Mengatur Gaji UMR Jakarta Supaya Tetap Bisa Nabung

Mulai November 2018, UMR Jakarta naik menjadi Rp3.940.973. Besaran tersebut meningkat sekitar Rp290.000. Teorinya semakin besar pendapatan seseorang, maka pengeluaran akan semakin besar pula.

Menurut Laporan dari Badan Pusat Statistik tahun 2018, rata-rata pengeluaran warga DKI Jakarta per bulannya adalah 1,4 juta. Kalau berdasarkan data BPS, sebetulnya warga Jakarta bisa menyisihkan sebagian dari penghasilannya. Namun ternyata, riset dari Databoks menunjukkan jika jumlah tabungan di tahun 2018 justru menurun dari tahun sebelumnya.

Lalu, sebenarnya gimana sih caranya mengatur gaji UMR supaya tetap bisa nabung?

Berbagai prinsip pengelolaan keuangan dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut. Salah satunya dengan menerapkan prinsip 50-30-20 dari penghasilan. Pembagiannya 20% dari penghasilan ditabung, 50% untuk membiayai kebutuhan hidup termasuk membayar cicilan, dan 30% untuk hiburan atau rekreasi, misalnya makan bareng temen, nonton bioskop dan pergi liburan sama keluarga.

Cara ini dirasa mampu untuk menghindari siklus gali lubang dan tutup lubang setiap gajian, yaitu membayar tagihan setelah gajian datang, kemudian berhutang kembali sampai pemasukan datang.

Salah satu hal serupa dialami oleh Adelia, seorang pekerja pemula berusia 22 tahun, tinggal di Bekasi bersama orang tuanya. Adelia bekerja di Jakarta dan belum menikah, dikarenakan telah memiliki penghasilan ia sering kali menghabiskan uangnya untuk hangout di akhir pekan. Jika dihitung berikut pengeluaran dari Adelia selama sebulan (20 hari kerja selama 4 minggu):

Biaya kebutuhan 50% dari Rp4 juta = Rp2 juta

  • Biaya makan siang di foodcourt dekat kantor @Rp35.000 = Rp700 ribu
  • Biaya beli kopi sebelum/setelah makan siang @25.000 = Rp500 ribu
  • Biaya transportasi (KRL dan Transjakarta) @15.000 = Rp300 ribu
  • Biaya pulsa dan internet = Rp100 ribu
  • Biaya perlengkapan diri (sabun, shampoo dll) = Rp200 ribu

Total biaya kebutuhan Adelia = Rp1,8 juta

Biaya hiburan dan rekreasi di weekend 30% dari Rp4 juta = Rp1,2 juta

  • Biaya makan dan minum di kafe per weekend =Rp100 ribu
  • Biaya nonton bioskop atau salon per weekend =Rp150 ribu
  • Biaya liburan ke tempat wisata atau belanja pakaian di mall per weekend =Rp250 ribu

Total biaya hiburan dan rekreasi Adelia = Rp2 juta

Sisa uang dari gaji Adelia = Rp200 ribu

Tanpa disadari, Adelia sudah menghabiskan lebih dari separuh gajinya dan gak punya 20% untuk menabung. Cara Adelia mengatur gajinya saat ini cukup berisiko, karena menurut survei dari Go Banking Rates semakin tua umur nantinya akan semakin sulit dalam menyisihkan uang. Maka sebelum terlambat, Adelia bisa memanfaatkan prinsip 50-30-20 caranya:

  1. Pertama Adelia perlu mendahulukan tabungan sebesar 20% dari gajinya dengan mengaktifkan layanan autodebet. Dengan mengatur tanggal penerimaan gaji, maka secara otomatis akan terpotong sesuai jumlah yang ditetapkan dan memaksa Adelia untuk memiliki tabungan. Maka, besaran tabungan Adelia setiap bulan adalah  20% dari Rp4 juta yaitu Rp700 ribu.
  2. Kedua, dari alokasi 50% Adelia bisa menyisihkan Rp2 juta untuk keperluan sehari-hari, seperti makan siang dan biaya transportasi per bulannya.
  3. Sekarang, Adelia memiliki bujet Rp1,2 juta untuk jalan-jalan ke mall atau tempat wisata lain setiap bulannya.

Dibandingkan tanpa prinsip 50-30-20, Adelia lebih boros Rp800 ribu ketika jalan-jalan di weekends dan tidak bisa menabung. Dengan prinsip ini, Adelia bisa mendapatkan Rp700 ribu per bulannya dan hangouts di akhir pekan.

Nah, sekarang siapa bilang gaji UMR tidak bisa menabung? Kuncinya adalah disiplin dan konsisten. Kamu juga perlu tahu bahwa dengan memiliki dana simpanan mengartikan kamu siap dengan segala kejadian buruk yang akan terjadi, misalnya saat kamu jatuh sakit.

Jika pada suatu waktu, dana yang kamu miliki gak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak, kamu bisa pinjam di UangTeman. Dengan demikian, prinsip 50-30-20 membantu kamu untuk lebih merencanakan keuanganmu termasuk masa depan kamu. Sekarang, ambil kalkulatormu dan mulai coba hitung pembagian pengeluaran kamu supaya gajian selanjutnya bisa mulai menabung!