5 cara memperoleh dana darurat

 

Butuh dana darurat tapi tidak ingin berhutang? Coba 5 cara ini

Butuh dana darurat tapi tidak ingin berhutang? Coba 5 cara ini

Ada beberapa topik yangseringkali ditanyakan ketika membicarakan keuangan pribadi atau keluarga. Pertanyaan seperti berapa jumlah yang harus ditabung, bagaimana merencanakan karir untuk memperoleh pendapatan lebih baik, hingga bagaimana cara memilih investasi yang tepat; adalah beberapa topik yang selalu menjadi favorit untuk ditanyakan.

Sayangnya, ada satu topik yang seringkali terlewat dari bahan pertimbangan dalam menyusun anggaran keuangan pribadi; yaitu bagaimana cara mendapatkan dana tambahan saat dalam keadaan darurat.

Idealnya, setiap orang atau keluarga memiliki dana darurat dengan jumlah paling tidak 3-6 bulan dari pendapatan atau pengeluaran pokok setiap bulannya. Namun dengan adanya inflasi yang terus meninggi dan mengakibatkan bahan-bahan pokok juga melambung, bisa jadi dana ini akan semakin sulit untuk didapatkan.

Berpikir untuk memiliki pekerjaan sampingan bisa jadi sempat terlintas dalam pikiran kita. Namun, ini semua juga butuh proses dan waktu hingga dapat menghasilkan seperti yang diinginkan.

Jadi, bila saat ini Sahabat benar-benar sangat membutuhkan dana darurat, ide 5 pekerjaan ini mungkin bisa jadi bahan pertimbangan

1. Menjadi pengasuh bayi atau hewan piaraan

Menawarkan diri untuk membantu mengasuh bayi atau merawat hewan pairaan yang hednak ditinggal pemiliknya pergi bisa menjadi cara untuk mendapatkan uang dalam satu hari. Cobalah kontak beberapa teman atau tetangga kanan-kiri; dan Sahabat akan terkejut, betapa peluang pada sektor ini sungguh banyak jumlahnya.

2. Menjajakan barang/ jasa door to door

Sahabat dapat menawarkan diri pada toko atau warung terdekat untuk membantu mereka menawarkan barang dagangannya dari rumah ke rumah.

Atau, cobalah lihat pada beberapa iklan di surat kabar, ada banyak tawaran kerja sama untuk memasarkan produk-produk kebutuhan rumah tangga. Dengan menjajakan barang biasanya Sahabat bisa mendapatkan 20% keuntungan dari harga barang.

Jika tidak inign menjajakan barang, menawarkan jasa untuk memotong rumput, membersihkan rumah atau hal lainnya juga bisa menjadi alternatif. Rata-rata, seorang yang menawarkan jasanya bisa memperoleh penghasilan 30-50rb untuk satu kali pekerjaan.

3. Menjajakan jasa ojek motor atau mobil ompreng

Jasa antar jemput ke kantor atau sekolah bisa juga menjadi cara untuk mendapatkan uang dalam satu hari. Lihatlah fenomena Gojek yang kini sedang menjadi trend dimana-mana.

Dalam satu hari kerja, Sahabat bisa mengumpulkan penghasilan antara Rp100rb – Rp500rb. Cukup lumayan bukan?

4. Membuka Garage Sale

Sahabat memiliki banyak barang yang sudah tidak terpakai? Mengapa tidak mencoba Garage Sale di rumah? Sahabat juga bisa menawarkan barang ini melalui akun sosial media atau toko –toko online online besar. Hanya saja bila menawarkan melalui toko online, ada kemungkinan Sahabat tidak dapat mengumpulkan uang dalam satu hari mengingat begitu banyaknya persaingan.

5. Mengumpulkan recehan

Uang kembalian koin biasanya seringkali terabaikan. Namun disaat darurat, uang ini justru dapat membantu untuk mendapatkan dana tambahan. Jadi, cobalah tengok laci, lemari dapur, atau malah meja kerja Sahabat, siapa tahu ada banyak uang kembalian yang Sahabat kumpulkan dari sana.

Hmm…jadi, kira-kira cara yang mana yang paling cocok untuk Sahabat?

SEO enthusiast since 2009 | Life isn't about finding yourself. Life is about creating yourself.