4-Fakta-Unik-Pajak-yang-Jarang-Kamu-Sadari!

Meski seringkali keluar dari mulut banyak orang, kata pajak memang bukanlah hal yang umum untuk diperbincangkan. Masih banyak orang yang tak begitu mengenal apalagi memahami pajak yang memang sudah menjadi kewajiban seorang warga negara. Nah, bagi kamu yang masih awam mengenai pajak, intip yuk 4 fakta unik pajak yang jarang sekali kamu sadari. Simak selengkapnya di bawah ini ya!

Pajak Parkir

Tahukah kamu bahwa selama ini jika kita memarkirkan kendaraan di gedung-gedung komersil, pusat-pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran umum kita telah dikenakan pajak parkir yang sudah diakumulasi menjadi tarif parkir yang dibayarkan saat kita keluar gedung tersebut? Nah, pajak parkir ini sudah mencakup biaya asuransi risiko kehilangan dan kerusakan kendaraan yang diparkir di lahan tersebut.

Namun tak semua gedung terkena pajak parkir ini, lho. Sebab kantor pemerintahan pusat, pemerintahan daerah, kedutaan besar dan gedung-gedung perkantoran khusus yang memiliki lahan parkir tersendiri bagi karyawannya akan dibebaskan dari pajak ini.

Uang yang dikumpulkan dari pajak parkir ini digunakan oleh pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur dan prasarana umum di setiap daerah.

Pajak Penghasilan (PPh)

Bagi karyawan yang sudah sering bekerja di sebuah perusahaan mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah Pajak Penghasilan atau yang biasa disingkat dengan PPh. Tapi ada beberapa fakta unik, lho mengenai PPh yang jarang kita sadari. Salah satunya adalah freelancer atau pekerja lepas yang tidak terikat juga dibebankan pajak ini, jadi jangan bersenang hati dahulu jika kamu bekerja secara lepas sebab kamu masih menjadi seorang wajib pajak.

Selain itu jika kamu sudah berkeluarga, dan pasanganmu memiliki NPWP yang terpisah maka biaya pajak yang dikenakan akan lebih tinggi. Sebab setiap wajib pajak yang dikenakan pajak tergantung pada NPWP yang dimilikinya.

Tau nggak sih, kalau kamu sekarang bisa lapor pajak secara online? Jadi nggak perlu repot-repot datang ke kantor pajak untuk melapor pajak tahunanmu. Gimana kalau ternyata telat bayar atau lapor pajak? Kamu akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 100 ribu, namun jangan besar hati dahulu, sebab hal itu hanya berlaku bagi yang pertama kali lapor pajak. Jika berulang kamu akan dikenakan sanksi berlipat tentunya dengan nominal pajak yang lebih besar.

Pajak Rokok

Bagi kalian yang suka merokok, asing nggak sih jika mendengar kata pajak rokok. Nah, tiap bungkus rokok yang kalian beli itu ternyata sudah termasuk biaya pajak rokok, lho. Dana yang dihasilkan dari pajak rokok ternyata uniknya dipergunakan untuk sumbangan dana kesehatan masyarakat. Porsi sumbangannya adalah sebesar 50%.

Selain itu pajak rokok di Indonesia adalah salah satu biaya yang paling rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Meski paling rendah, target pendapatan dari pajak rokok untuk negara di tahun 2017 ini mencapai Rp 1,3 triliun, lho!

Pajak Restoran dan Tempat Hiburan

Ada yang pernah merasa heran kenapa harga makanan dan minuman di tempat hiburan dipatok lebih mahal ketimbang yang dijual di pinggir-pinggir jalan? Salah satunya adalah karena pajak makan dan minum di tempat hiburan sudah mengalami kenaikkan sebesar 30%.

Atau ada dari kalian yang seringkali menerima bill yang ternyata lebih mahal dari harga makanan dan minuman yang kalian konsumsi di restoran? Sekilas memang terlihat kenaikannya terlihat acak, namun sebenarnya pajak makanan dan minuman yang termasuk ke dalam pajak restoran itu tidaklah dipungut secara acak melainkan sebesar 10%. Jadi artinya jika kalian mengkonsumsi makanan dan minuman sebesar Rp 50 ribu kalian harus membayar total sebesar Rp 55 ribu karena Rp 5 ribu merupakan 10% dari total konsumsi yang sebesar Rp 50 ribu tadi.

Tapi tahukah kamu bahwa tak semua tempat makan dikenakan pajak ini? Sebab yang masuk kategori rumah makan atau tempat makan yang tidak memiliki manajemen yang teratur dan terencana tidak akan dikenakan pajak ini.

Kira-kira fakta pajak yang mana sih yang menarik untuk kamu?