Anak Libur Panjang? Ini Trik Atur Biaya Liburan

Libur sekolah yang lumayan panjang memang asyik. Apalagi untuk kamu yang udah punya anak karena bisa puas main bersama si buah hati. Namun, seringkali pengeluaran membengkak karena anak minta jalan-jalan terus. Gimana cara atasi hal ini? 

1. Sisihkan 

Idealnya, biaya liburan untuk anak atau keluarga itu sudah direncanain jauh-jauh hari. Kamu sebaiknya udah buat pos-pos khusus pengeluaran biaya liburan. Misalnya, pas liburan Lebaran dan sekolah yang panjang, kamu bisa membuat pos pengeluaran biaya liburan dari uang THR. 

2. Atur waktu 

Nah, ini juga penting nih. Kamu sebaiknya pintar-pintar mengatur waktu saat anak liburan. Misalnya, saat anak libur selama dua bulan, atur waktu berlibur mereka di beberapa periode. Misalnya satu minggu sekali, setiap hari Minggu. Hal ini penting karena kamu bisa atur pengeluaran sesuai waktu-waktu yang dipilih. 

3. Ingat biaya sekolah 

Setela libur panjang, anak akan kembali ke sekolah. Nah, kamu sebaiknya udah nyiapin dana untuk persiapan “back to school” ini. Misalnya, pemasukan dari THR bisa disisihkan untuk pos pengeluaran biaya sekolah. 

Ada beberapa biaya sekolah yang perlu kamu catat. Mulai dari keperluan sekolah, seperti buku, alat tulis, tas, sepatu, hingga seragam sekolah. Selain itu, siapin juga dana untuk keperluan biaya sekolah, seperti uang bulanan atau uang gedung. 

Bagaimana jika biaya liburan kamu ternyata membengkak padahal anak butuh biaya untuk sekolah? Nah, kalau kondisinya kayak gini, mau gak mau kamu harus “mecahin celengan”. Misalnya, ambil dana dari tabungan. Bisa juga gadain emas atau cairin deposito. Opsi lainnya? Kamu bisa coba mengajukan pinjaman dana untuk biaya anak sekolah ke UangTeman