Kiat Mendapatkan Modal Usaha

Memulai dan mengembangkan usaha memang butuh yang namanya modal. Dari modal inilah seorang pelaku usaha maupun perusahaan bisa menjalankan usahanya dengan lancar. Dalam usaha/bisnis modal memang menjadi salah satu faktor penentu lancar tidaknya suatu usaha. Sulit rasanya menjalankan usaha tanpa adanya sokongan modal. Jika demikian yang terjadi apa yang bisa Anda lakukan?

Nah, sebenarnya ada berbagai cara bagaimana mensiasati modal usaha agar usaha/bisnis yang kita jalankan bisa survive dan terus berkembang. Yuk! simak ulasan dan informasinya berikut ini!

Modal dari Tabungan Pribadi

Modal dari Tabungan Pribadi

Modal dari Tabungan Pribadi (sumber gambar: flickr.com)

Jika Anda tak ingin dibebankan dengan bunga dari bank atau persayarakatan yang rumit dari pemerintah maupun bank, cobalah untuk menggunakan tabungan pribadi sebagai modal untuk usaha Anda.

Dengan cara ini Anda tak perlu memikirkan bagaimana pengembalian pinjaman dari pemerintah maupun bank. Anda bisa fokus pada usaha Anda secara maksimal.

Modal dari Keluarga atau Rekan

Cara mensiasati modal usaha selain tabungan pribadi adalah dengan meminjam modal dari keluarga. Biasanya keluarga akan mendukung usaha yang Anda lakukan asalkan benar-benar dilakukan dengan serius. Anda pun bisa meminjam modal dari rekan Anda.

Modal dari Pemerintah

Modal dari Pemerintah

Modal dari Pemerintah (sumber gambar: tagpad.info)

Saat ini pemerintah terus menggalakkan program-program UKM yang melibatkan masyarakat secara langsung. Dukungan pemerintah (pusat maupun daerah) guna menyokong kegiatan tersebut adalah memberikan pinjaman modal usaha.

Anda pun bisa mengajukan pinjaman modal dari pemerintah sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Modal Pinjaman dari Bank

Salah satu layanan bank adalah memberikan kredit atau pinjaman pada siapa pun yang membutuhkan. Anda yang membutuhkan modal usaha dapat mengajukan pinjaman dari bank.

Perlu diketahui bahwa pinjaman modal usaha dari bank ada yang disertai dengan jaminan (agunan) dan ada juga pinjaman modal tanpa agunan. Anda tinggal memilih jenis pinjaman yang Anda perlukan sesuai persyaratan yang ditetapkan pihak bank (bank konvensional maupun bank syariah).

Modal dari Penjualan atau Penggadai Aset

Modal dari Penjualan atau Penggadai Aset

Modal dari Penjualan atau Penggadai Aset (sumber gambar: bumn.go.id)

Anda punya aset seperti perhiasan, kendaraan, sertifikat tanah atau aset berharga lainnya? Nah, aset-aset tersebut bisa Anda jual pada keluarga, rekan maupun orang lain. Dari situ Anda bisa mendapatkan modal usaha hasil penjualan barang-barang tersebut.

Namun jika Anda masih ingin memiliki aset-aset tersebut Anda tinggal menggadaikanya pada lembaga berwenang untuk mendapat modal usaha. Anda siap menebus barang yang digadaikan tadi jika telah memiliki cukup uang dari untung usaha.

Modal dari Sponsor

Alternatif lain adalah modal usaha dari sponsor. Di sini Anda harus mengajukan proposal usaha/bisnis tertulis secara detail. Anda harus bisa meyakinkan sponsor akan usaha yang Anda rintis dan akan jalankan.

Bisa juga Anda mengikuti perlombaan/kompetisi bisnis yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta yang jika menang maka akan diberi hadiah sebagai modal usaha.

Modal Kerja Sama

Modal Kerja Sama

Modal Kerja Sama (sumber gambar: largocapital.com)

Anda bisa membuka usaha kerja sama dengan teman Anda (joint venture). Anda tak perlu modal uang, cukup teman Anda yang memberi modal. Hanya saja Anda harus mampu meyakinkan teman Anda, kemudian Anda yang bertindak sebagai marketing.

Keuntungan bisa Anda sepakati bersama dalam perjanjian tertulis. Di sini Anda harus benar-benar jujur dan profesional menjalankan usaha. Jangan membuat teman sebagai pemberi modal kecewa.

Selain akses sumber modal usaha di atas Anda bisa juga mencari modal usaha lain seperti sistem waralaba (franchise), sponsor website (crowdfunding), dan lain sebagainya. Yang pasti banyak cara untuk mendapatkan modal usaha.