6 Hal Penting dari Pinjam Uang Tanpa Jaminan

Permasalahan finansial bukanlah permasalahan yang sepele dan tiap orang mungkin pernah mengalaminya baik itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Oleh karena itu, bekerja dan memperoleh penghasilan menjadi sesuatu yang wajib dilakukan apalagi bagi seorang kepala rumah tangga. Meski begitu, apa yang akan terjadi di depan tidak dapat diprediksi. Terkadang gaji yang diterima setiap bulan cukup untuk memenuhi biaya kebutuhan termasuk untuk menabung dan berinvestasi. Jika Anda sedang menghadapi permasalahan ini, Anda bisa menghubungi pihak yang meminjamkan uang dan tidak memiliki barang jaminan untuk melakukan kredit, Anda bisa menghubungi pihak yang meminjamkan uang tanpa jaminan. Adakah lembaga yang bersedia meminjamkan dananya tanpa jaminan? Ternyata ada.. Model pinjam uang tanpa jaminan seperti ini biasa disebut dengan KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut:

Pengertian KTA (Kredit tanpa Agunan)
Kredit tanpa Agunan (KTA) adalah produk perbankan berupa fasilitas pinjam uang tanpa jaminan. Klien disini tidak harus menyiapkan aset pribadinya untuk dijadikan jaminan atas pinjaman yang kredit yang di dapat. KTA disediakan oleh pihak bank dimana pemberian kredit adalah atas dasar riwayat pemohon dan juga data pribadi klien. Beberapa bank yang menyediakan fasilitas ini antara lain bank DBS, Danamon, HSBC, Mandiri, BNI, BCA, Panin, CIMB Niaga, Bukopin, dan sebagainya.

Alasan pengajuan KTA
Pada dasarnya pihak bank penyedia produk KTA tidak mengharuskan nasabah untuk memiliki satu alasan tertentu untuk meminjam uang di bank. Orientasi utama peminjaman ini adalah untuk membiayai kebutuhan konsumtif seperti biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, biaya pendidikan anak, biaya pengobatan, dana untuk modal usaha, dan kebutuhan finansial lainnya. Disini kredit yang diberikan tidak menuntut tujuan peminjaman yang ketat tetapi bersifat lebih longgar.

Syarat pengajuan KTA
Proses pinjam uang tanpa jaminan dengan produk KTA cukup mudah, Anda hanya perlu menyiapkan dokumen berupa fotokopi KTP, NPWP, foto kopi ID card, slip gaji, foto kopi kartu kredit, mutasi rekening tabungan 3 bulan terakhir, dan foto kopi cover buku tabungan. Syarat yang disebutkan diatas adalah persyaratan khusus sedangkan untuk persyaratan umumnya adalah peminjam harus WNI asli, rentang usia antara 21-60 tahun, memiliki pendapatan minimal 3 juta perbulan baik untuk pegawai negeri maupun swasta.

Baca juga: Ketahui Semua yang Kamu Butuhkan dari KTA Tanpa Kartu Kredit

Proses pencairan dana KTA
Biasanya pihak bank atau kreditur akan melihat slip gaji bulanan debitur lalu menaksir berapa besar pinjaman yang akan diberikan dengan melihat nominal gaji tersebut. Umumnya, kredit yang diberikan berkisar 3-8 kali lipat dari total gaji debitur. Ini dilakukan mengingat KTA dicairkan tanpa jaminan. Jadi, Anda bisa mengira-ngira besaran nominal kredit yang diberikan dengan mengalikan gaji Anda.

Cara menghitung cicilan KTA perbulan
Misalkan Rama meminjam KTA 24.000.000 dengan rentang pelunasan 24 bulan dan bunga 12% perbulan. Anda bisa menghitungnya dengan cara:
Cicilan pokok perbulan adalah 24.000.000: 24 bulan= 1.000.000,-, untuk bunganya kalikan pinjaman pokok dengan persentase bunga yaitu 24.000.000x 12 %= 240.000,- jadi total cicilan perbulan adalah cicilan pokok +bunga =1.000.000 + 240.000= 1.240.000,- . Nominal ini adalah angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Metode penyetoran angsuran
Ada banyak cara penyetoran yang ditawarkan yaitu dengan membayar melalui teller, via ATM, internet dan mobile banking, auto debet, dan sebagainya. Cara mencicilnya bisa dengan cara membayar cicilan pokok dan bunga perbulan yang besarnya sesuai dengan ketentuan atau dengan cara mengangsur seadanya dengan menyetujui persyaratan tertentu dari pihak bank.

Pastinya, pinjam uang tanpa jaminan dengan memanfaatkan produk KTA dari bank yang aman dan terpercaya akan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan finansial yang sedang Anda hadapi.