Kisaran Biaya Haji Tahun 2016

biaya haji

sumber : images.google.com

Hampir tiap tahun, Indonesia sukses menjadi Negara terbesar di dunia yang memberangkatkan jamaah haji ke kota Mekkah. Bagaimana tidak, pada tahun 2014 saja tercatat ada 219.200 jemaah asal Indonesia yang diberangkatkan ke kota Mekkah. Diurutan kedua disusul oleh Pakistan dengan 189.500 dan India 151.500 jamaah. Besarnya minat masyarakat Indonesia dalam menunaikan ibadah haji merupakan salah satu mrohpaya untuk menyempurnakan rukun Islam yang ke lima. Di dalam rukun islam dijelaskan, bahwa ibadah haji bersifat wajib bagi yang mampu. Kata mampu tersebut ditujukan bagi orang yang sudah memiliki kemampuan finansial yang baik disertai dengan kebugaran fisik yang prima sehingga dapat menunaikan rukun-rukun haji.

Biaya haji yang tiap tahun selalu melambung tidak sedikitpun menyurutkan minat para jamaah haji asal Indonesia untuk mengurungkan niat ke tanah suci. Terbukti, antrian haji yang mencapai 10 tahun lamanya selalu terisi penuh. Bahkan, 10.000 kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi terasa masih kurang. Oleh karena itu, agar anda dapat mencicipi nikmatnya ibadah haji, ada beberapa persiapan yang perlu anda lakukan. Salah satunya adalah kesiapan finansial, mental dan kebugaran jasmani.

Hal pertama yang perlu anda siapkan sebelum menunaikan ibadah haji adalah menyiapkan rencana keuangan yang baik. Menabung sejak dini merupakan salah satu investasi keuangan yang baik guna mempersiapkan keberangkatan anda ke tanah suci. Saat ini berbagai bank yang bernuansakan syariah menawarkan fitur tabungan haji yang beragam, Salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan berupa keringanan setoran awal sebesar Rp50.000. Bahkan, di bank BRI syariah dana tabungan tersebut dapat ditarik sewaktu waktu andai kata anda tengah terdesak kebutuhan ekonomi. Meski demikian, umumnya bank yang menyajikan tabungan haji tidak memberikan layanan ATM bagi nasabahnya. Hal tersebut bisa jadi sebagai antisipasi agar nasabah tidak tergiur oleh prilaku konsumtif.

Berapa biaya haji tahun 2016?

di era pemerintahan Joko Widodo, pemerintah menerapkan kebijakan baru terkait biaya penyelenggaraan ibadah haji. Ongkos haji mengalami penurunan sekitar Rp 42,738 juta pada tahun 2014 silam menjadi Rp 36,07 juta pada tahun 2015-2016. Namun, ongkos haji tersebut bersifat variatif, hal itu sangat bergantung dari letak geografis keberangkatan jamaah haji, dekat atau jauhnya lokasi tersebut dengan Arab Saudi menjadi faktor penentu besaran nominal biaya haji.

Sebagai gambaran bagi calon jamaah haji, pada tahun 2015 lalu biaya haji yang ditetapkan oleh pemerintah untuk 12 embarkasi di Indonesia adalah :

  • Aceh: US$ 2.401
  • Medan: US$ 2.404
  • Batam: US$ 2.556
  • Padang: US$ 2.561
  • Palembang: US$ 2.623
  • Jakarta: US$ 2.626
  • Solo: US$ 2.769
  • Surabaya: US$ 2.801
  • Banjarmasin: US$ 2.924
  • Balikpapan: US$ 2.926
  • Makassar: US$ 3.055
  • Lombok: US$ 2.962

Pada tahun 2016, biaya haji tersebut diperkirakan tidak akan jauh berbeda sehingga semua elemen masyarakat diharapkan dapat mencicipi ibadah haji. Sementara untuk biaya umroh, taksiran harga di atas agak sedikit berbeda karena sangat bergantung pada faktor fluktuasi nilai Rupiah terhadap Dollar.

Jika anda memiliki dana lebih untuk naik haji, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan layanan haji ONH plus. Layanan ONH plus memiliki beberapa perbedaan dari segi layanan dengan haji biasa, dalam layanan ONH plus semua peserta haji akan mendapatkan penginapan hotel bintang 5. Menariknya lagi, hotel tersebut hanya berjarak 50 meter dari tempat peribadatan. Tidak hanya itu, menu makan yang ditawarkan pun lebih eksklusif. Fasilitas dan kenyamanan tersebut tentu berbanding lurus dengan kocek yang harus anda keluarkan. Agar bisa menikmati layanan ini, setidaknya anda harus merogoh kocek Rp 50 sampai Rp 100 juta, besaran nominal yang digelontorkan sangat bergantung terhadap fasilitas hotel dan jumlah teman sekamar. Hal tersebut tentu jauh berbeda dengan layanan haji biasa, dengan uang Rp30 juta anda sudah bisa mencicipi nikmatnya ibadah ke tanah suci.

Selain menyiapkan perencanaan finansial yang baik, anda juga harus mempersiapkan kebugaran tubuh secara optimal. Mengkonsumsi makanan dan minuman sehat disertai olah raga teratur adalah salah satu solusinya. Selain itu, pemahaman kultur dan kondisi alam jazirah Arab juga menjadi salah satu faktor penting. Apalagi, kondisi cuaca di sana sangat berbeda dengan di Tanah air. Namun anda tidak perlu khawatir, biasanya hal-hal seperti ini akan dijelaskan oleh pihak terkait saat prosesi manasik haji berlangsung. Jangan sekali-kali menyepelekan persiapan jasmani, sebab sudah banyak peserta haji yang gagal mendarat di kota makkah lantaran kondisi mereka pada saat menjelang keberangkatan dinyatakan tidak prima oleh pihak penyelenggara.

Jika dua hal di atas sudah terpenuhi dengan baik, jangan lupa untuk mempersiapkan hal-hal subtantif lainnya seperti paspor dan visa. Tanpa keduanya, jangan harap anda bisa lepas landas ke tanah suci. Untuk membuat paspor, cukup dengan menyambangi kantor imigrasi terdekat. Bahkan, kini paspor sudah bisa dibuat secara online. Caranya pun cukup mudah, cukup dengan membuka web resmi kantor imigrasi pada laman www.imigrasi.go.id. Begitu pun dengan layanan pembuatan visa yang juga sudah bisa dilakukan secara online. Hal tersebut tentu akan mempermudah calon jamaah haji, terutama bagi yang sudah berusia udzur sehingga tidak lagi perlu mengantri panjang. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan pemerintah, diharapkan dapat mempermudah kepengurusan administrasi dan birokrasi calon jamaah haji.

Jika semua hal sudah terpenuhi dengan baik, saatnya anda fokus pada hal-hal teknis yang berkaitan dengan ritual ibadah haji. Pastikan, semua rukun haji terpenuhi dengan baik sehingga haji anda mabrur. Ibadah haji yang mabrur akan memberikan dampak siginifikan bagi orang tersebut. Salah satunya menjadi lebih saleh dan taat kepada Allah swt. Sebaliknya, orang yang prilaku negatifnya masih dominan sekembalinya ke tanah air setelah ibadah haji, maka hajinya patut dipertanyakan kembali. Mari kita saling mendoakan agar ibadah haji yang kita jalani diterima oleh Allah swt, semoga Allah memberikan kemudahan biaya haji bagi setiap hambanya yang hendak melangsungkan rukun Islam ke lima ini.