pinjaman renovasi rumah

Kebutuhan rumah tangga tak hanya seputar biaya pendidikan anak, kebutuhan konsumtif atau barang pelengkap saja. tak jarang diantaranya beberapa hal juga masuk dalam tingkat kebutuhan mendesak, seperti diantaranya adalah merenovasi rumah. Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia, sehingga tak jarang diantaranya yang berani keluarkan uang lebih hanya untuk mendapatkan tempat tinggal nyaman. Bahkan beberapa orang terkadang juga memilih membelinya secara kredit, untuk bisa tinggal di rumah impian. Selain kredit untuk pembelian rumah baru, sebenarnya bank sendiri juga banyak yang tawarkan pinjaman renovasi rumah.

Beberapa mungkin masih asing dengan hal yang satu ini, dimana uang pinjaman memang dapat digunakan untuk kebutuhan memperbaiki bangunan rumah Anda. Tak hanya seputar biaya konsumtif atau membuat usaha baru. Dengan adanya pinjaman yang satu ini tentunya menjadi sebuah angin segar bagi Anda. Tak perlu khawatir lagi ketika bangunan di rumah Anda sudah mulai rapuh, bahkan tak elok dipandang. Ada banyak alasan yang membuat setiap orang wajib merenovasi rumah mereka, diantaranya adalah:

  1. Untuk keamanan, sebagus apapun bahan yang digunakan dalam pembuatan rumah, namun tidak bisa dipungkiri bahwa sebenarnya ia ada masa berlakunya. Lama kelamaan apalagi jika sudah digunakan selama lebih dari 20 tahun, pastinya akan menunjukkan gejala kerusakan, hal ini tentunya akan sangat bahaya, apalagi di tengah musim hujan, bis a jadi tiba-tiba bangunan tersebut roboh ketika Anda dan keluarga sedang berada di dalamnya. Guna menunjang keamanan, maka wajib untuk segera direnovasi.
  2. Untuk meningkatkan harga jualnya, beberapa orang tak hanya menggunakan rumah mereka sebagai tempat tinggal saja, melainkan juga untuk berbisnis, seperti dengan membuka sebuah kos-kosan. Dengan kondisi yang masih bagus tentunya Anda bisa mengambil harga atau tarif lebih tinggi bukan, dibandingkan dengan rumah yang kondisinya sudah jelek. Bahkan mungkin jarang yang mau ngekos disana.
  3. Untuk menunjang kenyamanan. Ketika genteng sudah mulai bocor, tinggal di dalam bangunan tersebut tentunya tidak akan nyaman lagi. Apalagi ketika musim hujan datang, banyak air yang masuk ke dalamnya, sehingga rasa nyaman pastinya juga akan berkurang.

Pinjaman renovasi rumah ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan Anda, jenis kredit yang satu ini memang memungkinkan Anda untuk dapatkan tambahan biaya guna memperbaiki rumah yang sudah tak layak huni, namun juga harus dicermati, karena ia memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah:

  1. Wajib untuk memiliki agunan, untuk bisa mendapatkan kredit atau pinjaman tersebut diwajibkan bagi setiap debitur untuk menggunakan agunan, bentuknya bervariasi, bisa surat barang berharga, kendaraan atau yang lainnya, dari sinilah nantinya pihak bank akan menentukan berapa sekiranya jumlah yang bisa Anda terima.
  2. Umumnya dana yang berani diberikan oleh pihak bank juga terbatas, mereka tidak menanggung 100% dari biaya renovasi yang Anda ajukan, melainkan maksimal hanya 80% saja, sedangkan untuk sisanya harus menari sendiri.

Berikut ini setidaknya juga ada beberapa jenis biaya yang harus Anda keluarkan ketika ingin melakukan dan mendapatkan pinjaman renovasi rumah, diantaranya adalah:

  1. Perizinan, ada izin yang harus Anda urus terlebih dahulu, ia dikenal juga dengan nama IMB atau izin mendirikan rumah, dimana ia bisa diurus pada kantor keluaran di desa tempat tinggal Anda. Persyaratan wajib ketika Anda ingin mengajukan kredit tersebut.
  2. Biaya untuk tukang atau kontraktor, ini adalah biaya wajib yang biasanya tidak ditanggung oleh pihak bank, melainkan harus dibayari menggunakan uang sendiri, karena pada umumnya tukang tersebut memang hanya membayar biaya untuk kebutuhan bahan bangunan atau material saja, namun jumlahnya juga tidak full.
  3. Biaya material, ia memang ditanggung oleh bank, namun hanya beberapa persen saja, setidaknya mulai dari sekarang Anda harus mulai mencatat kebutuhan apa saja dan juga berapa jumlahnya yang harus dikeluarkan ketika akan renovasi sebuah bangunan. Sesuai dengan keinginan Anda.
  4. Biaya tak terduga, beberapa jenis biaya nantinya juga akan timbul ketika Anda memutuskan untuk membuat sebuah bangunan atau rumah yang baru. Paling tidak untuk nilai amannya, sudah siap uang 30% dari total biaya lainnya.

Tips Mengatur Biaya Pinjaman Renovasi Rumah

Pinjaman renovasi rumah ini jumlahnya bisa semakin ditekan, jika Anda bisa lebih selektif dan sangat perhitungan dalam mengkalkulasikan kebutuhan untuk bangunan baru tersebut. Berikut ini ada sedikit tips agar biaya yang Anda butuhkan untuk memperbaharui tempat tinggal menjadi semakin murah, diantaranya adalah:

  1. Buat skala prioritasnya terlebih dahulu, untuk mencegah biaya kian membengkak maka Anda harus tau mana-mana saja bagian yang wajib direnovasi hingga bagian-bagian yang sebenarnya masih bagus dan tidak wajib untuk diperbaiki lagi. Sehingga nantinya Anda bisa lebih fokus terhadap bagian mana saja yang memang membutuhkan pengeluaran lebih tinggi, dibandingkan dengan yang tidak.
  2. Coba cari bahan yang murah, bahan bangunan tak harus dalam kondisi baru, sudah pernah digunakan, namun masih kokoh dan bagus juga tetap bis a pakai, setidaknya hal ini nantinya membantu keuangan Anda untuk lebih hemat. Pengeluaran bisa ditekan, cari juga tempat-tempat yang agaknya memang menjual bahan bangunan yang harganya lebih miring dibandingkan dengan yang lainnya.
  3. Buat hitung-hitungan awal untuk biaya pekerja, paling penting karena memang sebagian bank tidak mau menunjang biaya pinjaman renovasi rumah, khususnya pada skala pekerja ini. Padahal jika dilihat pekerja inilah yang membutuhkan pengeluaran lebih tinggi. Caranya lihat seberapa sulit bangunan yang akan Anda buat, kemudian buat rancangan pengerjaan dan jumlah pekerja yang akan digunakan. Kiranya lebih murah dengan banyak pekerja namun cepat atau sedikit namun lama.
  4. Hati-hati dalam memilih kontraktor untuk mengerjakan rumah Anda, inilah bagian yang sangat penting ketika ingin membuat sebuah bangunan, dimana tentunya Anda sendiri tau tanpa jasa kontraktor hasilnya kurang memuaskan, bukan hanya masalah estetika, namun kekuatan dari bangunan tersebut juga. Jangan ragu memilih mereka yang memiliki sepak terjang atau track record baik, meskipun harganya juga sedikit mahal.
  5. Pilih dengan jeli toko bangunan yang tawarkan harga murah, menghemat biaya renovasi salah satu diantaranya bisa dilakukan dengan menekan anggaran material. Jangan ragu pilah-pilih yang murah, meskipun selisihnya kecil, namun dikalikan dengan jumlah yang Anda butuhkan tentu akan semakin banyak yang di save.
  6. Sisa pengeluaran lainnya jangan langsung dihabiskan, melainkan harus Anda save, tak jarang tentunya setelah menghitung dan menemukan jumlahnya, namun di akhir masih ada sisa dalam jumlah yang cukup. Sebaiknya uang tersebut jangan Anda habiskan untuk biaya tambahan dekorasi dalam rumah, melainkan di save saja, atau alangkah lebih baiknya jika digunakan untuk membayar kembali cicilan pinjaman yang sudah dikeluarkan.

Tak jarang memang pinjaman renovasi rumah ini tawarkan nilai besar, namun semakin aman dengan meminjam sesuai kebutuhan Anda saja.