Pilih Tempat Pinjaman Uang Bali yang Aman dan TerpercayaPilih Tempat Pinjaman Uang Bali yang Aman dan Terpercaya

Pinjaman uang Bali bisa menjadi pilihan tepat sebagai tempat meminjam uanng ketika Anda sedang terdesak, membutuhkan uang dalam waktu yang cepat. Baik itu untuk urusan pendidikan anak, modal usaha, biaya rumah sakit, atau kebutuhan penting lainnya yang sudah tidak bisa lagi tertutupi dengan uang yang ada saat ini.

 

Memilih tempat pinjaman uang di Bali sendiri memang tidak bisa sembarangan. Harus diperhatikan keamanannya. Hal ini berkaitan dengan berbagai resiko pinjaman yang salah staunya dapat menjebak, membuat Anda terlilit bunga pinjaman atau utang tersebut.

 

  1. Pinjam dari orang terdekat.

 

Sebelum memutuskan meminjam di lembaga pinjaman uang Bali, cobalah pinjam dulu dari orang terdekat, bisa keluara atau teman yang bisa Anda percaya dan mampu memberikan pinjaman tersebut. Orang terdekat dinilai lebih mengetahui kondisi Anda, sehingga tidak sulit untuk menjelasakan keadaan Anda sekarang, kenapa harus sampai meminjam uang.

 

Selain itu, meminjam pada orang terdekat terasa lebih aman dengan tidak adanya tambahan bunga dalam pengembaliannya. Bahkan, pengembalian tidak perlu dicicil setiap bulan. Anda dan pemberi pinjaman pun bisa mendiskusikan cara pengembalian dan jangka waktunya, termasuk juga jumlah cicilannya agar tidak membuat berat diri Anda, tapi juga tidak membuat rugi pihak yang meminjamkan tersebut.

 

Misalnya, Anda akan membayar setiap tanggal gajian dengan jumlah cicilan dan jangka waktu tertentu. Namun, bisa juga tidak dicicil, tapi langsung dilunasi pada waktu tertentu dimana pihak yang meminjamkan tersebut membutuhkannya di waktu itu.

 

Tapi, Anda pun bisa juga menjaminkan barang berharga yang Anda miliki dalam peminjaman ini.  Berhubung ini orang terdekat, Anda bisa lebih leluasa untuk minta tolong agar barang jaminan ini tetap dijaga jika Anda masih ingin memilikinya dan akan menebusnya kembali setelah memiliki uang penggantinya.

 

Uang merupakan hal yang sensitive, hubungan baik bahkan bisa hancur karena masalah uang. Oleh karena itu, dalam system pinjam uang dari keluarga ini, Anda pun tidak salah jika membuat perjanjiannya secara tertulis untuk melindungi kedua belah pihak dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Sehingga, hubungan baik tetap bisa terjaga.

 

  1. Pegadaian

 

Salah satu lembaga pinjaman uang di Bali yang bisa Anda datangi untuk pinjam uang cepat adalah pegadaian. Pilihlah pegadaian milik pemerintah untuk system gadai yang aman. Gadaikan barang berharga Anda di tempat ini yang nilai jualnya kira-kira bisa memenuhi jumlah uang yang sedang dibutuhkan. Selama Anda membayar dengan lancar atau mampu melunasinya, barang jaminan Anda aman dan akan bisa dimiliki kembali.

 

Berbeda halnya dengan menggadaikan barang di sembarang orang atau lembaga pinjaman tertentu yang mungkin saja menipu. Resikonya barang jaminan tidak pernah kembali, padahal bisa saja Anda sudah melunasi utang pinjamannya selama ini.

 

  1. Pinjam dari bank

 

Bank merupakan tempat ketiga yang sangat disarankan sebagai tempat peminjaman uang yang aman. Banyak bank pemerintah maupun swasta yang sudah diketahui reputasi dan kredibilitasnya. Pilihlah bank yang paling terpercaya. Pilihlah bank yang tepat dengan mempertimbangkan ketetapan bunganya, termasuk bunga dan penalty yang dibebankan ketika ingin melunasi pinjaman di tengah masa cicilan, jangka waktu, serta limitnya.

 

Meminjam uang di bank ada persyaratannya. Berbagai prosedur persyaratan ini harus dipenuhi agar pinjaman bisa didapatkan. Tidak sedikit bank yang menolak pengajuan pinjaman karena ketidaklengkapan prosedur ini, termasuk di dalamnya ketidakjujuran. Baik itu dalam pengisian data, jawaban saat wawancara atau survey. Pihak bank akan menilai sendiri hal tersebut. Ketidakjujuran biasanya ditunjukan dengan keragu-raguan atau sikap yang tidak santai, tegang yang mudah sekali terbaca.

 

Sebaiknya, sebelum melakukan pengajuan, Anda memperhatikan dulu hal-hal penting berikut ini:

 

  • Jumlah kebutuhannya. Sebaiknya, jumlah pinjaman yang diajukan tidak melebihi jumlah kebutuhan tersebut. Peminjaman dalam jumlah beresiko membuat Anda terlena, merasa memiliki banyak uang untuk digunakan di luar kebutuhan dan lupa kalau ita uang pinjaman atau utang yang harus dibayar dan ada bunganya.
  • Rencanakanlah proses pembayarannya. Apakah akan dibayar secara cicilan saja atau ditutup, dilunasi dengan segera. Lebih baik memang segera dilunasi apabila uang sudah mencukupi, tanpa harus mengikuti jangka waktu pelunasan. Sehingga, bisa segera terbebas dari utang tersebut.
  • Buat anggaran biaya pengeluaran dengan memasukan cicilan atas pinjaman ini ke dalam anggaran pengeluaran tersebut. Jadikan sebagai salah satu prioritas yang harus diutamakan agar utang cepat lunas.
  • Barang atau asset berharga yang akan dijaminkan tidak boleh sembarangan. Jangan hanya karena nilai jualnya tinggi dan memungkinkan Anda mendapat jumlah pinjaman yang banyak, maka dengan tidak berpikir panjang langsung menjadikannya jaminan begitu saja. Anda harus mempertimbangkan resiko terburuknya, yaitu apabila hutang tidak bisa dilunasi dan jaminan tersebut diambil. Jangan sampai barang atau asset yang dijaminkan ini merugikan Anda dan seluruh anggota keluarga. Contohnya dengan menjaminkan rumah. Oleh karena itu, memutuskan barang atau asset yang akan dijaminkan perlu didiskusikan dulu dengan seluruh anggota keluarga.
  • Pastikan Anda memiliki track record yang baik selama ini dengan tidak memiliki kredit macet pada bank maupun lembaga keuangan lainnya yang dapat membuat bank tidak meloloskan pengajuan kredit Anda. Jangan ajukan pinjaman jika saat ini Anda masih memiliki utang pada bank tersebut atau bank lainnya.
  • Jika Anda mengajukan pinjaman dana untuk tujuan usaha, sebaiknya siapkan juga proposal pengajuan yang dapat menerangkan dengan jelas jenis usaha Anda, termasuk juga dengan laporan keuangannya.
  • Bank memiliki prosedur khusus dalam pemberian kreditnya, melihat dari kelengkapan dokumen, wawancara, hingga surveynya memerlukan waktu yang tidak bisa dibilang sebentar. Bisa mencapai 2 Minggu bahkan lebih. Oleh karena itu, perhatikan kapan waktu Anda membutuhkan uangnya, apakah harus segera atau masih ada banyak waktu.

 

  1. Pinjam dari jasa keuangan.

 

Terakhir, jika sangat mendesak, tidak ada orang dekat yang bisa meminjamkan dan ke bank pun tidak akan cukup waktunya, Anda bisa memilih pinjaman dari jasa keuangan yang bisa meminjamkan kebutuhan uang secara mendadak tersebut. Hanya, tetap perhatikan segi keamanannya. Pilih jasa tempat pinjam uang yang resikonya paling ringan, mulai dari cicilan, bunga, hingga jaminannya.

 

Lebih cepat lagiprosesnya, pilih tempat pinjam uang yang sudah mendukung proses pengajuan pinjaman online. Namun, tetap harus jelas dimana kantor cabangnya berada. Sehingga, ketika ada hal-hal penting yang berkaitan dengan kredit Anda yang harus ditanyakan langsung kepada pihak jasa tempat pinjam ini, Anda bisa dengan segera mengunjunginya.

 

Tidak sedikit penipu yang mengatasnamakan jasa tempat pinjam uang. Apabila tidak diwaspadai, oknum yang tidak bertanggung jawab ini dengan mudahnya bisa mempengaruhi Anda melalui iming-iming program kedit cepatnya. Coba cari di internet review atau testimony para nasabahnya untuk mengetahui reputasi dan kredibilitas dari tempat pinjam uang tersebut. Mereka yang professional bahkan memiliki website resmi, bukan blog gratis.

 

SEO enthusiast since 2009 | Life isn’t about finding yourself. Life is about creating yourself.