Cara Membuat NPWP Online

Cara Membuat NPWP Online – Nomor Pokok Wajib Pajak adalah identitas bagi setiap wajib pajak di Indonesia yang merupakan serangkaian nomor seri terdiri dari 15 digit yang digunakan kantor pajak untuk mengidentifikasi para wajib pajak. NPWP dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam bentuk kartu tanda pengenal bagi wajib pajak dalam sistem administrasi perpajakan.

Keuntungan utamanya adalah jika kita berprofesi sebagai karyawan dan memilikinya maka pembayaran Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 tidak dikenakan sanksi tarif pajak yang lebih tinggi 20% dari hitungan normal.

Biasanya NPWP baru diurus apabila benar-benar dibutuhkan, misalnya saat mengajukan kredit, mengajukan pinjaman ke Perbankan dalam jumlah yang besar, mengikuti perlelangan di instansi pemerintah maupun swasta, membuka rekening di Bank, perizinan dalam pembuatan pasport, membuat usaha bisnis online, atau mungkin sebagai karyawan yang diwajibkan harus memiliki oleh kebijakan perusahaan.

Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia kita harus memiliki NPWP, agar lebih memudahkan kita jika menerima penghasilan kena pajak dari suatu perusahaan ataupun dari usaha sendiri.

Sekarang ini sangat sulit untuk menghindar dari teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Semua media hampir disentuh oleh kecanggihan TIK. Jika dulu wajib pajak hanya bisa membuat NPWP di Kantor Pelayanan Pajak (KPP), sekarang sudah bisa dilakukan secara online atau e-Registration. Cara membuat NPWP online sebenarnya sudah lama diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Selain lebih mempermudah masyarakat yang tinggal jauh dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP), e-Registration ini juga sangat praktis.

Jika mendaftar NPWP online di ereg pajak (https://ereg.pajak.go.id) maka otomatis akan didaftarkan di KPP (Kantor Pelayanan Pajak) sesuai dengan tempat tinggal yang bersangkutan. Setelah disetujui, kartu NPWP akan dikirim ke alamat tempat tinggal yang didaftarkan.

Sebelum memulai proses daftar registrasi NPWP secara online, siapkan dokumen-dokumen yang menjadi syarat utamanya antara lain:

Wajib Pajak orang pribadi atau Perorangan:

  • Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi atau Non Pengusaha yang diperlukan adalah Copy KTP untuk WNI sedangkan untuk WNA Copy Paspor atau Copy KITAS atau KITAP.
  • Untuk Wajib Pajak orang pribadi sebagai Pengusaha berupa: copy KTP bagi WNI, atau copy paspor / KITAS / KITAP, bagi WNA, disertai dengan dan copy dokumen Surat Izin Usaha dan Surat Izin Domisili yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa.

Wajib Pajak Badan atau Perusahaan :  

  • Copy akta pendirian dan perubahan terakhir atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap.
  • Copy NPWP salah satu pengurus atau penanggung jawab badan Usaha
  • Copy KTP untuk WNI / Paspor / KITAS/KITAP untuk WNA Penanggung Jawab Usaha.

Wajib Pajak Badan Usaha Joint Operation (JO):

  • Copy Perjanjian Kerjasama atau Akte Pendirian sebagai bentuk usaha  kerja sama operasi (Joint Operation).
  • Copy NPWP salah satu pengurus atau penanggung jawab badan Usaha JO
  • Copy KTP untuk WNI / Paspor / KITAS/KITAP untuk WNA Penanggung Jawab Usaha JO.

Wajib Pajak Bendahara:

  • Untuk Bendahara Perusahaan atau lembaga yang ditunjuk sebagai pemotong atau pemungut pajak berupa:
  • Copy surat penunjukan sebagai Bendahara;
  • Copy Kartu Tanda Penduduk.

Proses pendaftarannya pun sangat sederhana dan tidak terlalu sulit, hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Bagi yang ingin tahu bagaimana cara membuat NPWP online, lakukan cara-cara berikut.

  • Daftar dan Registrasi NPWP Online

Setelah menyiapkan dokumen, buat akun baru di ereg pajak dengan mengakses alamat https://ereg.pajak.go.id. Ereg pajak adalah website yang melayani Anda untuk daftar NPWP online. Pilih menu sistem e-Registration lalu daftar. Isi kolom-kolomnya dan ikuti petunjuknya.

Selesai mendaftar, segera lakukan aktivasi akun. jangan lupa untuk memeriksa e-mail yang digunakan untuk mendaftar dan ikuti petunjuk yang ada di dalam e-mail untuk melakukan aktivasi.

  • Pengisian Formulir Daftar NPWP Online

Setelah proses aktivasi, lanjutkan dengan log in ke sistem e-Registration. Masukkan alamat e-mail dan password akun yang sebelumnya sudah dibuat. Apabila log in berhasil, akan masuk ke halaman Registrasi Data Wajib Pajak untuk memulai proses pembuatan NPWP. Isi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Jika semua tahap sudah dilewati dan data terisi dengan benar, maka akan dapat surat keteragan terdaftar sementara.

  • Mengirim Berkas dan Mengecek Status

Apabila pengiriman berkas telah selesai, periksa status pendaftarannya melalui e-mail atau halaman history pendaftaran di aplikasi e-Registration. Jika disetujui, kartu NPWP akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal yang sudah terdaftar. Apabila pada periode tersebut masih belum memiliki kartunya, kemungkinan ada dokumen-dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Silahkan daftar kembali dengan mengikuti cara daftar NPWP online atau telepon ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat mendaftar untuk informasi lebih lanjut.

Dengan adanya kemudahan cara membuat NPWP online, sebagai warga negara yang taat akan peraturan, jangan lupa untuk segera melaporkan pajak apabila sudah memilik NPWP yang saat ini sudah tersedia program aplikasi Lapor Pajak Online via e-Biling Pajak dan Bayar Pajak Online via SSE Pajak (e-Billing Pajak) dimana aplikasinya telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bisa diakses secara online.

“everything will get easier when you make an effort”