kondisi-ngutang

Hai! Sering rasanya kita mendengar orang yang mulai terjerat masalah finansial dan tidak jauh dari masalah hutang yang menggunung. Hal ini bisa berdampak pada banyak hal misalnya pada kondisi kesehatan yang muncul akibat rasa stress memikirkan cara melunasi hutang-hutang tersebut. Namun, tahukah kamu kalau pada saat-saat tertentu ternyata berhutang itu terkadang harus kita lakukan? Tak hanya keadaan yang mendesak saja yang membuat kita harus meminjam uang. Lalu apa saja? Berikut ada beberapa alasan utama penyebab seseorang berhutang. Yuk, simak!

Kehilangan Pekerjaan

Akhir-akhir ini sering kita dengar pengurangan jumlah karyawan di berbagai perusahaan ternama di Indonesia. Kasus ini berpotensi membuat para debitur tidak mampu melunasi utang yang masih berjalan, sehingga membuatnya menunggak dan terlilit utang.  Kalau kamu kebetulan mengalaminya, solusi yang bisa kamu lakukan untuk melunasi hutang ini tentu saja dengan mencari pekerjaan baru, agar kemudian dapat digunakan untuk melunasi hutang yang tertunggak.

Tertimpa Musibah

Penyebab lain seseorang dapat terjerat hutang misalnya karena tertimpa musibah seperti penyakit atau kecelakaan. Dana yang dihabiskan dalam biaya kesehatan biasanya lumayan besar, sehingga terkadang orang memerlukan bantuan kartu kredit untuk menalangi biaya tersebut. Selesai dari pembayaran rumah sakit, masih ada tunggakan hutang yang harus dibayar.

Kehilangan Tulang Punggung Keluarga

Salah satu alasan utama orang mngajukan hutang bisa juga karena alasan ini, misalnya saat kehilangan tulang punggung keluarga. Kasus seperti ini seringkali menyebabkan anggota keluarga yang ditinggalkan harus melunasi hutang kartu kredit/KTA yang masih berjalan dan tidak dilindungi oleh asuransi kredit. Hal ini berarti hutang tersebut menjadi warisan dari alamarhum kepada ahli waris/keluarga yang ditinggalkan.

Di sisi lain ada juga kasus yang menyebabkan keluarga yang ditinggalkan terpaksa harus mengajukan pinjaman berupa dana segar berupa KTA atau kartu kredit. Saat keluarga yang ditinggalkan tidak mampu melunasi hutang tersebut, lagi-lagi mereka berpotensi untuk terjerat hutang. Tapi jangan khawatir, di zaman seperti sekarang ini, rasanya semua tidak ada yang mustahil, bukan? Pinjaman-pinjaman bisa kamu lakukan dengan cara yang rasional dan tidak memberatkan, kok.

Membeli barang

Membeli barang mahal dan memang dibutuhkan dalam keluarga memang membuat kita terpaksa berhutang. Well, mau bagaimana lagi? Kalau barang tersebut memang dibutuhkan, dan uang yang kamu miliki tidak mencukupi, kamu memang harus berhutang. Misalnya, kulkas di rumah rusak, dengan harga kulkas sekarang ini mungkin gaji kamu sebulan bisa langsung habis. Nah, caranya adalah kamu bisa menggunakan kartu kredit. Tapi tentu saja dengan cicilan yang ringan dan tidak memberatkan, ya!

Bisnis yang Gagal

Umumnya untuk memulai sebuah bisnis diperlukan modal yang cukup besar, sehingga tidak jarang orang menggunakan KTA untuk memulai bisnisnya. Walaupun hal ini merupakan keputusan yang kurang tepat, masih banyak orang yang menggunakan KTA untuk memulai bisnis, bukan untuk mengembangkan bisnis. Saat bisnis berjalan kurang lancar, seringkali wirausahawan akan perlahan-lahan dikubur dalam timbunan hutang yang seringkali memiliki nominal besar dan sulit dibayar. Well, namanya juga usaha, ya, tinggal bagaimana kita mengolah modal yang sudah diberikan saja, sih. Kalau kamu mengolahnya dengan baik, rasanya bisnismu bisa kembali dibangun.

Well, apapun yang dibutuhkan, hendaknya jika terpaksa berhutang kamu harus memilih sesuatu yang emang urgent dan penting, ya!