Pengumuman Terkait Kebijakan Relaksasi Kredit kepada Nasabah UangTeman

Dalam dunia bisnis, proses restrukturisasi atau penyesuaikan kembali perjanjian merupakan hal yang wajar. Namun, tentu harus ada dasar yang menyebabkan restrukturisasi itu diambil, salah satunya adalah situasi yang di luar kendali manusia atau disebut force majeure. Salah satu kondisi yang masuk dalam kategori itu, sedang terjadi saat ini yaitu mewabahnya virus COVID-19 atau virus Corona.

Status pandemic seperti yang sudah disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuat perekonomian secara global ikut terpengaruh. Di Indonesia, pekerja di berbagai sektor sudah mulai merasakan dampaknya. OJK pun merespon hal tersebut dengan menerbitkan POJK 11/2020 tentang Relaksasi Kredit. Intinya, pemerintah memberikan keringanan proses kredit kepada masyarakat yang memiliki tanggungan di institusi jasa keuangan seperti bank, multifinance, hingga fintech.

Tapi tentu tidak membuat seluruh nasabah lembaga keuangan bisa mendapat keringanan ini. Secara umum, OJK sudah menyatakan bahwa nasabah yang berhak mendapatkan keringanan adalah nasabah yang pembayarannya terkendala, yang terhitung sejak POJK itu diterbitkan tanggal 13 Maret 2020.
Lalu siapa saja yang berhak mendapatkan keringanan tersebut? OJK menyatakan mereka yang berhak mengajukan permohonan ini yaitu:

  1. Nasabah yang terkena dampak penutupan jalur transportasi dan pariwisata dari dan menuju Tiongkok. Hal yang sama juga berlaku kepada negara lain yang sudah diterbitkan Peringatan Perjalanan (Travel Warning) oleh pemerintah;
  2. Nasabah yang bisnisnya terpengaruh oleh menurunnya sektor ekspor dan impor secara signifikan karena rantai perdagangannya terikat dengan negara Tiongkok, atau negara lain yang terdampak COVID-19;
  3. Nasabah yang penghasilannya terpengaruh dengan terhambatnya proyek pembangunan infrastruktur karena pasokan bahan baku, tenaga kerja, dan mesin dari Tiongkok atau negara lain yang terdampak COVID-19, menjadi terganggu.

Sebagai catatan, nasabah yang sumber pencahariannya terganggu setelah tanggal 13 Maret, tepatnya setelah kebijakan Social Distancing diberlakukan, adalah nasabah yang berhak mendapatkan keringanan tersebut. Selain itu, nasabah tersebut juga harus memiliki catatan kredit yang baik dan tidak pernah mengalami keterlambatan pembayaran.

UangTeman juga siap memberikan relaksasi atau keringanan kredit kepada nasabah yang masuk dalam tiga kategori tersebut. Jika kamu merasa masuk dalam kategori tersebut, silahkan ajukan surat resmi kepada UangTeman.
Nanti tim analis kami akan menentukan apakah pengajuan tersebut layak dikabulkan atau tidak. Jika nantinya permohonan itu ditolak, artinya perekonomian kamu tidak masuk dalam kategori terpengaruh oleh mewabahnya virus COVID-19 dan harus tetap memenuhi kewajiban pembayaran seperti yang sudah disepakati.

Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan, silakan hubungi Customer Service kami melalui email di CS@uangteman.com, live chat di www.uangteman.com, atau melalui media sosial resmi UangTeman di Facebook, Instagram, maupun Twitter. Kami akan dengan senang hati membantu.