angsuran pinjaman bri

Berbagai macam persoalan keuangan agaknya pernah dialami oleh masyarakat tanpa memandang syaratnya, baik itu yang kelas ekonominya rendah, menengah hingga atas. Namun persoalan yang membelit tentunya juga akan berbeda tingkatannya. Itulah mengapa banyak kemudian diantara lembaga keuangan yang memberikan berbagai fasilitas atau produk khusus untuk masyarakatnya, diantaranya adalah dalam bentuk pinjaman maupun simpanan. Di Indonesia sendiri lembaga keuangan agaknya menjadi hal yang sangat mudah untuk ditemui, terlepas dari skalanya baik itu yang kecil maupun besar. Salah satu yang sudah sangat dipercaya oleh masyarakat adalah bank BRI. Produk pinjaman dari bank ini menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat, nilai pinjaman tinggi, dengan angsuran pinjaman BRI yang juga bisa semakin rendah, menyesuaikan kebutuhan Anda.

Beberapa diantara pilihan produknya terbagi atas 2 jenis, yaitu KTA dan juga kredit multiguna, yang membedakan keduanya memang dari segi keberadaan agunan atau tidak. Bagi mereka yang ingin mengajukan kredit multiguna nantinya juga memiliki beberapa pilihan produk lain, seperti digunakan untuk membeli kendaraan atau untuk kebutuhan membeli rumah, dikenal juga dengan nama kredit pemilikan rumah.

Agaknya memilih bank sendiri sebagai tempat untuk mengatasi masalah keuangan Anda jauh lebih dianjurkan dibandingkan dengan lembaga non bank, ada beberapa alasan yang wajib untuk Anda ketahui, diantaranya adalah:

  1. Nilai suku bunganya yang lebih ringan, Anda bisa bandingkan sendiri antara bank dan non bank dalam memberikan suku bunga pada produknya. Bisa jadi lembaga non bank mengambil keuntungan hingga 2 kali lipat dibandingkan dengan bank, semakin banyak jumlah yang Anda pinjam otomatis akan meningkatkan harga atau nilai yang harus dibayarkan bukan. Sehingga agaknya Anda harus berhati-hati terkait dengan hal yang satu ini.
  2. Jaminan keamanan, setidaknya ada hal yang harus Anda ketahui terkait dengan keamanan sebuah lembaga keuangan, lembaga multifinance umumnya tidak jelas siapa yang memilikinya dan juga skema dari kegiatan mereka, karena meminta suku bunga sesuai dengan keinginan sendiri. Bukan melihat dari pasaran dan aturan yang sudah ditetapkan, sehingga jaminan keamanannya pun sangat rendah dibandingkan dengan bank.
  3. Plafon pinjaman juga berbeda, bagi yang butuh pinjaman dengan nilai yang tinggi lebih dianjurkan memilih bank BRI, namun jangan khawatir masalah pembayaran juga, karena ia minimal memberikan waktu pelunasan hingga 4 tahun. Membuat angsuran pinjaman BRI Anda menjadi kian rendah nilainya. Berbeda dengan lembaga multifinance yang menitik beratkan uang atau plafon pinjaman sesuai dengan agunan yang Anda gunakan.
  4. Jangka waktu pelunasan atau tenor, ingin tenor yang panjang akan jauh lebih baik untuk memilih bank, jangka panjang mulai dari 3 hingga 15 tahun adam sesuai dengan jumlah yang Anda ambil. Untuk KPR atau kredit pemilikan rumah bahkan bank BRI berani memberikan tenor hingga 20 tahun, sangat panjang bukan.

Berbeda juga ternyata antara tujuan dari bank dengan lembaga keuangan non bank. Jika non bank hanya menitik beratkan pada keuntungan atau profit semata, maka mereka tidak, ditujukan juga untuk membantu masyarakat mengatasi masalah finansial, sehingga tidak membebankan bunga terlalu tinggi.

Beberapa diantara Anda ketika akan ambil kredit, selain dengan mempertimbangkan nominal yang memang akan dipilih untuk kredit, maka juga akan mempertimbangkan tenor juga bukan, berapa lama jangka waktu yang diminta untuk kredit tersebut, karena akan turut mempengaruhi angsuran pinjaman BRI ini. Logikanya memang semakin tinggi masa waktu pelunasan, sudah pasti akan semakin kecil pula nilai yang akan Anda keluarkan untuk cicilan setiap bulannya. Hanya saja juga harus diingat bahwa semakin lama jangka waktu yang Anda pilih maka akan semakin besar pula nilai suku bunga yang dibayarkan.

Dengan beberapa alasan tersebut membuat banyak orang yang kemudian memutuskan untuk pilih tenor yang sedang-sedang saja, setidaknya nilai angsuran pinjaman BRI yang dibayarkan tidak terlalu memberatkan, namun juga tidak menumpuk terlalu banyak hutang. Sebagian diantara masyarakat sendiri yang tengah memiliki masalah dengan kebutuhan akan finansial, pastinya juga akan lebih memilih produk yang bagus bagi mereka. produk pinjaman yang mudah dan menguntungkan seperti halnya KTA atau kredit tanpa agunan.

Produk Kredit Angsuran Pinjaman BRI

Produk kredit yang satu ini memberikan keuntungan, karena memang tanpa jaminan sekalipun maka Anda bisa tetap mendapatkan uang pinjaman bahkan nilainya sangat tinggi mencapai ratusan juta rupiah. Namun faktanya tidak semua orang juga bisa merasakan manisnya meminjam pada produk yang satu ini. Untuk itulah agar pengajuan Anda bisa lebih mudah diterima, setidaknya perhatikan beberapa tips berikut ini, yaitu:

  1. Mengandalkan kartu kredit, credit card adalah salah satu solusi yang akan mempermudah Anda di dalam mendapatkan pinjaman, karena dengan memanfaatkan sarana yang satu ini maka akan mempermudah pihak bank untuk melacak data transaksi Anda sebelumnya. Misalnya saja dengan melihat apakah calon debitur pernah masuk dalam daftar blacklist bank, atau mungkin tidak rajin dalam membayar tagihan, semua bisa turut menilai apakah Anda berhak dapatkan pinjaman tersebut atau tidak.
  2. Memperbaiki catatan rekening terlebih dahulu, dari uang yang masuk ke rekening setiap bulannya maka bank bisa menilai keadaan keuangan setiap orang, mereka yang selalu memiliki pendapatan rutin setidaknya 2 atau 3 juta perbulannya berpotensi besar untuk menerima produk pinjaman yang satu ini, berbeda dengan yang catatan rekeningnya selalu dalam kondisi yang kosong, artinya memang tidak ada pemasukan sama sekali.
  3. Mengawasi posisi hutang Anda, banyak orang yang memutuskan untuk ambil kredit meskipun masih memiliki kredit yang lainnya, apakah hal ini akan dipermasalahkan? Sudah pasti, karena bank juga akan menghitung lagi tanggungan tambahan untuk kredit lainnya, sebelum memutuskan apakah seseorang layak untuk menerima pinjaman atau tidak. Jika posisi hutang Anda masih sehat, artinya tidak menumpuk terlalu besar, maka sudah pasti bisa dapatkan kredit yang lainnya.
  4. Jangan memalsukan dokumen apapun, mulai data diri maupun slip gaji Anda, meskipun sepele namun ternyata dampaknya sangat besar, karena bisa merusak kepercayaan bank kepada calon debitur, bahkan akan memasukkan nama Anda ke dalam daftar hitam atau black list.
  5. Bijak dalam menentukan jumlah yang akan dipinjam, nilai yang Anda inginkan dari pihak bank bisa membuat sebuah pengajuan tersebut kedepannya akan diterima, atau bahkan sebaliknya, yaitu ditolak. Hal ini disebabkan oleh perbandingan antara income dengan jumlah tanggungan juga. Jika besar pasak daripada tiang tentunya pihak bank tidak akan mau mengambil resiko untuk memberikan hutang tersebut.
  6. Pastikan menjadi debitur yang mudah untuk dihubungi, khususnya adalah dari pihak bank sendiri, sehingga nantinya proses juga bisa berjalan lebih lancar.

Bijak daman menentukan angsuran pinjaman BRI Anda sehingga tidak terlalu memberatkan di akhir, jangan lupa untuk meminjam sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan saja, jangan berlebihan.