Raih Pembiayaan Seri B1, UangTeman Siap Mendorong Perekonomian Indonesia

Setelah secara resmi mendapatkan izin sebagai penyedia jasa pinjaman online dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia bulan Mei 2019, PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman) kini telah menutup putaran pertama pembiayaan Seri B (Seri B1”) dari investor baru dan rekanan investor sebelumnya.

Sementara itu, penutupan putaran pendanaan Seri B (Seri B2”)  ditargetkan rampung pada Oktober 2019 dan UangTeman telah memastikan bahwa Seri B2 ini akan dipimpin oleh Spiral Ventures. Perusahaan memperoleh pendanaan sebesar US$ 10 juta equity financing keduanya menutup putaran pendanaan Seri B. Pendanaan Seri B merupakan tambahan untuk sejumlah pendanaan debt capital financing yang saat ini ditingkatkan UangTeman.

Investor

“UangTeman sudah mentransformasikan wajah sektor kredit di Indonesia. Kami sudah siap untuk mendanai UangTeman dengan Seri B ini bahkan sebelum mereka diberikan izin dari OJK. Keberhasilan meraih izin dari OJK ini semakin menguatkan keyakinan kami bahwa UangTeman siap untuk mendominasi industri pinjaman online di Indonesia, dan akhirnya, secara global. Kami merasa terhormat telah bekerja dengan tim yang luar biasa ini dari tahap pendanaan Seri A dan juga kami akan terus meningkatkan kerja sama ini. Saya senang menjadi bagian dari sejarah pertumbuhan UangTeman dan akan terus mendukung upaya mereka untuk mendorong kemajuan layanan keuangan di Indonesia,” kata Tim Draper, Pendiri Draper Associates.

Pendanaan Seri B1 dilakukan oleh Draper Associates bersama investor saat ini dan investor baru lainnya. Selain existing investor, sejumlah investor baru juga ikut serta dalam pendanaan Seri B1 ini. Salah satunya adalah KDDI Open Innovation Fund, sebuah perusahaan modal ventura yang dioperasikan oleh KDDI Corporation (penyedia layanan komunikasi) dan Global Brain Corporation (fund manager) yang berasal dari Jepang.

“UangTeman adalah perusahaan terdepan di industri pinjaman online Indonesia dan telah mencapai pertumbuhan yang stabil dalam penyaluran pinjaman dengan rasio gagal bayar yang rendah sejak meluncurkan layanannya. Setelah berpartisipasi dalam putaran pembiayaan Seri B, kami sebagai mitra bisnis akan secara konsisten mendukung pertumbuhan UangTeman yang berkelanjutan,” kata Toshiyuki Suzuki, General Manager Divisi Perencanaan Bisnis Konsumen Global KDDI.

Pendanaan Seri B (B2)

Putaran kedua pendanaan Seri B (B2) akan dipimpin oleh Spiral Ventures, sebuah perusahaan Venture Capital asal Jepang yang bertempat di Singapura. UangTeman berkeinginan untuk menutup putaran pendanaan Seri B (B2) pada bulan Oktober 2019 dengan menggaet investor-investor keuangan strategis lainnya.

“UangTeman telah berhasil mendapatkan status perizinan resmi dari Lembaga Otoritas Jasa Keuangan Indonesia dan telah secara konsisten berkembang memimpin industri pinjaman online di Indonesia. Dengan partisipasi kami dalam pendanaan Seri B, kami berusaha untuk secara maksimal menggunakan kemampuan dan pengalaman yang kami miliki untuk terus mendukung pertumbuhan UangTeman. Di Indonesia sendiri industri pinjaman online telah terbukti menjadi bagian dari infrastruktur sosial, dalam hal ini diharapkan dengan mengikuti pertumbuhan bisnis UangTeman kami dapat lebih memahami dan berkontribusi lebih jauh dalam mendukung dan membangun infrastruktur sosial yang benar-benar dibutuhkan bagi pemilik usaha kecil yang berada di Indonesia,” kata Yuji Horiguchi, CEO of Spiral Ventures.

Rencana akuisisi

UangTeman merupakan salah satu dari tujuh perusahaan pinjaman online di Indonesia yang berhasil mendapatkan status perizinan resmi dari OJK. UangTeman berhasil mendapatkan status perizinan resmi dari OJK setelah melalui proses audit menyeluruh terkait bisnis proses dan pengaturan bisnisnya pada bulan Mei 2019.

Status perizinan ini hanya dikeluarkan untuk perusahaan pinjaman online yang memenuhi standar kepatuhan OJK yang sangat ketat, termasuk di dalamnya ISO 27001: 2013 perihal managemen keamanan, kerangka kerja managemen resiko, dan standar pembagian keuangan.

Dengan status perizinan resmi dan neraca keuangan yang lebih kuat, UangTeman berencana untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan melakukan diversifikasi produk bisnisnya menjadi pinjaman online yang befokus pada bisnis mikro yang produktif melalui akusisi salah satu perusahaan pinjaman online yang telah terdaftar di OJK, di mana inti produk bisnisnya melingkupi pembiayaan faktur dan pendanaan payroll.

Transisi akusisi ini akan selesai pada September 2019. UangTeman terus berusaha untuk menyusun langkah strategis demi menjaga komitmennya untuk dapat secara aktif mendorong peningkatan perekonomian Indonesia, demi mewujudkan komitmen tersebut putaran pendanaan Seri C yang akan dimulai pada tahun 2020.

“Kami akan memulai putaran pendanaan Seri B2 sebagai perusahaan fintech yang telah secara resmi memperoleh izin dari OJK. Ini menjadi jawaban kepada investor atas segala resiko yang terkait regulasi ketika berinvestasi di sektor ini, karena kami sekarang merupakan salah satu pelopor utama dari pinjaman online yang bertanggung jawab secara sosial di Indonesia. Investor juga bisa lebih fokus pada dinamika pasar dengan mengetahui bahwa mereka telah berinvestasi dalam bisnis yang sepenuhnya diatur dan mengikut peraturan yang ada,” tutup Aidil Zulkifli, CEO & Co-Founder UangTeman.