KUR BRI : Pinjaman Bank BRI untuk Rakyat

Besaran bunga pinjaman bank BRI tentunya berbeda, tergantung pada jenis pinjaman yang dipilih. Pinjaman di BRI sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu pinjaman mikro, pinjaman ritel komersial dan BRIGuna, dan pinjaman program KUR (Kredit Usaha Rakyat). Nah, kali ini jenis pinjaman BRI yang akan dibahas secara detail ialah KUR BRI karena jenis pinjaman yang satu ini paling laris manis. KUR BRI sendiri terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu KUR Ritel, KUR Mikro, dan KUR TKI.

KUR Ritel

KUR Ritel adalah jenis bunga pinjaman bank BRI atau kredit untuk modal kerja atau investasi yang ditujukan pada para calon debitur yang mempunyai bisnis atau usaha produktif. Kredit yang diberikan biasanya lebih dari 25 juta bahkan hingga 50 juta untuk tiap debitur.

KUR Mikro

KUR Mikro adalah jenis pinjaman untuk kepentingan modal kerja atau investasi dengan besaran pinjaman mencapai 25 juta untuk tiap debitur. Nominal pinjaman yang diberikan memang lebih sedikit bila dibandingkan dengan KUR Ritel.

KUR TKI

KUR TKI adalah kredit khusus yang diberikan untuk keperluan pemberangkatan calon TKI ke negara tujuan. Besaran kartu kredit BRI yang diberikan mencapai 25 juta.

KUR BRI memang ditujukan pada debitur yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka para pelaku usaha kecil/ mikro dan menengah dengan usaha yang terbilang produktif. Untuk masalah pembiayaan kredit, semuanya diatur dan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. Hebatnya lagi, KUR BRI ini dapat diakses oleh calon debitur yang membutuhkan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga : Daftar Pinjaman bank BRI

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur yang berminat mengajukan KUR BRI, antara lain:

  • Untuk KUR Mikro, debitur individu/ perorangan yang aktif dan produktif menjalankan sebuah usaha, aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan, calon debitur sedang tidak menerima pinjaman dari bank lain kecuali kredit konsumtif (KPR, Kartu Kredit, dan KKB), dan telah memenuhi persyaratan administratif (KTP, KK, dan surat ijin usaha).
  • Untuk KUR Ritel, calon debitur haruslah individu yang sedang aktif dan produktif menjalankan usaha, tidak sedang menerima pinjaman dari bank lain kecuali kredit konsumtif, telah aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan, dan memiliki surat ijin usaha mikro dan kecil (IUMK) atau sejenisnya.
  • Untuk KUR TKI, debitur adalah calon TKI yang siap berangkat ke negara tujuan, dan telah memenuhi persyaratan administratif seperti KTP, KK, surat perjanjian kerja dengan pihak pengguna jasa, surat perjanjian penempatan, visa, passpor, dan persyaratan-persyaratan lainnya.

Adapun ketentuan bunga pinjaman bank BRI adalah sebagai berikut:

KUR Mikro:

  • besaran pinjaman 25 juta per debitur
  • jenis kredit yang ditawarkan yaitu KMK (Kredit Modal Kerja ) dengan jangka waktu maksimal selama 3 tahun dan KI (Kredit Investasi) dengan jangka waktu maksimal selama 5 tahun.
  • suku bunga hanya 9% per tahun
  • tidak adanya biaya administrasi dan provisi

KUR Ritel:

  • besaran kredit yang dipinjamkan antara 25 juta hingga 50 juta per debitur
  • Jenis kredit yang ditawarkan ada 2, yaitu KMK dan KI dengan masing-masing jangka waktu maksimal 4 dan 5 tahun
  • Suku bunga hanya 9% per tahun
  • agunan atau jaminan ditentukan oleh BRI
  • tidak dipungut biaya administrasi dan provisi

KUR TKI:

  • besaran bunga pinjaman bank BRI yang dipinjamkan maksimal 25 juta atau disesuaikan dengan Cost Structure yang telah ditetapkan oleh pemerintah
  • suku bunga 9% per tahun
  • bebas biaya administrasi dan biaya provisi
  • jangka waktu kredit maksimal 3 tahun atau disesuaikan dengan kontrak kerja
  • hanya berlaku untuk beberapa negara tujuan/ penempatan, seperti Brunei, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan.

Demikian informasi singkat mengenai KUR BRI yang tak lain adalah salah satu jenis pinjaman yang disediakan oleh bank BRI.