. Simpan sebagian uang yang Anda dapat untuk menjadi tabungan di masa depan.

Prioritas Pengeluaran Saat Lebaran Untuk Rencana Anggaran Anda

kebutuhan lebaran

kebutuhan lebaran

Setelah Anda mempersiapkan anggaran untuk lebaran secara matang, berikutnya Anda harus menentukan prioritas pengeluaran untuk kebutuhan lebaran. Lebaran yang sebentar lagi akan kita sambut membutuhkan banyak persiapan khusus. Baik bagi Anda yang melakukan open house atau menghabiskan liburan di kampung tidak luput dari besarnya biaya pengeluaran menjelang dan saat hari raya ini berlangsung.

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk menentukan prioritas pengeluaran saat lebaran adalah dengan menentukan apa saja pos pengeluaran yang dibutuhkan. Dengan membuat daftar pos pengeluaran maka Anda bisa menentukan  kira-kira berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk bisa memanfaatkan liburan dengan nyaman dan menyenangkan. Berikut di bawah ini adalah beberapa pos pengeluaran yang biasanya ada saat lebaran tiba:

  1. Pengeluaran zakat fitrah

Selama bulan Ramadhan masih berlangsung, Anda sebagai muslim memiliki kewajiban untuk membayar zakat fitrah yaitu zakat yang dibayarkan wajib pada bulan Ramadhan oleh orang yang mampu kepada orang yang kurang mampu. Zakat fitrah biasanya berupa 2,5 kg beras dari jenis yang biasanya Anda makan atau diganti dengan sejumlah uang yang nilainya sama dengan beras tersebut. Zakat kemudian bisa dibayarkan melalu badan amal atau langsung Anda berikan kepada orang di sekitar Anda yang menurut Anda pantas mendapatkan zakat.

Selain zakat fitrah, ada satu lagi zakat yang tidak boleh dilupakan saat lebaran yaitu zakat maal atau zakat penghasilan. Dari jumlah penghasilan yang Anda terima bulan itu termasuk tunjangan, kurangilah sebanyak 2,5% untuk diberikan kepada kaum duafa.

  1. Pemberian hak kepada para asisten

Pos pengeluaran yang kedua saat lebaran adalah dengan memberikan tunjangan di luar gaji kepada orang-orang yang bekerja untuk Anda, misalnya asisten rumah tangga, sopir, petugas keamanan, tukang kebun, dan sebagainya. Memenuhi kebutuhan orang yang bekerja pada Anda juga merupakan prioritas karena itu merupakan kewajiban Anda sebagai pemberi kerja. Memberikan tunjangan yang sepantasnya juga bisa menjadi amalan sedekah bagi Anda dan keluarga serta membahagiakan orang lain terutama di hari raya lebaran.

  1. Pengeluaran saat mudik

Ini dia pos pengeluaran yang paling banyak memakan biaya ketika lebaran, yaitu mudik alias pulang kampung. Apabila Anda hendak mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi maka yang mesti dipersiapkan adalah kesiapan kendaraan dengan melakukan pengecekan ke bengkel, kemudian budget untuk uang bensin, membeli persediaan makanan, dan juga obat-obatan sederhana. Tapi apabila ingin mudik lebaran dengan angkutan umum, maka tiket perjalanan sebaiknya sudah dibeli jauh-jauh hari karena semakin dekat dengan tanggal keberangkatan maka harga tiket akan semakin mahal. Saat mudik sebaiknya tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak. Bawa  seperlunya saja. Karena jika membawa uang tunai terlalu banyak saat lebaran akan mudah tergoda membeli ini itu tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Belanja makanan untuk open house

Pengeluaran untuk lebaran yang tidak boleh juga kelewatan adalah persediaan bahan makanan dan juga kue-kue kecil untuk menerima tamu yang datang bersilaturahmi ke keluarga Anda. Tradisi silaturahmi pada hari raya ini biasanya melibatkan jamuan makan berat dengan menu-menu khas yang diikuti dengan naiknya harga bahan pangan di pasaran sehingga budgetnya juga harus benar-benar disiapkan. Kenaikan harga pangan ini biasanya juga disertai dengan adanya tunjangan yang diberikan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Namun bijak-bijaklah dalam membeli bahan pangan terutama karena tidak jarang ditemukan adanya bahan makanan yang sudah tidak layak dijual karena ingin memanfaatkan euphoria pasar yang sedang besar. Aturlah keseimbangan antara pendapatan Anda dengan pengeluaran yang wajib saat lebaran.

Cara Belanja Hemat Saat Menjelang Lebaran

belanja lebaran

belanja lebaran

Hal penting lain yang perlu dipikirkan adalah bagaimana cara berhemat menjelang lebaran tiba. Lebaran biasanya menjadi saat untuk memuaskan nafsu belanja karena ada banyak sekali diskon yang diberikan untuk berbagai macam produk baik kebutuhan pribadi maupun untuk keperluan lainnya. Meski begitu, tentu tidak bijak melahap semua barang yang didiskon dan menghabiskan tabungan Anda untuk euphoria sesaat. Lagipula sudah menjadi rahasia umum banyak toko yang menaikkan harganya terlebih dahulu untuk berani memberikan diskon yang besar. Tunjangan yang Anda dapatkan untuk merayakan hari raya lebaran sebaiknya juga disisihkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pasca lebaran. Lalu bagaimanakan caranya agar saat hari raya Anda bisa tetap belanja nyaman dengan cara yang hemat? Berikut adalah tips-tipsnya:

  1. Belanja di pusat grosir

Sekarang ini ada beberapa supermarket di Indonesia yang menerapkan konsep wholesale alias grosir. Di mana Anda bisa mendapatkan produk-produk kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih murah apalagi jika Anda beli banyak. Belanja di pusat grosir saat menjelang lebaran bisa menghemat lebih banyak uang. Hal ini dikarenakan kebutuhan saat hari raya ini biasanya juga melonjak misalnya kebutuhan snack kalengan, sirup, daging, buah, piring-piring, dan lain sebagainya. Hal yang sama juga berlaku apabila Anda ingin beli pakaian lebaran karena biasanya di pusat grosir fashion ada promo untuk pembelian jumlah tertentu.

  1. Membawa daftar belanjaan

Yang paling berbahaya saat belanja kebutuhan lebaran adalah pembelian impulsif atau membeli suatu barang secara spontan. Padahal belum tentu barang tersebut Anda butuhkan atau menjadi barang yang diprioritaskan. Agar bencana ini tidak terjadi apalagi jika budget Anda cukup ketat, sebelum berangkat ke pusat perbelanjaan buatlah daftar apa saja yang harus dibeli untuk persediaan selama liburan lebaran. Jika semuanya sudah masuk keranjang, segeralah pergi kasir untuk melakukan check out atau pembayaran.

  1. Lupakan kartu debit atau kartu kredit

Seringkali ketika membayar di kasir setelah selesai belanja, seseorang akan mengeluarkan kartu ATM atau kartu kreditnya apabila jumlah yang harus dibayarkan lebih besar daripada uang tunai yang dibawa. Tetapi hal ini sebenarnya tidak baik untuk dilakukan karena bisa menimbulkan kebiasaan yang tidak baik bagi tabungan Anda. Jika saat check out ternyata uang tunai Anda tidak mencukupi, sebaiknya cancel item yang tidak menjadi prioritas untuk lebaran. Jangan biasakan mengeluarkan kartu ATM atau kartu kredit untuk membayar belanjaan Anda dan bawalah uang tunai secukupnya saja sehingga barang yang dimasukkan ke dalam keranjang lebaran tidak sembarangan.

  1. Belanja pakaian yang ada pasangannya

Maksudnya bukan membeli pakaian yang sama dengan pasangan Anda, tetapi belilah pakaian atau produk fashion lainnya yang bisa matching jika dikenakan dengan pakaian yang sudah Anda punya di lemari. Ini untuk menghindari pembelian fashion item lain dengan tujuan untuk membuat outfit saat lebaran tampak serasi. Jika Anda hendak membeli kerudung untuk lebaran misalnya, carilah kerudung yang warna dan motifnya pas dengan busana saat hari raya yang ingin Anda kenakan. Sama halnya dengan jika ingin membeli sepatu atau bawahan.

  1. Perhatikan expired date

Meski saat menjelang lebaran banyak lembaga pemerintah yang melakukan sidak ke pusat perbelanjaan untuk sweeping produk yang tidak layak jual, namun Anda juga mesti tetap berhati-hati. Sebelum memasukkan barang ke keranjang, cek kualitas kemasan dan juga kapan tanggal kadaluarsanya. Untuk membeli daging dan ikan menjelang lebaran pun Anda bisa melihat kesegaran daging dari warnanya, baunya, dan juga tekstur.

Demikianlah penjelasan tentang anggaran, kebutuhan dan tips-tips hemat berlebaran. Semoga nantinya Anda bisa mengelola keuangan Anda dengan bijak agar tidak menyesal pasca lebaran.

 

Continue reading