Riba

Macam-macam jenis Riba yang harus kamu ketahui

Riba adalah sesuatu hal  yang sebaiknya dihindari dalam melakukan sebuah transaksi, berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis riba dan hal-hal apa saja yang dimaksud dengan riba dan juga pengelompokkan mengenai jenis-jenis nya.

Riba adalah,yaitu adalah menetapkan persentase tambahan dari pinjaman pokok yang diberikan kepada peminjam, bahasa sederhana dari riba adalah tambahan. Berikut ini terdapat beberapa arti dari riba berdasarkan dengan pengelompokannya,

Riba biasa terjadi karena dua hal yaitu, terdapat pada dua hal, yaitu mengenai utang  (dain) dan juga dalam transaksi yang disebut dengan jual-beli (bai’). Selanjutnya akan dijelaskan mengenai jenis-jenis riba:

  1. riba utang (riba duyun)
  2. riba jual-beli (riba buyu’)

Akan dijelaskan mengenai pengertian mengenai jenis riba yang dipaparkan diatas:

  1. riba duyun, yaitu manfaat tambahan mengenai utang. Riba jenis ini terjadi dalam transaksi mengenai utang-piutang (qardh) atau dalam transaksi tak tunai selain qardh, semisalnya saja transaksi jual-beli kredit (bai’ muajjal). Mengenai perbedaan antara utang yang muncul karena qardh dengan utang karena jual-beli adalah asal akadnya. Utang qardh muncul yaitu karena semata-mata akad utang-piutang, yaitu meminjam harta milik orang lain untuk dihabiskan lalu diganti pada waktu lain yang dimiliki.

Contoh riba dalam sebuah utang-piutang (riba qardh), misalnya, jika si A mengajukan sebuah utang sebesar Rp. 20 juta kepada si B dengan temggat waktu satu tahun. Pada sejak awal keduanya telah menyepakati bahwa si A wajib mengembalikan sejumlah utang yang ditambah bunga sebesar 15%, maka tambahan sebesar 15% tersebut merupakan sebuah riba yang diharamkan.

Terdapat beberapa contoh dari riba duyun,

  1. Riba al-Qardh yaitu adalah sebuah riba atau berupa tambahan yang harus diberikan peminjam kepada pihak yang dipinjam dengan
  1. b) Riba al-Jahiliyyah: Merupakan kadar atau sebarang manfaat tambahan lebih dari jumlah pokok, yang dikenakan oleh pemberi pinjam kepada peminjam akibat si peminjam gagal membayar pada tempoh yang telah dipersetujui.

Sebagai contoh, Mohd bersetuju memberi pinjaman kepada Ahmad sebanyak RM500 dan dikehendaki membayar kembali satu bulan dari sekarang. Tetapi sekiranya Ahmad gagal membayar hutang Mohd sebelum atau pada 1 bulan yang telah ditetapkan, maka Ahmad dikehendaki membayar pada Mohd sebanyak RM600. Lebihan sebanyak RM100 merupakan riba’ ad_Duyun jenis al-Jahiliyyah.

  1. Riba buyu’, Utang dalam sebuah jual-beli muncul karena harga yang belum diserahkan pada saat melakujkan transaksi, baik sebagian atau juga keseluruhan.
  1. a) Riba’ an-Nasa’: Ia merupakan jual beli atau pertukaran 2 barangan riwabi yang sama jenis dan pertukaran tersebut dibuat secara tangguh (tidak sempurna dalam 1 masa).

Sebagai contoh, Aminah membeli emas seberat 6 gram dengan harga RM1,000 secara tangguh (maknanya, ambil emas hari ini, bayarnya bulan depan). Riba an-Nasa’ juga disebut sebagai riba an-Nasiah.

  1. b) Riba al-Fadhl: Merupakan jual beli atau pertukaran antara 2 barangan ribawi yang sama jenis dengan berbeza kadar berat (jika dijual dengan timbang) atau kuantiti (jika dijual secara bilangan kuantiti).

Sebagai contoh, Menukar 10 gram emas (jenis 916) dengan 12 gram emas (jenis kualiti 750). Pertukaran jenis ini adalah haram kerana sepatutnya kedua-duanya mesti sama timbangan (contoh: 10 gram atau 12 gram). Perbezaan kualiti tidak memberikan kesan kepada hukum.

jenis riba yang harus kamu tahu

SEO enthusiast since 2009 | Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.
Continue reading