bisnis kuliner yang menjanjikan
bisnis kuliner yang menjanjikan

Sumber :images.google.com

Bisnis Kuliner Yang Menjanjikan akan mulai terngiang ketika mendengar kata-kata “bosan jadi karyawan”? Ya, kata-kata ini sering sekali didengungkan melalui acara televisi mau pun forum-forum entrepreneurship di Internet. Melalui Acara tersebut kita diajak untuk beralih profesi dari karyawan biasa menjadi seorang start up entrepreneur. Meski demikian, bukan berarti menjadi seorang karyawan adalah sebuah pilihan yang salah. Ada banyak pengalaman sebagai seorang karyawan yang bisa diboyong ke dalam dunia usaha, baik dari segi manajemen dan networking. Seorang yang langsung terjun ke dunia usaha tanpa pernah mencicipi dunia kerja tentu akan mengalami beberapa perbedaan.

Nah, bagi anda yang ingin menjajal dunia usaha ada beberapa kiat sukses usaha kuliner , tidak ada salahnya mencoba untuk memulai bisnis kuliner yang menjanjikan. Modal yang perlu anda gelontorkan untuk bisnis kuliner sangat bergantung pada menu yang ingin anda tampilkan dan lokasi usaha tersebut. Selain modal, bisnis kuliner juga memerlukan inovasi dan kreatifitas tanpa batas. Tanpa dua komponen tersebut, menu yang disajikan tentu akan terlihat monoton dan tidak berkarakter. Selain itu, rasa merupakan faktor penting yang tidak terlelakkan. Biasanya, para penikmat kuliner berburu menu kuliner yang memiliki cita rasa yang khas, jika ini tidak mereka jumpai maka mereka akan beralih mencari tempat kuliner yang asyik untuk nongkrong. Kedua faktor ini lah yang harus anda perhatikan baik-baik.

Selama manusia masih butuh makan, maka permintaan terhadap kebutuhan pangan seperti kuliner akan terus menerus ada. Artinya, bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang tidak ada matinya. Anda juga dapat memanfaatkan bisnis dengan kartu kredit untuk merintis bisnis tersebut. Diperlukan sikap pantang menyerah dan gigih agar dapat bertahan dalam usaha kuliner. Sudah banyak para start up entrepreneur yang gagal lantaran ingin sukses dalam waktu instan. Dari sekian banyak bisnis kuliner yang eksis, setidaknya ada beberapa yang patut anda jajal bagi para start up entrepreneur.

Apa saja bisnis kuliner yang menjanjikan?

  • Bakso

Bakso merupakan salah satu makanan favorit di Indonesia dan masuk dalam katagori bisnis rumahan yang cocok dengan ibu rumah tangga, dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat sudah bisa mencicipi makanan khas kota Malang ini, penyajianya yang cepat dan permintaan yang banyak membuat usaha ini cocok bagi para pebisnis kuliner. Namun perlu diketahui, Kompetitor anda dalam usaha sejenis terbilang cukup banyak, agar dapat bertahan diperlukan kreatifitas dan rasa yang nampol.

  • Membuka warung makan di perkantoran

Kalau anda pernah merasakan kerja kantoran, tentu anda tahu betul bagaimana rasanya menunggu antrian makan siang di kantin kantor. Hal tersebut menunjukkan bahwa peluang usaha kuliner di area perkantoran masih sangat potensial. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mencari tahu berapa biaya sewa lahan untuk membuka usaha kuliner di tempat tersebut, estimasi biaya tersebut diperlukan agar dapat menentukan harga jual makanan dan minuman. Mahal atau murahnya menu makanan anda akan dipengaruhi oleh harga sewa tempat tersebut.

  • Francise makanan

Kusus bagi anda yang masih bingung bagaimana cara memulai bisnis kuliner yang menjanjikan, tidak ada salahnya untuk membeli franchise kuliner tertentu seperti burger dan brand lainnya. Dengan mendapatkan hak franchise kuliner anda akan disuguhkan dengan berbagai kemudahan seperti paket usaha beserta kelengkapan infrastruktur untuk memulai bisnis tersebut. Bahkan, Menu dan resep dapur dari makanan tersebut juga akan dibeberkan oleh pihak franchise. Yang perlu anda persiapkan hanyalah lokasi usaha tersebut. Bisnis Franchise adalah bisnis yang cocok untuk anak muda. Cukup mudah bukan? Hanya saja, anda perlu merogoh kocek yang lumayan untuk membeli bisnis franchise. Mahal atau tidaknya tergantung dari paket mana yang akan anda ambil.

Setidaknya tiga bisnis tersebut dapat menginspirasi anda untuk memulai bisnis kuliner, bisnis seperti ini masih bisa anda jalani tanpa harus menanggalkan jabatan anda sebagai karyawan. Yang terpenting, anda tetap harus mengontrol bisnis yang sedang anda jalani. Dengan membuka bisnis, sama saja anda sudah membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak. Sebab, di Indonesia sendiri masih sedikit masyarakat yang bernyali untuk menjadi pengusaha.

Baca juga Bagaimana Memulai Bisnis Rental Mobil? Simak Tipsnya di sini

Berdasarkan data yang berhasil kami himpun, jumlah pengusaha di Indonesia hanya mencapai 1,65 persen dari jumlah penduduk. Hal tersebut berbeda jauh dengan Singapura yang jumlah pengusahanya mencapai 7 persen, Malaysia lima persen disusul Thailand empat persen. Bertambahnya jumlah pengusaha tentu akan berimbas pada pertumbuhan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi negara. Pemerintah pun sudah menunjukkan itikad baik dengan mengucurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank berplat merah.

Tinggal bagaimana kita mau memanfaatkan peluang yang sudah terbuka lebar tersebut. Indonesia merupakan negara heterogen dengan berbagai kultur dan Bahasa yang tersebar luas di berbagai penjuru daerah. Menariknya, heterogenitas tersebut bukan hanya terletak pada kultur tapi juga makanan-makanan khas Indonesia, terutama makanan daerah. Para pegiat bisnis kuliner sudah selayaknya mempopulerkan makanan daerah ke ranah nasional dan international agar menjadi bisnis kuliner yang menjanjikan. Bukan tanpa alasan, sudah banyak warga negara asing (WNA) yang kepincut dengan kuliner Indonesia, terutama di daerah wisata seperti Bali dan Lombok.

.