5 Cara Buka Toko Offline Biaya Murah

Meski telah sukses dengan bisnis online, bukan berarti kamu tak menginginkan sukses menjangkau lebih banyak pelanggan dengan membuka toko offline. Hal ini merupakan hal yang wajar. Sebab sebagai pebisnis, menjangkau audiens lebih banyak merupakan salah satu cara untuk mendapatkan lebih banyak profit.

Namun banyak pebisnis online yang enggan membuka toko offline dengan pertimbangan biaya operasional yang cukup tinggi. Padahal tak selamanya toko offline identik dengan biaya operasional tinggi. Dengan sedikit memutar otak, banyak cara yang bisa kamu tempuh agar bisa membuka toko offline dengan biaya minim. Berikut caranya!

Ikuti Bazaar

Bazaar merupakan lapak yang pas untuk para pebisnis online yang ingin memperkenalkan produknya secara offline. Sudah banyak yang bisnis online yang melakukan cara ini. Kamu tinggal mencari informasi acara-acara yang sesuai dengan target pasarmu, lalu lakukanlah pemesanan booth untuk menjual produkmu secara offline. Biaya yang dikeluarkan untuk bazaar tentunya tidak akan menguras kantongmu. Dan yang terpenting adalah produkmu dapat dikenal lebih banyak lagi audiens di berbagai acara yang berbeda.

Pasar Modern

Harga yang dipatok untuk sebuah kios atau toko di pasar modern tentu tak akan semahal di mall-mall atau pusat perbelanjaan yang lebih besar. Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk menghemat biaya operasional pembukaan toko offline. Jangan samakan pasar modern dengan pasar tradisional, dari segi kenyamanan tentu pasar modern memiliki lahan yang lebih bersih dan nyaman. Pengunjungnya pun sudah ramai dan beragam mulai dari menengah ke bawah dan ke atas.

Baca juga: 5 Trik Pemasaran Jitu untuk Bisnis Modal Kecil

Sewa dengan Sistem Bagi Hasil

Adakah spot toko yang sangat ingin kamu sewa namun harga sewanya tidak masuk pada bujet bisnismu? Tenang saja, kamu bisa melakukan negosiasi dengan pemilik toko untuk melakukan sistem bagi hasil. Sehingga kamu bisa dibebaskan dari kewajiban menyerahkan sejumlah uang di muka. Namun kamu harus sedapat mungkin meyakinkan pemilik toko bahwa bisnis online-mu ini sudah memiliki banyak pelanggan. Jangan lupa yakinkan pemilik toko keuntungan-keuntungan yang bisa mereka dapatkan dengan sistem bagi hasil ini.

Sharing Toko Offline

Jika untuk menyewa sebuah toko offline dirasa terlalu berat untukmu, maka kamu bisa mencari saudara atau kerabat yang telah terlebih dahulu memiliki toko offline. Kalian dapat membagi jatah sewa sehingga menjadi lebih murah. Hanya saja janganlah menyewa bersama kerabat yang memiliki produk yang sama persis dengan yang kamu jual.

Lebih efektif lagi jika produk berbeda namun target pasarnya hampir serupa. Yakinkan mereka dengan keuntungan biaya sewa yang lebih murah, produk yang beragam dan pengunjungpun akan semakin ramai.

Cari Mall atau Lokasi yang Kurang Strategis

Hanya untuk menjajal toko offline, kamu bisa menyewa space di mall atau lokasi-lokasi yang kurang strategis. Hal ini bukan merupakan pertaruhan besar jika sebelumnya bisnis online yang kamu miliki sudah memiliki banyak pelanggan. Pelanggan yang butuh membeli produkmu dengan cepat pasti akan rela mendatangi toko offline-mu di manapun tokomu berada.

Harga yang dipatok untuk menyewa sebuah kios atau toko di lokasi-lokasi yang kurang strategis tentu akan lebih kecil jika dibandingkan dengan mall-mall besar dan lokasi-lokasi yang sangat strategis. Untuk membuat penjualan di toko offline-mu lebih besar, gunakan strategi promosi diskon yang lebih menarik jika pembelian dilakukan langsung di toko offline yang kamu miliki. Jika memungkinkan berlakukan gratis 1 produk untuk pembelian 1 produk yang sama. Sehingga akan lebih banyak lagi pelanggan yang bersedia mampir ke toko offline-mu.