Proses Penerimaan Mahasiswa Baru yang Perlu Kamu Tahu!

Proses penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi proses yang adil, transparan dan tidak diskriminatif tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras, agama, status sosial atau tingkat kemampuan finansial dari calon mahasiswa. Faktor penting yang harus diperhatikan adalah potensi yang dimiliki oleh calon mahasiswa itu sendiri. Univesitas sebagai salah satu penyelenggara pendidikan setelah tingkatan SMA atau SMK akan menerima calon mahasiswanya yang berprestasi dan sudah diprediksi akan mampu menyelesaikan studi program kuliah dilihat dari prestasi akademik mahasiswa yang bersangkutan. Bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan maka mereka memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri melalui jalur SNMPTN. Sekolah menengah atas biasanya diberikan peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan memberikan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan dari pendidikan dan guru sebagai pendidik harus menjunjung tinggi kehormatan serta kejujuran dimana ini adalah prinsip dasar dari pendidikan.

Tujuan SNMPTN
Tujuan penerimaan mahasiswa baru SNMPTN diantaranya adalah :

• Memberikan kesempatan kepada siswa dari tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas), MA (Madrasah Aliyah), SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) atau SRI (Sekolah Republik Indonesia) dari luar negeri yang memiliki prestasi unggulan untuk bisa mendapatkan pendidikan tinggi di universitas

• Memberikan peluang kepada perguruan tinggi negeri untuk bisa mendapatkan calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi akademik yang tinggi.
Ketentuan Umum penerimaan mahasiswa baru
Berikut adalah ketentuan umum penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi:

• SNMPTN adalah salah satu cara dalam seleksi skala nasional yang didasarkan oleh hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa. Penentuan prestasi akademik menggunakan nilai rapor dari semester 1 hingga semester 5 dari tingka SMA/MA dan SMK saat mereka belajar selama 3 tahun. Untuk mereka yang belajar di SMK, penentuan prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dari semester 1 hingga semester 7 dalam masa 4 tahun serta harus menyertakan portofolio akademiknya.

• Pangkalan Data dari Sekolah dan Siswa atau PDSS adalah salah satu basis data yang mana isinya adalah rekam jejak dari kinerja sekolah dan juga prestasi akademik dari siswanya

• Sekolah dan siswa yang akan mengikuti SMPTN diharuskan memiliki NPSN atau Nomor Pokok Sekolah Nasional. Ini artinya sekolah harus mengisikan data prestasi dari siswanya di PDSS

• Siswa yang memiliki hak dalam mengikuti seleksi adalah siswa yang sudah memiliki NISN atau sudah memiliki nomor induk siswa nasional. Siswa harus memiliki prestasi unggulan dan rekam jejak serta prestasi akademik. Selain itu, sekolah juga sudah terdaftar di PDSS

• Siswa yang akan mendaftar SNMPTN penerimaan mahasiswa baru harus membaca dengan jelas informasi dari halaman Perguruan Tinggi Negeri yang sudah dipilihnya terutama mengenai persyaratan dan proses penerimaan mahasiswa baru.

Baca juga: Alternatif Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Amerika

Penerimaan Mahasiswa baru di PTN
Terdapat beberapa ketentuan penerimaan mahasiswa baru di PTN. Berikut adalah beberapa diantaranya:
• Calon mahasiswa sudah dinyatakan lulus dalam satuan pendidikan
• Calon mahasiswa sudah dinyatakan lulus SNMPTN
• Calon mahasiswa sudah dinyatakan lulus verifikasi data dan sudah bisa memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh PTN yang dipilih oleh calon mahasiswa
Langkah-langkah Dalam Mengikuti SNMPTN
Untuk Anda yang berencana akan mengikuti SNMPTN, ada beberapa tata cara atau langkah dalam prosesnya, diantaranya adalah :
• Proses pengisian PDSS yang dilakukan oleh pihak sekolah dan diverifikasi oleh calon mahasiswa
• Proses pemeringkatan
• Tahapan yang terakhir adalah pendaftaran SNMPTN oleh siswa bersangkutan untuk proses penerimaan mahasiswa baru

Demikianlah uraian singkat tentang proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.