7 Cara Tata Kelola Uang untuk Pasangan yang Baru Menikah

Mengelola keuangan keluarga sangat penting terutama bagi kamu dan pasangan yang sama-sama bekerja. Membuat pembukuan bisa dilakukan oleh siapa saja, tetapi itu hanya sebatas teori, prakteknya bagaimana? Jika gajimu dan suami sebulan cuma numpang lewat, mungkin ada yang salah dari caramu mengelola keuangan keluarga. Coba cek 7 tata kelola uang berikut ini, sudahkah kamu lakukan?

Bicarakan dengan pasangan

Karena kamu sudah menikah dan memiliki pasangan atau berkeluarga, hendaknya membicarakan mengenai keuangan masing-masing. Ada baiknya jika kamu dan pasangan sama-sama mengetahui pendapatan dan pengeluaran, terutama jika kamu dan pasangan sama-sama bekerja. Biasakan selalu berdiskusi masalah keuangan bersama. Bicarakan tujuan-tujuan keuangan kalian bersama ke depannya karena banyak pasangan yang bercerai karena masalah keuangan.

Siapkan modal untuk anak

Menyiapkan modal untuk anak sedari dini bukanlah hal yang sepele. Mulai dari membuat tabungan kecil-kecilan setiap hari hingga bulanan atau bahkan tahunan bisa menjadi sebuah modal untuk masa depan anak. Tak hanya untuk biaya sekolahnya nanti, tapi juga bila anak memiliki bakat entrepreneur, modal tersebut bisa saja dijadikan modal usaha, bukan?

Investasi jangka panjang

Ingatlah untuk selalu berinvestasi jangka panjang. Ingat juga bahwa investasi selalu mengandung risiko. Risikonya bervariasi tergantung jenis investasimu. Ketika berinvestasi jangka panjang, berikan waktu bagi investasi kita untuk balik kembali (rebound) apabila investasi tersebut tiba-tiba memiliki nilai yang anjlok atau turun oleh berbagai sebab.

Dana Pensiun

Salah satu tips penting adalah mempersiapkan dana pensiun. Jika kamu bekerja sebagai PNS atau pada perusahaan negara biasanya dana pensiun termasuk dalam fasilitas yang kamu terima. Jika kamu bekerja di perusahaan swasta, biasanya kamu harus menyiapkan dana pensiun sendiri. Kamu wajib tahu bahwa besaran uang pensiun itu biasanya lebih kecil dibandingkan dengan uang gaji yang kamu terima semasa bekerja. Mulailah belajar untuk mengatur keuangan pribadi saat ini dengan baik dan hitung berapa kebutuhan hidupmu saat usia pensiunan nanti? Lalu, mulailah menabung atau berinvestasi untuk persiapan dana pensiun kamu kelak.

Kelola Utang

Kelola utang sekarang dan masa depan dengan baik. Penting untukmu mengelola utang terutama utang konsumtif dengan bunga yang tinggi. Mengapa demikian? Percuma saja bila kamu berinvestasi dengan segala risikonya yang hanya memberikan hasil investasi sebesar 15-25% per tahun, sementara kamu membayar utang dengan bunga sebesar 30-40% per tahun (hampir 2 kali lipatnya).

Review Asuransi

Coba review proteksi asuransimu dan pasangan secara berkala. Ingat kalau kondisi keuangan dan ekonomi itu fluktuatif, hingga bisa berubah kapan saja, akibatnya kebutuhan keuangan termasuk kebutuhan asuransi juga ikut berubah. Untuk asuransi kesehatan (khususnya rawat inap) misalnya, apabila beberapa tahun yang lalu biaya rawat inap sebesar Rp 1 juta per malam cukup untuk membiayai kamar jenis VIP, maka saat ini di rumah sakit yang sama mungkin saja tarifnya sudah naik, sehingga kamu butuh meningkatkan premi asuransimu untuk tetap mendapatkan fasilitas tersebut.

Rebalance dan realokasi portfolio keuangan

Ketika kondisi ekonomi berubah maka kondisi investasi juga berubah dan pastinya berpengaruh pada keuanganmu. Kebanyakan orang berpikiran ketika salah satu investasi mereka naik secara terus menerus maka mereka akan senang. Padahal ketika salah satu investasi naik, maka komposisi alokasi keuanganmu menjadi berubah, bisa saja menjadi lebih agresif dibandingkan profil risikomu. Inilah mengapa sangat penting bagimu untuk melakukan rebalance dan realokasi portfolio keuangan.

Pada intinya, tetaplah teliti dan bijak dalam mengelola keuangan.