6-Tokoh-Sukses-Ini-Pernah-'Menikmati'-Kegagalan,-Lho!

Banyak orang yang mengatakan bahwa kegagalan hanyalah kesuksesan yang tertunda. Begitu kata pepatah lama yang sering dipakai orang untuk pembelaan ketika gagal. Memang, ungkapan itu terkesan hanya sebagai dalih. Tapi kenyataannya memang banyak tokoh yang berkali-kali gagal tapi kemudian sukses besar. Bukan mustahil kita bisa masuk ke golongan yang sama dengan tokoh-tokoh tersebut, meski tentu saja tak ada yang mau berharap gagal dalam hal apapun. Tapi tak ada salahnya kita belajar dari kisah mereka. Bukan begitu? Lalu siapa saja, sih, tokoh-tokoh terkenal yang pernah mengalami kegagalan namun pada akhirnya bisa meraih kesuksesan? Yuk, simak di bawah ini!

Albert Einstein

Einstein terkenal sebagai ilmuwan sekaligus penemu multitalenta. Namun ternyata masa kecil tokoh ini dilalui di atas jalan terjal. Ia baru bisa berbicara pada umur 4 tahun, membaca saat berusia 7 tahun, dan pernah dikira cacat mental. Namun kerja kerasnya di bidang fisika diganjar Hadiah Nobel. Jadi, keterlambatan dalam proses kerja bukanlah hambatan bila kita mau berupaya memperbaikinya.

Steven Spielberg

Siapa sangka sutradara peraih beragam penghargaan tingkat internasional ini pernah dua kali gagal masuk kampus seni. Spielberg dua kali ditolak oleh University of Southern California’s School of Cinematic Arts. Walau begitu, penolakan itu tidak menghalanginya untuk berkiprah di dunia perfilman. Hasil perjuangannya adalah film keren seperti “Schindler’s List”, “Saving Private Ryan”, dan “Jurassic Park”. Sekolah formal memang penting, tapi bukan segalanya untuk meraih kesuksesan bagi Spielberg.

Oprah Winfrey

Oprah saat ini terkenal sebagai tokoh publik sekaligus presenter kaya raya. Tapi hidupnya diwarnai sederet kegagalan. Dia antara lain pernah dipecat sebagai presenter TV. Tapi pemecatan itu tidak membuatnya putus asa. Menurut dia, kegagalan itu tidak ada. Kegagalan adalah petunjuk bahwa kita harus berbelok mencari jalan lain.

Mark Zuckerberg

Kamu pasti sudah akrab dengan situs jejaring sosial bernama Facebook tempat di mana kamu berhubungan dengan kolega, atau tempat anda berusaha mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan narsis. Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi Mark. Mark adalah pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring sosial tersebut. Mungkin kamu pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi warna biru mulu ya?” Itu karena Mark ini ternyata buta warna hijau dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru. Ia pernah dibilang bodoh. Karena Mark nekat mengikuti jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard University. Tapi di DO-nya dia bukan karena keasyikan dengan organisasi kampus atau hura-hura layaknya anak muda, tapi sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. Di saat teman-teman kampusnya masih sibuk dengan pertanyaan, ”Saya diterima kerja apa tidak ya?”, Mark sudah menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri dan bukan karena warisan nenek moyang. Wah, keren, bukan?

Nadiem Makarim

Dari dalam negeri, ada Nadiem Makarim yang sukses dengan bisnis Go-Jek. Usaha yang merevolusi bisnis angkutan ini pernah vakum setahun lebih dan terancam tutup.

Namun dia mampu bangkit dan meraih sejumlah investasi penting. Kini, usahanya tak hanya angkutan bermoda sepeda motor, tapi meluas sampai urusan bersih-bersih rumah. Kesabaran menjadi kunci penting Nadiem untuk meraih kesuksesan.

Susi Pudjiastuti

Ibu Menteri yang satu ini terkenal karena gaya asal namun tegas. Siapa sangka, dia hanya bermodal ijazah SMP untuk menjadi menteri.

Susi pernah drop out waktu duduk di bangku SMA. Dia memilih jadi pebisnis. Namun bisnisnya pun tak selalu berjalan mulus. Ketangguhan dan kemauan untuk belajar dari mana pun melatarbelakangi kesuksesan seorang Susi Pudjiastuti.