Terpesona Budaya Jogja

Yogyakarta alias Jogja selalu punya tempat tersendiri di hati Muhammad Aidil Zulkifli. Senyum orang Jogja yang meneduhkan dan keramahtamahan penduduknya membuat Aidil selalu diliputi kerinduan untuk terus datang ke Kota Gudeg.

Bagi Aidil, Yogyakarta adalah kota yang punya iramanya sendiri. Tidak terburu-buru sebagaimana kota-kota besar lainnya, tapi tetap riuh dan hidup jauh dari kata membosankan. Jogja punya beragam potensi budaya, baik budaya yang berwujud fisik maupun nonfisik. Potensi budaya yang berwujud fisik di antaranya kawasan cagar budaya dan benda cagar budaya. Sedangkan potensi budaya yang nonfisik berupa gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku social yang ada dalam masyarakat.

Yogyakarta disebut juga sebagai miniatur Indonesia karena kota ini adalah tempat orang-orang menimba ilmu. Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan karakter, budaya, dan bahasa daerah yang berbeda-beda.

“Saya suka Yogyakarta karena kota itu selalu mengingatkan saya tentang bagaimana orang-orang tetap terhubung dengan masa lalu dan leluhur mereka serta tidak hanya tenggelam oleh kekayaan dangkal masa kini,” kata Aidil.(is)

BIODATA

Nama : Muhammad Aidil Zulkifli

Warga negara : Singapura

Lahir : 22 Oktober 1985

Pendidikan:

l Lulus Fakultas Hukum National University of Singapore (NUS)

Karier:

CEO LoanGarage.com (2014)

Presiden Direktur Uang Teman (2015-sekarang)

Artikel ini tayang di Investor Daily pada tanggal 15 April 2019