esignature

Semakin berkembangnya teknologi dimana di era digital ini dalam surat menyurat maupun tulis tangan sudah langka ditemui. Apalagi dengan adanya sistem yang selama ini sudah dijalankan. Begitu pula dengan tanda tangan, sekarang sudah tidak menggunakan analog lagi melainkan menggunakan tanda tangan digital atau bisa disebut dengan eSignature.

eSignature atau tanda tangan digital ini merupakan tanda tangan elektronik yang dalam penggunaannya untuk membuktikan apakah identitas dari pengirim asli atas pesan atau dokumen yang dikirimnya. Dan tanda tangan ini juga digunakan dalam memastikan apakah tidak ada perubahan isi dari dokumen yang dikirimkan dan setelah dikirim. tetapi eSignature menurut UU ITE adalah suatu tanda tangan yang terdiri dari informasi elektronik yang dilekatkan dan adanya keterkaitan dengan informasi elektronik yang lainnya yang dapat digunakan sebagai alat autentifikasi dan juga verifikasi.

Dan tanda tangan elektronik ini juga dapat menjadi sebuah informasi elektronik yang berupa sekumpulan data elektronik yang tidak memiliki keterbatasan pada tulisan, gambar, suara, foto, peta, rancangan, electronic data interchange (EDI), teleks, surat elektronik, telegram dan jenis lainnya, angka, huruf, tanda, dan kode akses sumbil yang sudah diolah dan dapat dipahami bagi orang yang memahaminya.

Selain itu, fungsi dari tanda tangan digital ini dapat digunakan untuk menandatangani dokumen yang mana kita tidak perlu menggunakan kertas lagi dalam membuatnya karena sudah bisa membuat dokumen legal digital. Dan eSignature ini juga bisa digunakan untuk login dan tentunya bertransaksi. Tetapi, yang sangat disayangkan adalah belum tersedia aplikasi yang siap untuk menggunakan sertifikat digital.

Oleh sebab itu, apabila kita tertarik untuk membuat eSignature tentunya ada beberapa hal yang terlebih dahulu harus kita ketahui dari cara eSignature ini dalam melakukan pembuatannya, langkah-langkahnya adalah :

  1. Membuat sertifikat elektronik dengan cara mengakses situs penyedia Certification Authority (CA). Dan sebagai syarat dalam membuat sertifikat, sertakan juga alamat email.
  2. Apabila sertifikat telah diterbitkan, daftarkan ke Registration Authoty (RA). Pendaftarannya pun dapat dilakukan baik secara offline maupun secara online dan kemudian yang dilakukan selanjutnya, yaitu membuat pasangan kunci melalui situs web CA.
  3. Apabila sudah, selanjutnya mendaftarkan diri dengan cara memasukkan NIK. Kemudian, CA akan mengirimkan melalui email file verifikasi-nya.
  4. Selanjutnya, bawa KTP ke Kementrian Komunikasi dan Informatika untuk dilakukannya verifikasi lanjutan.
  5. Jika sudah terdaftar, maka kita akan mendapatkan email verifikasi yang berisi username dan kata kunci. Data yang dikirimkan tersebut harus diingat karena akan digunakan untuk membuka file dari CA.

Sebagai masyarakat yang mengikuti perkembangan dalam teknologi, tentu kita berpikir apa pentingnya eSignature ini? beberapa hal yang dapat kita ambil dari penerapannya, antara lain :

  1. Kerahasiaan dari pesan yang dikirim lebih terjaga agar tidak dapat dibaca oleh orang lain.
  2. Lebih fleksibel, efisiensi dan praktis karena selain tidak memerlukan kertas, pena dan tinta, tanda tangan ini juga tidak akan luntur seperti tanda tangan biasa yang semakin lama akan luntur. Dan juga bisa dikirimkan dari jarak jauh sehingga tidak sampai memakan waktu berhari-hari, terlebih lagi kalau dokumen tersebut penting dan perlu cepat disampaikan kepada penerima.
  3. Lebih handal dan juga akurat sehingga tidak membuat tanda tangan terlihat berbeda seperti halnya kita melakukan tanda tangan sendiri.
  4. Integritas datanya pun terjamin. Pesan yang dikirim terjamin asli dan belum dimanipulasi sama sekali selama pengirimannya.
  5. Tidak akan dapat dipalsukan seperti tanda tangan biasa yang sering dipalsukan dikarenakan dengan eSignature, angka yang sebelumnya sudah keluar tidak bisa digunakan kembali.

Dengan adanya hal-hal yang dijelaskan diatas ini, dapat kita jadikan pertimbangan sebagai apa pentingnya eSignature tersebut apabila kita ingin menggunakannya.

Dalam penggunaan layanan jasa keuangan pun sudah menggunakan tanda tangan elektronik yang mana penerima dari pinjaman tersebut dapat menandatangani surat perjanjian tanpa harus dilakukannya bertatap muka. Yang dimaksudkan disini adalah konsep dasar dari P2P (peer to peer) Lending dimana menggunakn jaringan dari internet, perjanjian dalam pemberian pinjaman dilakukan oleh P2P kepada perusahaan maupun perorangan. Sehingga layanan ini merupakan kewajiban dari OJK untuk menggunakan eSignature yang dilindungi secara hukum.

Dengan adanya teknologi tanda tangan elektronik ini, layanan pada jasa keuangan P2P tersebut menjadi lebih aman dan juga akurat karena masing-masing tanda tangan dari penerima pinjaman ini mempunyai ciri yang autentik sehingga kecil kemungkinan tertukar, disangkal maupun dipalsukan.

“everything will get easier when you make an effort”