Fashion aksesori dari bahan limbah merupakan salah satu usaha kecil yang menguntungkan
Fashion aksesori dari bahan limbah merupakan salah satu usaha kecil yang menjanjikan

Fashion aksesori dari bahan limbah merupakan salah satu usaha kecil yang menjanjikan

Industri aksesori masih menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan dengan return usaha yang cukup besar. Perkembangan industri fashion yang dinamis, masih menjadi faktor utama perkembangan industri ini. Dan ditengah munculnya gerakan go green dan eco-friendly, aksesori dari bahan limbah kini menjadi trend usaha kecil yang menjanjikan.

Pangsa pasar aksesori usaha kecil yang menjanjikan

Aksesori umumnya sangat diminati oleh mereka dari kalangan menengah keatas. Disinilah peluang aksesori dari bahan limbah menjadi salah satu jenis usaha kecil yang menjanjikan return cukup besar.

Selain itu aksesori dari bahan alternatif ini masih sangat jarang dijumpai, sehingga peluang untuk mendapatkan perhatian konsumen masih sangatlah besar.

Di masa lalu, aksesori, terutama bagi kaum wanita, identik dengan kesan glamour dan gemerlap. Namun seiring trend ramah lingkungan yang telah menjadi salah satu gaya hidup kalangan menengah keatas, aksesori dari bahan daur ulang pun menjadi salah satu produk yang banyak diminati.

Mulai dari bahan perca, limbah wallpaper, kertas koran bekas,  sumbu kompor, hingga limbah elektronik kini menjadai salah satu produk aksesori yang paling banyak digemari para fashionista di Indonesia.

Peluang perkembangan usaha aksesori dari bahan limbah

Industri aksesori umumnya berawal dari hobi produsen. Untuk itu hasil kreasinya pun sangat unik dan berbeda satu sama lain. Inilah salah satu kekuatan dari usaha aksesori, terutama yang merupakan produk rumahan atau UMKM.

Agar dapat terus bertahan dalam menghadapi persaingan, maka produsen aksesori perlu untuk terus berinovasi dengan membaca trend pasar sambil terus mempertahankan ciri khas yang dimiliki.

Profit usaha aksesori dari bahan limbah

Fashion aksesori biasanya menyasar kalangan menengah ke atas; baik itu mereka yang pada usia remaja hingga wanita dewasa. Dan karena yang ditawarkan adalah kreativitas dari produk tersebut, umumnya harga fashion aksesori ini pun lumayan tinggi.

Beberapa pengusaha yang telah berkecimpung dalam bisnis ini mengemukakan bahwa profit aksesori dari bahan limbah bisa mencapai lebih dari 50%. Bahkan untuk fashion aksesori yang berasal dari bahan limbah, keuntungan yang diperoleh mencapai 75% dari modal yang dikeluarkan. Cukup menggiurkan, bukan?

Yang diperlukan penguaha adalah terus memperkenalkan produk hasil kreasinya. Misalkan dengan mengikuti ajang bazaar, pameran, Expo, atau malah memanfaatkan media sosial yang memang digunakan hampir 80% penduduk Indonesia.

Dengan melihat segala potensi, profit yang dihasilkan, serta trend yang terus berkembang, usaha aksesori dari bahan limbah atau bahan lain yang belum banyak dijumpai di pasaran, dapat menjadi pilihan usaha kecil yang menjanjikan.

SEO enthusiast since 2009 | Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.