5 TIPS JITU BERBISNIS PAKAIAN SECONDHAND

Menjadi seseorang yang mempunyai jiwa bisnis kuat akan menggambarkan bagaimana ia dapat memanfaatkan hal-hal sekitar yang potensial untuk bisa dijual ke masyarakat. Tak terkecuali barang-barang secondhand atau kasarnya adalah barang bekas. Barang-barang bekas ini sejatinya masih memiliki value yang menarik dan bisa dijual ke masyarakat. Barang yang biasanya dipergunakan lagi untuk dijual juga banyak jenisnya. Salah satu yang sangat laku di pasaran adalah pakaian. Jenis memiliki nilai ekonomis yang cukup lama. Selain itu, baju, celana dan pernak pernik lainnya adalah salah satu dari kebutuhan dasar atau pokok manusia sehingga manusia akan terus menerus mencarinya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, jenis ini akan menjadi produk yang akan sangat menjanjikan bagi para pengusaha untuk dijadikan produk utama yang akan dijual.

Tetapi, terdapat masalah bagi para pelaku usaha yang ingin menggunakan barang-barang bekas sebagai barang yang akan dijual. Banyak dari mereka yang gagal karena tidak memiliki strategi jitu dalam menjual barang-barang ini. Apalagi jika berbicara tentang baju dan pelengkapnya. Seharusnya, dengan fungsi barang yang sangat esensial seperti itu, pelaku usaha bisa menjual dan mendapatkan keuntungan. Tetapi, ketika gagal dalam menjualnya, produk tersebut akan menjadi anomali. Maka diperlukan strategi  yang tepat agar usaha penjualan barang bekas dapat memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha di bidang ini. Berikut adalah 5 tips jitu berbisnis pakaian secondhand yang telah uangteman susun khusus untuk anda.

Sumber: weekendnotes.com

Cermat dalam mengambil stok produk

Walaupun baju dan pelengkapnya itu digolongkan ke dalam jenis barang-barang bekas, tetapi kita harus tetap memperhatikan kualitas dan kelayakan dari produk tersebut. Jangan sampai, stok produk yang kita dapat sudah tidak layak pakai atau bahkan banyak yang robek atau banyak noda yang sulit dihilangkan. Alhasil, calon pembeli atau konsumen mengurungkan niat untuk membeli produk anda. Sebaiknya, anda cermat dalam memilih stok yang anda ambil, sehingga nantinya produk yang anda pasarkan tetap memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dipakai kembali.

Klasifikasikan stok pakaian berdasarkan kualitas

Setelah anda menyaring dan telah mendapatkan stok produk bekas yang baik dan berkualitas, anda dapat melakukan klasifikasi atau pengelompokkan terhadap baju, celana, dan pelengkapnya tersebut. Maksudnya adalah, anda dapat membedakan produk tersebut sesuai kualitas dan mungkin brand. Anda dapat mengelompokkan ke beberapa kelompok sesuai keinginan anda. Ada salah satu standar yang bisa anda pakai, misalnya pengelompokkan menggunakan grade. Jadi, nantinya produk yang anda jual akan terbagi ke dalam tiga grade yaitu grade A, grade B, dan grade C. Grade A adalah untuk produk yang memiliki kualitas dan brand yang paling baik dan apabila dijual kembali memiliki potensi untuk laku paling cepat.Produk bekas dengan grade A ini dapat anda jual dengan harga yang lebih tinggi daripada grade lainnya. Grade B adalah untuk produk  yang memiliki salah satu kelebihan dari dua poin diatas yaitu kualitas dan brand. Produk dengan grade B dapat anda patok harga di tengah-tengah dari harga grade A dan grade C. Sedangkan Grade C adalah produk bekas yang wajar, tidak mempunyai kualitas atau brand yang cukup baik tetapi masih layak pakai. Harga grade C anda harus patok palig kecil dari grade lainnya. Pengelompokkan ini berguna untuk bisa mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dan agar pelaku usaha dapat mengevaluasi dan mengkontrol usaha mereka karena ada kemudahan dalam menilai produk.

Sumber: destinasian.co.id

Gunakan parfum atau pengharum pabrik

Pengharum  akan sangat berguna untuk memberikan kesan fresh kepada konsumen akan produk  anda. Walaupun hanya sekedar produk bekas, pengharum ini sangat penting sehingga dapat menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap usaha anda.

Jangan pernah berbohong

Sebagai pelaku bisnis, jangan pernah berbohong jika produk yang anda jual adalah merk original atau g baru. Padahal, sebenarnya produk anda adalah bekas tetapi layak pakai. Sebaiknya, anda langsung terbuka saja dengan mengatakan bahwa produk yang anda jual adalah barang bekas, tetapi yang harus anda tekankan bahwa produk yang anda jual adalah produk yang masih berkualitas dan tetap memiliki brand yang menarik.

Buat katalog produk yang menarik, lalu pasarkan melalui media sosial

Media sosial sudah menjadi media promosi yang sangat efektif. Anda dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa memasarkan produk anda kepada konsumen dengan menampilkan foto high-resolution dari produk anda dan juga promo-promo yang menarik. Jangan lupa untuk memberikan pelayanan terbaik anda dalam melakukan usaha pakaian secondhand ini.

Demikian tips yang dapat diberikan. Dengan beberapa langkah tersebut, serta kejelian dalam melihat peluang pasar, maka bukannya tidak mungkin bisnis ini dapat mendatangkan untung yang berlimpah. Selamat mencoba.