UangTeman Berita

4 BUDAYA LEBARAN YANG HANYA ADA DI INDONESIA

Lebaran 2016 atau dikenal juga dengan nama hari raya Idul fitri 1437 Hijriah adalah hari kemenangan yang dirayakan umat Islam setelah sebulan menahan hawa nafsu dari fajar hingga senja. Hari ini begitu spesial, mengingat momen ini hanya dirayakan setahun sekali. Banyak kegiatan yang diadakan untuk ikut memeriahkan tanggal 1 Syawal tersebut. Tentunya, momen ini bukan hanya dirayakan di Indonesia saja, tetapi di negara lain dengan umat muslim yang menjalankan di dalamnya.

Khusus di Indonesia sendiri, karena luas wilayahnya dari Sabang sampai Merauke dan budaya yang begitu banyak jumlahnya, akhirnya momen lebaran 2016 menciptakan berbagai budaya dan juga tradisi khas Idul fitri yang begitu kental. Beberapa di antaranya bahkan mungkin rutin anda lakukan sendiri. Untuk itu, mari simak 4 budaya lebaran yang hanya ada di Indonesia, yang pastinya anda ketahui keberadaannya.

Sumber: wikipedia.org

Mudik ke kampung halaman

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik secara harafiah mengandung arti “pulang ke kampung halaman” atau juga “berlayar (pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman”. Tradisi lebaran 2016 yang satu ini diyakini telah hadir beratus-ratus tahun lamanya, mengingat nenek moyang bangsa Indonesia merupakan pelaut ulung yang gemar bepergian untuk berdagang, lalu kembali pulang setelah hasil yang didapatkan dirasa cukup.

Di Indonesia saat ini, mudik menjadi semacam ritual wajib untuk menyambung silaturahmi bersama keluarga dan juga sanak saudara, setelah setahun lamanya merantau dan mencari nafkah di tempat lain. Tentunya, karena penduduk Indonesia begitu banyak jumlahnya, tak ayal macet akan terjadi dimana-mana. Rasa letih saat mudik pun pastinya begitu terasa. Namun, hal tersebut akan sirna ketika akhirnya anda dapat bertemu keluarga dalam keadaan sehat. Momen berkumpul menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu.

Sumber: sumsel.kemenag.go.id

Berkunjung ke rumah tetangga

Secara umum, sungkan rasanya ketika lebaran tetapi tidak mengunjungi tetangga sambil bermaaf-maafan satu sama lain. Serasa ada yang kurang, ketika anda bermaaf-maafan dengan saudara yang jauh di sana, tetapi tetangga yang ada di dekat anda tidak. Tradisi yang juga dikenal dengan sebutan “halal bi halal” ini nampaknya menjadi kegiatan rutin tahunan yang harus dilakukan ketika Idul fitri tiba.

Khusus di lebaran 2016, nampaknya hal ini dipermudah dengan kehadiran gadget atau smartphone yang memudahkan anda berkomunikasi dengan orang yang berada di jarak jauh. Namun, hal tersebut tentunya tidak diperlukan jika bertemu sapa lebih lebih terlihat ikhlas dan meyakinkan. Suguhan makanan dan minuman pun akan saling dihadirkan untuk menjamu tetangga yang berkunjung.

Sumber: wikipedia.org

Ketupat beserta makanan pelengkapnya

Lebaran biasanya tidak jauh kaitannya dengan ketupat, sebuah sajian khas lebaran yang dipersiapkan bagi sanak keluarga yang berkunjung atau juga. Sajian ini merupakan beras yang dikukus menggunakan daun kelapa yang dianyam sedemikian rupa membentuk ketupat yang seperti kita ketahui saat ini. Alternatif lain yang biasanya juga hadir menggantikan makanan sumber karbohidrat adalah lontong, sajian serupa yang dimasak menggunakan plastik, menggantikan daun kelapa.

Makanan pelengkap lain yang tak kalah penting kehadirannya saatu bulan Syawal adalah opor ayam atau juga sayur lodeh. Makanan ini sangat enak dipadukan dengan ketupat maupun lontong. Kehadiran ketupat sendiri biasanya berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Bila di Jawa ketupat dihadirkan pada hari kesekian Idul fitri yang biasa disebut “hari raya ketupat”. Sedangkan di Sumatera, ketupat sudah dihidangkan sejak hari pertama lebaran. Selain di Indonesia, ternyata sajian ini juga ada di Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, dan juga Kepulauan Cocos di Australia ketika Idul fitri tiba. Bahkan dengan kreativitas yang dimiliki insan kreatif Indonesia, ketupat dijadikan pernak-pernik khas lebaran.

Sumber: smeaker.com

Takbir sambil berkeliling di malam 1 Syawal

Tidak lengkap rasanya jika membicarakan Idul fitri, tetapi tidak membicarakan tradisi takbir keliling. Tradisi yang dilakukan malem sebelum lebaran pertama tiba ini, sudah menjadi kegiatan tahunan yang diakomodir pemerintah. Kegiatan ini biasanya dilakukan setelah shalat Isya dengan iringan obor dan juga kendaraan yang menabuh bedug.

Khusus lebaran 2016, pemerintah di berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Riau, hingga Sulawesi Tenggara, dan juga daerah lainnya, nampaknya mempersiapkan pawai dengan iringan pernak-pernik khas Idul fitri. Malam ini terasa begitu spesial, karena disambut dengan ucapan takbir yang bergema di seluruh masjid di Indonesia.

Selain beberapa budaya di atas, sebenarnya masih ada budaya lain khas Idul fitri seperti THR untuk sanak saudara, saling mengirimkan makanan, hingga membeli baju baru. Kekayaan bangsa ini tampaknya tidak ada habisnya, ya?