biaya operasi plastik di korea
biaya operasi plastik di korea

Sumber : images.google.com

Mendambakan wajah yang cantik dan menawan merupakan idaman semua wanita, biaya perawatan kulit yang terbilang mahal terkadang bukanlah menjadi sebuah masalah. Bahkan, sebagian kaum hawa rela menggelontorkan dana yang cukup fantastis demi mendapatkan kecantikan instan. Sebut saja, operasi plastik di negeri gingseng, Korea Selatan yang kini tengah menjadi sorotan para ladies di tanah air. Operasi tersebut diyakini dapat merubah penampilan fisik seseorang menjadi lebih sempurna, keyakinan tersebut semakin diperkuat dengan penampilan memukau para aktor dan aktris pada drama Korea.

Hasrat untuk tampil cantik dan mempesona membuat para ladies rela melakukan apapun, termasuk menyambangi negeri gingseng sekedar untuk melakukan operasi plastik. Padahal, biaya yang dikeluarkan tidak bisa dibilang sedikit. Sialnya lagi, operasi plastik tersebut biasanya tidak bisa dilakukan hanya dalam sekali tahapan, ada beberapa fase lanjutan yang harus dilakoni oleh para ladies. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan niat para ladies di tanah air untuk menjajal operasi plastik di Korea.

Berapa biaya operasi plastik di korea?

Ada beberapa lokasi di Korea Selatan yang membuka klinik operasi plastik. Namun, yang paling tersohor terletak di bilangan Gangnam, Seoul. Untuk sekedar mengencangkan wajah (facelitft), anda harus mengeluarkan kocek sebesar 2 hingga 3 ribu dolar Amerika. Sementara untuk operasi pembentukan mata anda akan dibebankan biaya operasi sebesar 1,7 won atau setara dengan Rp 19,2 juta. Operasi tersebut di luar dari operasi pengangkatan kulit wajah yang dikenakan tarif sebesar Rp 135,4 juta. Biasanya, biaya operasi plastik di Korea sangat bergantung pada tingkat kesulitan. Selain itu, popularitas dan kredibilitas klinik bedah juga menjadi faktor penentu mahal atau tidaknya biaya tindakan.

Apakah benar operasi plastik dapat membuat wajah menjadi cantik?

Klinik bedah plastik begitu mudah kita jumpai di Korea Selatan, meski demikian anda tetap perlu waspada sebelum mendatangi lokasi tersebut. Pasalnya, ada beberapa pengusaha “nakal” yang memanfaatkan kesempatan. Pengusaha tersebut nekat menggunakan jasa para dokter yang tidak memiliki pengalaman dalam bidang operasi bedah plastik. Dokter seperti ini di Korea sendiri dikenal dengan istilah “dokter hantu”.

Baca Juga : KTA atau Kredit Tanpa Agunan Standard Chartered Bank

Pengalaman kurang mengenakkan mengenai operasi plastik di Korea pernah dialami oleh seorang wanita asal Korea Selatan. Seperti dilansir BBC. Pasca operasi, wanita tersebut mengaku sering merasa sakit di bagian dagu jika terkena cipratan hujan. Kisah tersebut bermula ketika wanita yang enggan disebutkan namanya tersebut mendatangi sebuah klinik bedah di Seoul. Awalnya, wanita ini hendak melakukan operasi bedah hidung, namun pihak klinik justru menawarkan operasi bedah dagu lantaran menurut mereka, dagu wanita tersebut terlihat kurang sempurna. Entah kenapa, ia pun mengiyakan apa yang diminta oleh pihak klinik. Alhasil, wajah wanita tersebut justru jauh lebih buruk dari sebelumnya.

Korban lainnya adalah Jessica Choi, seorang manajer properti asal Los Angeles. Choi memutuskan terbang ke Korea sekedar untuk melakuan operasi bedah hidung. Meski ia sadar bahwa biaya operasi di Korea jauh lebih mahal ketimbang di Amerika, ia tetap nekat bertandang ke Negeri gingseng hanya untuk menyempurnakan lekukan pada hidungnya. Menurut pengakuan Choi, ia harus menggeluarkan biaya Rp 71 juta sebagai mahar operasi tersebut. Biaya tersebut jauh lebih mahal ketimbang biaya operasi di Amerika yang hanya berkisar Rp 113 juta.

Choi merasakan sakit yang luar biasa saat menjalani operasi bedah hidung di sebuah klinik di Korea. kala itu, rahangnya dirampingkan dan lemak pada perutnya dipindahkan untuk mengisi dahi. Hampir 10 jam Choi berada di meja operasi, selama itu pula ia merasa sangat tersiksa. Bahkan, Choi mengaku jika operasi tersebut merupakan operasi dengan level rasa sakit tertinggi sepanjang hidupnya. Ia pun menyesal melakukan operasi tersebut.

Kisah semacam ini bukan kali pertama terjadi di Korea. Tak ayal, jika beberapa gelombang protes dilayangkan oleh warganya sendiri. Tak sedikit dari para dokter yang berakhir di meja hijau, para dokter tersebut didakwa dengan tuduhan mengubah wajah para korbannya dengan cara yang tidak prosedural. Sejak kasus semacam ini mencuat ke publik, Asosiasi Bedah Plastik Korea angkat bicara, mereka berjanji untuk lebih memperketat regulasi izin praktik para dokter bedah di negerinya. Mereka tidak ingin industri bedah plastik yang selama ini dikenal memiliki reputasi baik tercoreng akibat ulah para dokter nakal.

SEO enthusiast since 2009 | Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.