Tips Mempersiapkan Biaya Kuliah Kedokteran

Anda ingin putra-putri Anda melanjutkan kuliah di fakultas kedokteran? Jika ya, Anda harus mempertimbangkan banyak hal dengan sangat matang sebelum mengambil jurusan kedokteran karena biaya kuliah kedokteran sudah bisa dipastikan tidak murah. Meskipun demikian, banyak pelajar yang ingin menjadi dokter karena profesi dokter dari dulu sampai sekarang adalah profesi bergengsi di masyarakat. Profesi dokter juga identik dengan penghasilan melimpah yang tentu saja akan menaikkan status sosial di masyarakat.

Pastinya tidak mudah untuk menjadi dokter. Siapa saja yang ingin berprofesi sebagai dokter, mereka harus bersiap diri sejak jauh-jauh hari dari sisi keuangan maupun sisi akademis. Mereka harus menguasai materi-materi yang akan diujikan di ujian masuk ke fakultas kedokteran, terutama di universitas negeri yang sangat bergengsi. Biaya pendidikan tentu saja tidak bisa dinomorduakan. Mari kita ambil contoh biaya kuliah kedokteran di Universitas Indonesia, salah satu universitas paling bergengsi di Indonesia.

Informasi biaya kuliah kedokteran UI terkini

Jurusan kedokteran di Universitas Indonesia dikategorikan sebagai Program Sarjana Reguler dimana terdapat BOP (Biaya Operasional Pendidikan) yang terdiri dari dua jenis yaitu, BOP Berkeadilan dan BOP Pilihan.

Program Sarjana Reguler Jurusan Sains Teknologi dan Kesehatan

Tarif BOP Berkeadilan:

  • Kelas 1: 0-2 juta
  • Kelas 2: 2 juta-4 juta
  • Kelas 3: 4 juta-6 juta
  • Kelas 4: 6 juta-7.5 juta

Tarif BOP Pilihan:

  • Kelas A: 10 juta
  • Kelas B: 12,5 juta
  • Kelas C: 15 juta

Baca juga: 5 Langkah Cerdas Hadapi Penerimaan Mahasiswa Baru

Program Sarjana Non-Reguler Jurusan Sains Teknologi dan Kesehatan

Program Sarjana Reguler WNA

  • WNA: BOP/TF: 40 juta, DP/AF: 100 juta

Program Sarjana Kelas Khusus Internasional

  • Reguler: BOP/TF: 35 juta, DP/AF: 75 juta
  • WNA: BOP/TF: 40 juta, DP/AF: 100 juta

Semua biaya diatas adalah biaya untuk jurusan kedokteran umum dan bukan kedokteran gigi. Anda bisa melihat bahwa biaya pendidikan di fakultas kedokteran tidaklah murah. Apalagi bila Anda harus melanjutkan kuliah di fakultas kedokteran universitas swasta yang sudah bisa dipastikan biayanya sangat mahal. Itu belum termasuk biaya sehari-hari, buku-buku kuliah dan juga biaya praktik.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Bila Anda adalah orangtua dan putra/putri Anda berkuliah di fakultas kedokteran, berikut adalah cara mengatur keuangan yang efektif dan efisien:

  1. Tentukan tujuan pendidikan anak Anda dan universitas yang akan dituju. Persiapkan tabungan biaya pendidikan dan Anda dianjurkan untuk mengambil yang tinggi biayanya.
  2. Pelajari biaya pendidikan di fakultas kedokteran berikut biaya sehari-harinya seperti buku-buku, praktik dan biaya anak Anda untuk indekos. Jangan lupa juga untuk mempelajari kenaikan biaya di fakultas kedokteran.
  3. Menabung sedini mungkin. Bila diperlukan, Anda bisa menyewa jasa seorang perencana keuangan yang akan memberi saran untuk cara Anda menabung. Tabungan Anda bisa berupa asuransi, investasi, deposito, emas dan lain-lain.
  4. Miliki plan A dan plan B serta konsisten dalam mewujudkan cita-cita putra-putri Anda.

Itulah uraian singkat terkait biaya kuliah kedokteran di Universitas Indonesia dan tips-tips mempersiapkan biaya pendidikan anak. Persaingan untuk memasuki universitas bergengsi di Indonesia tentulah ketat, apalagi jurusan kedokteran yang memiliki skor sangat tinggi. Oleh karena itu, pastikan putra-putri Anda sudah mempersiapkan diri secara akademik sejak memasuki sekolah menengah atas. Sedangkan sebagai orangtua, Anda diharapkan sudah mempersiapkan biaya pendidikan anak Anda sejak dini. Semoga ulasan yang disajikan di atas bermanfaat untuk Anda.