Persiapan Serta Tips Mudik Aman dan Hemat

Berbagai Persiapan Sebelum Berangkat Mudik

Mudik sudah pasti jadi agenda Anda saat liburan lebaran nanti tiba. Pulang kampung demi bertemu dengan keluarga besar tentu menjadi hal yang sangat Anda nantikan untuk saling bermaaf-maafan dan juga bertukar cerita. Tapi seringkali mudik juga jadi hal yang merepotkan kala ada banyak sekali hal yang mesti dipersiapkan ketika akan menempuh perjalanan yang jauh. Salah satunya adalah mempersiapkan keamanan tempat tinggal karena akan ditinggal selama berhari-hari. Anda tentu tidak ingin mendapati rumah Anda dalam keadaan sudah dibobol ketika pulang lebarang nantinya. Maka dari itu, sebelum Anda dan keluarga pergi berangkat mudik gratis, lakukan hal-hal di bawah ini untuk menjaga keamanan rumah selama ditinggal mudik:

mudik lebaran

mudik lebaran

  1. Hentikan langganan koran/majalah

Jika Anda rutin berlangganan majalah atau koran, sebaiknya hubungi kantornya dan minta untuk tidak mengirimkan edisi baru selama ditinggal pergi. Koran, majalah, atau surat yang terlihat menumpuk di depan rumah akan semakin meyakinkan orang-orang dengan niat jahat bahwa rumah Anda dalam keadaan kosong. Anda juga bisa meminta bantuan tetangga Anda yang sedang tidak mudik lebaran dan tentu Anda percaya untuk mengambilkan setiap koran/majalah/surat yang masuk.

  1. Pasang teralis

Sebelum mudik bareng, Anda bisa memasang teralis besi pada setiap jendela dan pintu masuk rumah sebagai pengamanan ekstra. Meskipun Anda sudah yakin mengunci pintu sebelum berangkat mudik, bukan tidak mungkin pencuri bisa membongkar engsel atau kunci jendela dan pintu rumah Anda untuk masuk. Jika diberi teralis besi, maka pencuri akan kesulitan untuk masuk ke dalam rumah karena untuk memotong besi teralis akan sangat sulit. Jangan pula meninggalkan kunci rumah di pot atau tempat yang lainnya saat mudik dengan kendaraan sendiri atau mudik gratis kereta api yang telah disediakan.

  1. Cabut listrik yang tidak perlu

Bahaya yang mengintai rumah saat ditinggal mudik tidak hanya bahaya pencurian. Ada juga bahaya kebakaran yang mesti Anda waspadai. Kebakaran di daerah perumahan biasanya diakibatkan hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Sebelum berangkat, pastikan Anda mencabut listrik yang tidak digunakan misalnya listrik kabel TV, radio, AC, dan kabel-kabel lainnya. Pastikan saat ditinggal mudik tidak ada barang yang mudah terbakar dan juga air yang diletakkan di dekat instalasi listrik.

Baca juga : Mudik gratis kereta api yang di selenggarakan kemenhub tahun 2016

  1. Simpan barang berharga

Sebelum meninggalkan rumah untuk mudik, simpan semua barang berharga di dalam tempat penyimpanan yang aman. Barang-barang berharga seperti gadget, perhiasan, uang simpanan, surat-surat berharga dan barang dengan nilai jual tinggi lainnya sebaiknya disembunyikan di tempat yang benar-benar aman. Apabila Anda ingin lebih aman, Anda bisa menyimpan barang berharga di lemari penyimpanan berkode atau menitipkannya di bank namun tentu ada biayanya sendiri.

  1. Beritahukan kepada RT atau petugas keamanan

Anda bisa memberitahukan kepada ketua RT dan juga petugas keamanan di tempat Anda tinggal jika Anda ingin berangkat mudik yang dimulai dari tanggal sekian hingga tanggal sekian. Dengan demikian, merasa dititipi amanah, mereka bisa sesekali menengok rumah Anda apakah dalam keadaan aman atau tidak. Jangan lupa untuk meninggalkan nomor telpon yang bisa dihubungi agar ketua RT atau petugas keamanan bisa langsung menghubungi Anda jika ada sesuatu yang darurat.

  1. Siapkan asuransi

Terakhir, untuk memberikan jaminan perlindungan kepada rumah Anda ketika ditinggal pulang kampung, Anda bisa membeli produk asuransi rumah. Jika punya asuransi rumah, maka apabila Anda mengalami kerugian yang disebabkan karena hal tertentu, misalnya kebakaran atau pencurian maka perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi kepada Anda.

Baca juga 6 Tempat Hijab Online Yang Hits

Tips-tips Mudik Aman dengan Sepeda Motor

Selanjutnya bila semua persiapan mudik sudah selesai, yang perlu dipikirkan adalah transportasi apa yang akan digunakan untuk mudik. Salah satu jenis transportasi yang murah dan banyak digunakan untuk menjalani budaya mudik di Indonesia adalah sepeda motor.

Sejarah mudik dengan menggunakan motor sebenarnya bukan cara terbaik yang disarankan oleh pemerintah. Namun mudik dengan menggunakan motor memang ada kelebihannya, salah satunya adalah biaya yang lebih murah dan juga bisa lebih cepat sampai apalagi jika terjebak macet di jalanan. Bagi Anda yang ingin berangkat mudik dengan menggunakan sepeda motor, tentu ada beberapa hal yang mesti diperhatikan terutama untuk menjaga keamanan Anda. Bagaimanapun juga angka kecelakaan sepeda motor biasanya sangat tinggi terutama saat musim liburan lebaran. Perhatikan kondisi tubuh pengendara maupun kondisi fisik motor yang akan digunakan. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin aman pulang kampung dengan naik motor:

mudik sepeda motor

mudik sepeda motor

  1. Persiapan fisik

Jika ini bukan pertama kalinya Anda mudik dengan menggunakan sepeda motor maka Anda pasti sudah paham betapa melelahkannya perjalanan tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental. Ketika di perjalanan, jika memang sudah terasa lelah atau setiap beberapa jam sekali istirahatkanlah tubuh Anda di posko-posko lebaran yang banyak bertebaran di pinggir jalan. Jangan lupa untuk sering minum karena tubuh akan sangat mudah kehilangan cairan ketika berada di jalan dalam waktu yang lama. Jika sebelum berangkat memang sedang merasa tidak enak badan sebaiknya urungkan niat untuk mudik lebaran dengan menggunakan motor.

  1. Cek kondisi motor

Minimal satu minggu sebelum berangkat mudik, bawalah motor Anda ke bengkel langganan untuk mendapatkan check up kondisi kendaraan. Katakan kepada montirnya bahwa Anda ingin menggunakan motor tersebut untuk perjalanan jauh. Dengan begitu montir bisa memberikan saran mengenai kondisi motor apakah memungkinkan atau tidak untuk menempuh perjalanan mudik lucu tersebut. Gantilah apa yang mesti diganti misalnya suku cadang dan juga oli. Pastikan rem, lampu, dan klakson Anda bekerja dengan baik. Kondisi ban juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.

  1. Lengkapi alat pengaman

Pergi mudik jauh tentu harus dilengkapi dengan alat pengaman yang memadai. Alat pengaman standar bagi pengendara motor adalah helm SNI, jaket, masker, sarung tangan, dan juga sepatu. Sinar matahari yang menyengat apabila langsung terkena kulit akan menyebabkan kulit terbakar dan banyak sel tubuh yang akan mati. Gunakan masker untuk mengurangi gas berbahaya akibat dari polusi kendaraan. Jaket untuk melindungi paru-paru Anda dari angin yang berhembus yang bisa meningkatkan resiko terjadinya pneumonia. Helm SNI tentu untuk melindungi kepala Anda dan juga melindungi mata agar penglihatan selama berkendara mudik tidak terganggu.

  1. Bawa barang secukupnya

Jika Anda memutuskan untuk menjalani sejarah mudik lebaran dengan sepeda motor maka sebaiknya jangan bawa barang yang bisa melebihi muatan. Motor yang digunakan untuk membawa lebih dari 2 orang juga sangat tidak disarankan. Motor dengan kelebihan muatan resiko mengalami kecelakaan akan jauh lebih besar karena kemampuan pengendara dan motor untuk bermanuver saat mudik akan berkurang banyak dan mesin motor yang tidak bisa menanggung beban yang berlebihan.

  1. Lengkapi surat dan juga atribut kendaraan

Hal yang tidak kalah penting untuk persiapan mudik dengan sepeda motor adalah kelengkapan surat seperti SIM dan STNK yang masih berlaku dan juga atribut motor yang sesuai ketentuan. Spion kanan kiri harus ada, lampu sein harus bekerja, klakson bunyinya jangan yang macam-macam. Selain itu,  knalpot jangan sampai mengarahkan ke muka orang lain di belakang Anda, dan lampu depan utama atau headlamp menggunakan lampu kuning agar tidak menyilaukan kendaraan dari arah berlawanan.

Cara Hemat Saat Perjalanan Mudik Gratis Kereta Api Lebaran

Hal lain yang perlu dipikirkan ketika mudik adalah anggaran mudik. Mudik adalah kegiatan yang banyak menyedot tabungan Anda setiap tahunnya. Biaya transportasi, uang saku perjalanan, belum ditambah dengan oleh-oleh dan juga salam tempel yang diberikan di kampung halaman bisa membuat budget Anda membengkak. Meski sudah mendapatkan tunjangan dari kantor namun tentu Anda lebih suka jika tidak mengeluarkan banyak dana untuk agenda tahunan ini. Lalu bisakah menekan jumlah pengeluaran saat tradisi unik mudik ini agar tidak tekor setiap tahunnya? Ini dia hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran di saat pulang kampung agar pengalaman liburan menjadi lebih menyenangkan tanpa beban:

mudik kereta api

mudik kereta api

  1. Beli tiket jauh-jauh hari

Apabila Anda menggunakan transportasi umum untuk perjalanan mudik, maka hindari membeli tiket yang dekat dengan hari keberangkatan. Selain ketersediaan tiket yang semakin menipis, harga tiket menjelang lebaran biasanya akan semakin mahal karena demand-nya cukup tinggi. Oleh karena itu dari jauh-jauh hari minimal sebulan sebelum berangkat mudik Anda sudah harus pesan tiket keberangkatan dan juga tiket balik untuk menekan budget pengeluaran di transportasi. Berangkat pulang kampung dengan menggunakan transportasi umum juga akan lebih hemat apabila hanya Anda sendiri atau hanya berdua saja ketimbang menggunakan kendaraan pribadi.

  1. Hilangkan mental pamer

Tips hemat saat mudik Telkomsel yang kerap jadi masalah bagi banyak orang adalah dengan menghilangkan sikap ingin pamer kepada anggota keluarga yang lain mengenai kekayaan yang Anda miliki. Dengan menghilangkan mental pamer ini maka Anda akan menahan diri untuk tidak membeli perhiasan atau pakaian baru, tidak perlu membawa oleh-oleh terlalu banyak, dan bentuk-bentuk pamer kekayaan lainnya. Esensi dari mudik saat lebaran adalah berbagi maaf dan juga kasih sayang kepada anggota keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Dengan begitu suasana liburan akan lebih hangat dan tentunya tabungan Anda tidak akan menjerit karena kosong.

Baca juga Jenis Pengeluaran Yang Harus diperhatikan Saat Puasa

  1. Penginapan yang sederhana

Ketika menjalani tradisi mudik, Anda bisa menghemat lebih banyak budget apabila menginap di rumah sanak saudara ketimbang menyewa kamar di penginapan. Memang menginap di penginapan akan lebih bebas namun selain budget Anda yang terbuang, menginap di rumah saudara tentu akan semakin menambah hubungan kekeluargaan dan juga fasilitas yang sudah jelas lengkap. Begitu pula ketika Anda mudik dengan menggunakan mobil pribadi. Ketika istirahat, manfaatkan saja space yang ada di dalam mobil untuk istirahat sejenak, tidak perlu mencari penginapan yang masih ada. Parkirkan mobil di posko istirahat yang ramai dan ada petugas keamanan agar Anda dan keluarga tetap aman meski ditinggal tidur sebentar.

  1. Bawa makanan sendiri

Jika di setiap pemberhentian perjalanan mudik anak Anda selalu minta jajan, bisa jadi uang perjalanan Anda akan habis secara perlahan tanpa Anda sadari. Memang harga snack itu tidak seberapa, namun jika diakumulasikan mungkin Anda akan terkejut ketika melihatnya. Oleh karena itu saat mudik, sebaiknya siapkan makanan sendiri yang mudah dibawa dan tidak membuat anak bosan. Siapkan juga air minum secukupnya agar rombongan tidak merasa kehausan dan membeli air minuman yang tidak jelas kebersihannya.

  1. Periksa kondisi kendaraan

Tips hemat bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik adalah dengan mengecek kesiapan kendaraan untuk dibawa perjalanan jauh. Bukan hanya demi keamanan saja, namun juga untuk menghindari keluarnya biaya tambahan jika terjadi hal yang tidak terencanakan menimpa saat perjalanan. Misalnya adalah ban yang kempes atau bocor, mesin yang terlalu panas dan juga kerusakan mesin lainnya yang mungkin tidak akan terjadi apabila sebelumnya sudah dipersiapkan terlebih dahulu.

Demikianlah uraian tentang persiapan serta tips mudik aman dan hemat. Sudah siapkah Anda untuk mudik?