Merancang Strategi Bisnis Untuk Pemula

strategi bisnis

Sumber : images.google.com

Menjadi seorang pengusaha merupakan impian banyak orang, memiliki banyak karyawan ditambah jam kerja yang fleksibel adalah salah satu alasan profesi ini diminati oleh kalangan anak muda. Meski terlihat mudah, nyatanya untuk menjadi seorang entrepreneur dibutuhkan semangat dan mental yang kuat. Kegagalan bagi seorang pengusaha bukanlah akhir dari segalanya. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk terjun ke dalam dunia entrepreneur, ada baiknya anda merancang strategi bisnis terlebih dahulu. Tujuannya, agar flow chart bisnis anda tersusun secara sistemik dan rapih, sehingga jelas arah dan tujuan bisnis tersebut.

Tidak ada yang bisa menjamin jika bisnis yang sedang anda jalani akan meraup sukses. Tapi setidaknya, anda dapat meminimalisir kegagalan dengan menerapkan metode bisnis yang tepat. Belajar dari pengalaman orang lain merupakan salah satu komponen penting sebelum anda memulai bisnis tersebut.

 Lalu apa saja strategi bisnis yang harus dirancang?

  • Fokus lah pada satu bisnis

Menjalani lebih dari satu bisnis pada saat yang bersamaan akan menyedot pikiran dan produktifitas anda. Terlebih, jika anda adalah start up entrepreneur. Fokus merupakan salah satu kunci utama dalam memulai suatu usaha. Fokus dan konsisten pada suatu obyek akan melahirkan ekspektasi yang memuaskan. Nah, ketika ekspektasi dari usaha tersebut sudah terpenuhi baru lah kemudian anda bisa berfikir untuk berekspansi ke bisnis lain.

  • Bisnis berawal dari hobi

Cukup sering kita jumpai para pebisnis yang tidak bersenyawa dengan usaha yang ia geluti, jenuh dan malas biasanya menjadi akhir episode dari pebisnis macam ini. Hal tersebut terjadi lantaran usaha yang dijalani bukanlah bidang yang ia gemari. Passion adalah sesuatu yang harus bisa dihadirkan ketika kita menjalani sebuah usaha. Tanpa itu, bisnis akan terasa hambar bak sayur tanpa garam. Oleh karena itu, jalanilah bisnis yang bermula dari hobi. Bisnis yang diawali dari hobi cenderung lebih memiliki daya tahan yang lebih lama.

  • Buat blue print bisnis

Membuat sebuah blue print merupakan unsur penting lain yang tidak boleh luput dari pandangan anda. Dalam blue print, tertulis jelas visi dan misi anda dan hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Selain itu, blue print juga harus berisikan struktur dan hierarki individu di perusahaan mulai dari pimpinan hingga level terbawah.

  • Sumber dana

Uang adalah faktor penting lainnya dalam memulai sebuah usaha. Tanpa uang tentu tidak ada bisnis yang bisa berjalan dengan lancar. Begitupun dengan bisnis yang anda jalani, bisnis tersebut tentu harus berjalan  dengan kucuran sejumlah dana. Seorang pebisnis tentu harus memiliki sumber dana yang kuat, jika modal pribadi masih kurang tidak ada salahnya untuk mengajukan pinjaman, bisa dari kerabat atau pun saudara. Apalagi, jika bisnis anda menjanjikan, cobalah mengirim proposal bisnis ke calon investor, siapa tau ada yang kepincut dan mau menginvestasikan dananya di perusahaan anda.

  • Realistis

Setiap pengusaha harus memiliki sikap idealis dan realistis, sikap tersebut diperlukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan yang akan diambil. Realistis juga akan mempengaruhi implementasi bisnis anda di kemudian hari.

Setelah semua rencana bisnis tersebut tertata dengan matang, saatnya anda beralih untuk merancang strategi marketing. Tujuannya, agar bisnis anda dikenal khalayak umum. Salah satu metode yang patut anda coba adalah merajut kerjasama dengan vendor lain. Misalnya, jika anda tengah menjalani bisnis kulier, tidak ada salahnya menggandeng Go Food, jejaring dari Gojek, sebagai mitra bisnis anda. Secara tidak langsung, bisnis anda akan dipromosikan oleh layanan Go Food melalui menu-menu yang tersedia pada aplikasi tersebut. Nah, strategi marketing seperti ini lah yang patut anda jajal dipadu dengan strategi bisnis yang tersususun secara rapih.