Trik Sukses Pendaftaran Jalur Mandiri di PTN Idamanmu!

Pendaftaran jalur mandiri adalah jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang disediakan setelah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Saat ini, kuota jalur mandiri di masing-masing universitas negeri dinaikkan menjadi 30%. Oleh sebab itu, jika tidak yakin dengan hasil dari jalur SBMPTN yang sudah ditempuh, kalian bisa menyiapkan diri untuk mengikuti pendaftaran jalur tersebut untuk meraih mimpi belajar di universitas favorit. Jika waktunya sudah lewat, kalian bisa bersiap untuk mengikuti pendaftaran jalur ini pada gelombang berikutnya atau tahun depan. Lantas, apa saja tips-tips untuk pendaftaran dan berapa biaya pendaftrannya? Simak uraiannya di bawah ini:

Tips-tips pendaftaran jalur mandiri
Agar sukses mengikuti seleksi pendaftaran mandiri, kalian harus memperhatikan poin-poin penting berikut ini:

• Pandai-pandai memilih universitas dan jurusan
Meski hampir semua perguruan tinggi negeri menyediakan jalur pendaftaran mandiri, ada baiknya kalian memilih kampus dan jurusan apa yang akan diambil dengan pertimbangan yang matang. Pertimbangan bisa atas dasar kesukaan atau passion, jarak dan juga biaya yang disesuaikan dengan kemampuan orang tua.

• Latihan soal
Nah, jauh-jauh hari setelah kalian memutuskan untuk kuliah di PTN, ada baiknya kalian belajar mengerjakan soal-soal tes masuk perguruan tinggi. Ini akan memudahkan kamu untuk mengetahui model dan juga jenis soal. Biasanya bank soal juga dilengkapi dengan jawaban yang bisa kalian pelajari sendiri. Berlatih soal sejak masuk kelas XII SMA akan sangat membantu.

• Tanya senior
Senior adalah orang yang telah melalui proses tes ini sebelum kalian. Mereka akan bisa memberikan masukan berupa model soal apa saja yang muncul, trik menghadapi soal sulit dalam waktu yang terbatas, serta persiapan peralatan apa saja yang dibutuhkan.

Baca juga: Alternatif Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Amerika

• Persiapan menjelang ujian
Persiapkan pensil 2B, penghapus 2B, bolpoin, penggaris dan peralatan tulis-menulis lain. Untuk peralatan pokok seperti pensil dan penghapus 2B, kalian bisa membawa dalam jumlah double atau triple untuk persediaan. Cek kelengkapan sebelum berangkat.

• Minta restu kedua orang tua
Restu kedua orang tua akan menerangi jalan setiap anaknya, termasuk dalam mengikuti seleksi pendaftaran jalur mandiri. Mintalah restu sebelum berangkat tes sebab restu mereka akan memberikan banyak kemudahan bagi apa yang kalian jalani. Terlebih lagi, nantinya sebagian besar biaya pendidikan berasal dari orang tua. Oleh sebab itu, jurusan dan juga kampus yang kalian pilih ada baiknya dikonsultasikan dengan orang tua selaku penyedia biaya kuliah nantinya.

• Kerjakan soal yang mudah
Ini penting sekali! Sering kali peserta tes terjebak atau berlama-lama pada soal yang sulit padahal waktu yang disediakan hanya sedikit. Kerjakanlah soal yang mudah terlebih dahulu. Jika masih ada waktu luang, lihatlah kembali nomor berapa saja yang masih kosong, konsentrasilah dan berpikirlah dengan tenang.

Perkiraan biaya pendaftran jalur mandiri
Estimasi biaya pendaftaran jalur mandiri di beberapa Perguruan Tinggi Negeri adalah sebagai berikut:

• Universitas Diponegoro (UNDIP)
Calon mahasiswa UNDIP jalur ini dikenakan Sumbangan Pengembangan Institusi atau uang pangkal. Uang pangkal sekitar Rp 6.000.000,- untuk kelompok Fakultas Budaya dan Rp 150.000.000,- untuk Fakultas Kedokteran. Sedangkan untuk UKT, jumlahnya cukup bervariasi.

• Institut Teknologi Surabaya (ITS)
Calon mahasiswa dikenakan biaya uang pangkal antara Rp 20.000.000 hingga Rp 45.000.000, – sesuai dengan fakultas masing-masing dengan UKT semua jurusan sebesar Rp 7.500.000,-

• Universitas Airlangga (UNAIR)
Calon mahasiswa Universitas Airlangga dikenakan biaya semesteran dan juga biaya uang pangkal yang dikategorikan ke dalam tiga kelas yaitu UKT 6A, UKT 6B dan UKT 6C. Untuk UKT 6A calon mahasiswa tidak akan dikenakan uang pangkal. Nominal UKT bervariasi tergantung jurusan masing-masing.

• Universitas Indonesia (UI)
Universitas Indonesia memiliki dua elemen pembiayaan kuliah dengan sebutan BOP atau biaya operasional pendidikan yang mirip seperti UKT dan juga DP atau dana pembangunan. Untuk mahasiswa non-reguler atau jalur pendaftaran mandiri akan dikenakan BOP dan juga DP sedangkan mahasiswa reguler bebas DP dengan biaya BOP yang lebih ringan.

Demikianlah informasi singkat tentang tips-tips pendaftaran jalur mandiri dan perkiraaan biaya jalur mandiri di beberapa perguruan tinggi negeri.