4 Hal Penting Saat Mengandalkan Pegadaian

Pegadaian pastinya tidak asing lagi di telinga masyarakat. Sebagai BUMN, Pegadaian di Indonesia berdiri sebagai lembaga jasa untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pinjaman maupun kredit dengan dasar hukum gadai. Menggadaikan barang sebagai jaminan yang terbilang aman memang lebih baik di Pegadaian. Salah satu alasannya adalah sebagai BUMN, Pegadaian mencairkan dana dengan cepat dan juga aman. Untuk memenuhi syarat agar barang yang digadaikan cepat disetujui oleh pihak Pegadaian pun mudah. Calon nasabah Pegadaian hanya perlu menyerahkan fotocopy kartu identitas yang masih berlaku, menggadaikan barang yang hendak digadaikan sebagai jaminan, serta tanda-tangan surat bukti kredit atau SBK. Syarat bertambah jika calon nasabah hendak menggadaikan kendaraan yaitu, menyerahkan BPKP serta STNK dalam bentuk asli.  Sebelum Anda datang untuk melakukan pinjaman di Pegadaian, maka hendaknya perlu memperhatikan empat hal berikut ini.

Pastikan Barang Anda Dapat Digadaikan

Pastikan Barang Anda Dapat Digadaikan (sumber gambar: suarakawan.com)

Pastikan Barang Anda Dapat Digadaikan (sumber gambar: suarakawan.com)

Jangan terburu-buru untuk mencari uang kemudian Anda memilih jenis barang seadanya untuk digadaikan. Pegadaian tentu saja memiliki syarat barang seperti apa yang berhak untuk digadaikan. Jika Anda menggadaikan radio yang sudah bermasalah, tentu Pegadaian secara tegas menolak. Pastikan barang yang hendak digadaikan masih dalam kondisi baik. Biasanya Pegadaian juga akan menentukan barang seperti apa yang masih dapat digadaikan. Sebagai contoh jika Anda hendak menggadaikan barang elektronik, maka tahun produksinya juga harus yang masih baru atau diproduksi sekitar satu tahun yang lalu. Jika Anda perlu referensi barang yang bisa digadaikan, maka umumnya adalah seperti berikut ini: televisi, lemari es, laptop, kamera, handphone, emas, motor, dan mobil .

Anda Tidak Dapat Menetapkan Besar Pinjaman

Meskipun Anda hendak menggadaikan barang milik pribadi, tetap saja hak untuk menetapkan besar pinjaman ada pada pihak Pegadaian. Anda tidak dapat bersikeras untuk mengajukan besaran pinjaman kepada Pegadaian. Berbeda ketika Anda hendak meminjam di bank, maka biasanya bank dapat memenuhi permintaan nasabahnya. Namun jika meminjam uang di Pegadaian, maka Anda tidak dapat menetapkan besar pinjaman dari barang yang hendak digadaikan. Namun tenang saja, Pegadaian tidak akan berlama-lama untuk mencairkan pinjaman untuk nasabahnya. Tidak sampai satu hari, pinjaman akan segera dicairkan oleh Pegadaian.

Jangan Lupa Untuk Melunasi Segera Pinjaman

Jangan Lupa Untuk Melunasi Segera Pinjaman (sumber gambar: duajurai.com)

Jangan Lupa Untuk Melunasi Segera Pinjaman (sumber gambar: duajurai.com)

Ingatlah bahwa ada barang yang Anda gadaikan sehingga jangan lupa untuk segera melunasi. Jika ternyata Pegadaian merasa Anda tidak sanggup melunasi pinjaman, maka barang tersebut akan dilelang. Dengan kata lain, Anda akan kehilangan barang yang digadaikan. Oleh sebab itu, siapapun yang perlu pinjaman di Pegadaian, jangan sampai barang yang digadaikan berpindah kepemilikan hanya karena tidak sanggup melunasi pinjaman.

Batas Pinjaman Di Pegadaian

Anda dapat meminjam uang di Pegadaian dengan nominal terkecil hingga terbesar. Anda, sebagai nasabah, dapat meminjam uang sebesar lima puluh ribu sebagai nominal terkecil. Dan Anda, dapat pula meminjam uang sebesar dua ratus juta rupiah sebagai nomal terbesar. Namun tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh pihak Pegadaian. Jika barang yang Anda gadaikan tidak memenuhi syarat, jelas berapapun nominal pinjaman uang tidak akan diberikan kepada Anda.

Jadi, bagi Anda yang memerlukan pinjaman uang dalam waktu cepat, maka dapat memilih di Pegadaian. Jauh lebih aman dan meminimalisir risiko, dibanding meminjam melalui rentenir. Namun Anda harus memperhatikan empat hal di atas ketika mengandalkan Pegadaian untuk meminjam uang. Adanya Pegadaian menjadi solusi bagi masyarakat berbagai tingkat ekonomi rendah hingga atas guna melakukan pinjaman di Pegadaian.