blog-waktunya-resign

Resign atau pengunduran diri sebagai karyawan memang hal biasa di dunia kerja.  Berbagai alasan dapat menjadi penyebab resign, karena dunia kerja memang penuh dengan berbagai dinamika. Namun kapankah yang bisa disebut saat yang tepat untuk meninggalkan pekerjaan kita?

Jenjang Karir Mentok

Ketika di perusahaan tempat kita bekerja ternyata tidak menawarkan jenjang karier lebih tinggi dari posisi kita sekarang, atau tantangan kerja sudah jauh berkurang, mungkin ada baiknya kita mempertimbangkan untuk mencari perusahaan lain yang menawarkan jenjang karier lebih tinggi.

Ada Tawaran yang Lebih Menarik

Tak bisa dipungkiri, pekerja dengan karier yang baik seringkali ditawari pekerjaan lain oleh para headhunter. Mereka bahkan berani menawarkan gaji sampai berkali lipat dari gaji semula. Saat tawaran ini datang, jangan ragu untuk berkorespondensi dengan headhunter tersebut dan mempertimbangkan kesempatan ini.

Saatnya Mengejar Passion

Terkadang karier yang kita geluti bukanlah apa yang menjadi cita-cita dan kegemaran kita. Namun ketika dorongan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion kita ternyata berbuah kesempatan baru, mungkin inilah jalannya.

Ingin Fokus Lanjutkan Pendidikan

Meneruskan pendidikan merupakan tantangan sekaligus akan membuka kesempatan baru untuk mengupgrade karier kita. Jika ternyata kuliah tidak memungkinkan dilakukan sambil kerja, resign mungkin menjadi pilihan.

Politik Kantor Sudah Makin Menjadi

Tidak semua kantor memiliki suasana yang menyenangkan dan diisi orang-orang yang selalu menyenangkan pula. Friksi antar individu atau divisi pun terkadang terjadi. Begitu pula dengan kebijakan dan peraturan kantor yang bisa membuat suasana menjadi tambah tidak nyaman. Jika situasi ini lama-kelamaan membuat tidak betah dan nampaknya tidak ada tanda-tanda akan mereda, mungkin saatnya kita mencari lowongan kerja di tempat lain.

Pekerjaan Mengakibatkan Stres Berkepanjangan

Beban pekerjaan dan deadline yang terus-menerus seringkali membuat para pekerja dilanda kelelahan akut. Apalagi ditambah dengan seringnya lembur dan dinas lapangan atau ke luar kota. Ketika kita menjadi sering sakit dan kondisi fisik menurun drastis karena kelelahan, apalagi sampai memengaruhi kondisi mental dan mood, mungkin ini saatnya mencari pekerjaan baru yang tidak terlalu membuat stress.

Disamping berbagai hal yang dapat menjadi alasan tepat untuk resign, ada beberapa poin yang musti diingat sebelum resign yaitu:

Perbaiki Performa Kerja

Perbaiki performa kerja setidaknya 2 bulan sebelum resign. Tinggalkan pekerjaan lama dengan suasana yang enak,dan jangan meninggalkan masalah ketika keluar dari tempat kerja. Dengan cara ini kita akan tetap dapat menjaga nama baik dan hubungan baik dengan rekan sekerja serta atasan.

Sudah Punya Cukup Tabungan

Sebaiknya punya tabungan buat mengcover biaya hidup, amannya sampai minimal 6 bulan ke depan. Apabila memutuskan resign dan tidak langsung pindah ke perusahaan lain seperti ingin memulai wirausaha, siapkan kondisi finansial semaksimal mungkin. Usahakan selain memiliki modal usaha, biaya hidup sampai minimal 6 bulan ke depan pun sebaiknya disiapkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

One Month Notice

Resign dengan cara yang paling sopan dan memberi waktu perusahaan untuk mencari penggantinya. Berikan surat pengunduran diri minimal 1 bulan sebelum tanggal terakhir bekerja, dan fasilitasi perusahaan sebaik-baiknya untuk mencari pengganti posisi kita.

Jangan Ada Pekerjaan yang Menggantung

Selesaikan semua pekerjaan yang sedang dikerjakan, dan buat catatan berisi info mengenai pekerjaan dan pengalihan tanggung jawab kepada pengganti. Bantulah pengganti kita agar dapat melakukan transisi pekerjaannya dengan baik.