biaya transfer antar bank

Saat belanja online atau mengirimkan sejumlah uang ke keluarga yang ada di kampung, kadang Anda mencemaskan soal biaya transfer antar bank. Sebab ketika menerima rekening dari bank berbeda sebagai penerima dana transfer otomatis transaksi pemindahan dana ini dikenai biaya tambahan. Biaya administrasi menjadi istilah umum di dunia perbankan, dan kalau diperhatikan nilainya kecil. Khusus untuk transfer ke rekening antar bank di dalam negeri hanya dikenai biaya sekitar Rp 6.500 perak saja.

Kalau mengirim hingga ke rekening luar negeri tentu biaya administrasinya berbeda, maka menjadi bahan pertimbangan. Biasanya orang paling benci saat belanja online dan rekening penjual berbeda bank dengan rekening yang dimiliki. Sehingga total belanjanya menjadi semakin mahal, tidak hanya biaya harga produk yang dibeli saja. Melainkan dikenai tambahan biaya pengiriman dan juga biaya administrasi bank ini, sehingga banyak yang memilih toko online dengan bank sejenis demi berhemat.

Kiat Aman Mentransfer Sejumlah Dana

Zaman sekarang mentransfer sejumlah dana ke rekening bank baik sesama maupun berbeda tentu kerap dilakukan. Layanan dari bank pun semakin beragam untuk memfasilitasi transaksi keuangan tersebut, sehingga tidak hanya melalui mesin ATM. Namun bisa pula mengandalkan metode transaksi keuangan lain, misalnya mobile banking sehingga layanan dilakukan melalui perangkat mobil sejenis handphone. Bisa pula mengandalkan internet banking sehingga internet menjadi fasilitator untuk transaksi keuangan.

Apapun tujuan banknya, ketika hendak memindahkan sejumlah dana ke rekening lain maka tidak harus fokus kepada biaya transfer antar bank. Melainkan pada keamanan transaksi tersebut dan berikut beberapa kiat aman yang baiknya dicoba:

  1. Transfer di rumah sendiri saja,

Demi keamanan memindahkan sejumlah dana ke rekening bank lain maka dianjurkan untuk mentransfer di rumah. Tentunya dengan jalan Anda sudah mendaftarkan rekening ke bank yang dimiliki untuk menggunakan layanan mobile maupun internet banking, sehingga transaksi perbankan jenis apapun bisa dilakukan di rumah sendiri.

  1. Manfaatkan mesin ATM di lokasi yang ramai,

Kalau tidak atau belum menggunakan layanan mobile banking misalnya, maka mau tidak mau harus mengandalkan mesin ATM. Memilih mesin ATM sepertinya tidak harus yang terdekat dengan rumah sebab untuk keamanan baiknya memilih yang lokasinya mendukung. Hindari mesin ATM yang berada di lokasi terlalu sepi sebab rawan menjadi lokasi para penjahat ATM untuk berkumpul. Pilih yang lokasinya lebih ramai dan terang supaya resiko diserang kecil.

  1. Baiknya tidak buru-buru saat melakukan transaksi,

Mengirimkan sejumlah dana berapapun nilainya baiknya dengan pikiran jernih, tidak kemrungsung dan tenang. Sebab kalau salah maka akan sulit untuk mengurus pengembalian dana karena sebelum transaksi dilakukan bank sudah ada konfirmasi sebelumnya. Maka usahakan untuk teliti dan membaca setiap informasi yang tertera di layar baik mesin ATM maupun handphone. Kalau memang ada kekeliruan baiknya dibatalkan dan diulang dari awal sehingga transaksi benar-benar sukses.

  1. Pastikan menerima bukti transaksi,

Keamanan pemindahan sejumlah dana melalui metode transfer juga akan semakin terjamin apabila memiliki bukti transaksi. Usahakan untuk menerima bukti transaksi tersebut sebagai bukti pemindahan sejumlah dana sudah dilakukan. Kalau melalui mesin ATM maka akan menerima struk transfer, sementara jika melalui handphone akan menerima SMS di nomor yang didaftarkan ke bank. Simpan bukti transaksi tersebut dan tidak usah pusing soal biaya transfer antar bank sebab nilainya sendiri tidaklah besar

Optimize your Passion !