Kemanakah seharusnya kita mengajukan pinjaman?

Mana yang lebih baik; antara mengajukan pinjaman tanpa jaminan syariah pada bank atau lembaga non-bank dibanding dengan kredit bank syariah? Jawabannya tentu saja bergantung pada kebutuhan dan kemampuan Anda. Seperti kita tahu, kredit atau pinjaman tanpa agunan, meski mudah dan cepat dalam proses dan pengajuannya, namun persyaratan yang diminta juga tidak mudah. Biasanya ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi sebelum permohonana Anda diproses.

Misalkan, rata-rata bank umumnya mensyaratkan batas mnimal penghasilan antara Rp 2-5 juta yang dibuktikkan dengan adanya slip gaji, atau setidaknya Anda harus merupakan nasabah payroll dari bank tempat Anda hendak mengajukan pinjaman.

Dengan persyaratan seperti ini, tentulah sedikit repot bagi Anda yang berprofesi sebagai wirausaha atau pekerja lepas; karena persyaratan slip gaji bisa jadi tidak bisa terpenuhi (untuk detil persyaratan KTA setiap bank Anda dapat melihat pada link berikut).

Sebagai alternatif, memang Anda bisa saja mengajukan pinjaman pada lembaga keuangan non-bank, namun biasanya jangka waktu pinjamannya tidak lama dan jumlah pinjaman pun tak lebih dari Rp 3 juta.

Baca Juga : Yuk Berkenalan dengan Pinjaman Syariah

Lalu bagaimana dengan kredit pada bank syariah? Salah satu yang menguntungkan dari pinjaman tunai pada bank ini adalah cicilannya yang tetap. Dengan cara ini, debitur akan lebih mudah untuk memperkirakan jumlah cicilan dengan kemampuan keuangannya.

Prosentase suku bunga atau biasa dikenal dengan bagi hasil pada bank syariah biasanya juga tidak terlalu tinggi.
Namun untuk mendapatkan kredit ini juga tidak mudah. Biasanya debitur harus memiliki agunan memadai serta persyaratan lain yang tidak semua orang dapat memenuhi.

Jadi, skema manakah yang terbaik, dan kemana seharusnya mengajukan pinjaman? Sekali lagi semua tergantung kebutuhan Anda. Apabila Anda hanya membutuhkan jumlah tidak lebih dari Rp 3juta, terlebih bila Anda membutuhkan dana tersebut secepatnya, maka mengajukan pinjaman tanpa agunan pada lembaga non-bank adalah lebih baik.

Kemanakah seharusnya kita mengajukan pinjaman?

Namun bila dana yang Anda butuhkan lebih besar sementara Anda juga merupakan nasabah payroll atau nasabah bank tertentu, maka skema KTA pada bank adalah pinjaman paling tepat untuk Anda.

Lain halnya bila Anda membutuhka modal usaha atau refinancing kredit dalam jumlah besar, skema kredit bank syariah bisa jadi merupakan pilihan paling pas untuk Anda.

Nah, sekarang, Anda tinggal membandingkan dan memastikan apa yang menjadi kebutuhan Anda dan sejauh mana Anda mampu membayar cicilan dengan skema pinjaman yang Anda pilih tersebut.

SEO enthusiast since 2009 | Life isn’t about finding yourself. Life is about creating yourself.